Pentingnya Vaksin

Proses penelitian dan pengembangan vaksin memakan waktu cukup lama, vaksin diperuntukkan bagi individu yang sehat sebagai tindakan pencegahan. Pemberian vaksin dapat melindungi individu maupun kelompok masyarakat dari penyakit menular, sehingga tidak hanya orang-orang yang telah menerima imunisasi, namun juga melindungi siapapun yang berada di lingkungannya (herd immunity). Sesuai rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa vaksin merupakan bentuk pencegahan yang paling efektif saat ini dalam memberantas berbagai penyakit berbahaya dan menular. Bio Farma berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menghasilkan vaksin yang novatif untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri, serta penyakit lainnya yang menjadi ancaman terhadap kesehatan global.

Penelitian & Pengembangan

Bio Farma saat ini terus melakukan inovasi, kerja sama riset dan pengembangan produk baru dengan lembaga serta universitas nasional maupun global. Sejak tahun 2011 Bio Farma menjadi penggagas pembentukan Forum Riset Vaksin Nasional (FRVN) yang bertujuan untuk kemandirian vaksin menuju Dekade Vaksin 2011-2020. Inisiatif ini diawali dengan  terjalinnya kolaborasi antara industri, pemerintah dan perguruan tinggi untuk membangun komitmen bersama menuju kemandirian riset dan produksi vaksin nasional untuk mendorong percepatan penelitian agar hasilnya dapat dirasakan dan dimanfaatkan untuk masyarakat. Bio Farma telah menyusun roadmap dalam rangka mendukung riset dan pengembangan vaksin masa depan. Roadmap ini pun diharapkan dapat mewujudkan vaksin terjangkau dalam mendukung program Dekade Vaksin 2011-2020 dengan melakukan beberapa riset dan pengembangan vaksin unggulan quick win, yaitu Vaksin Rotavirus, Vaksin SIPV (Sabin Inactivated Polio Vaccine) serta beberapa kandidat vaksin lain yang masih dalam tahap proof of concept.

Kegiatan Usaha Yang Perlu Dijalankan

Kegiatan usaha Perusahaan yang dijalankan, meliputi:

  1. Penelitian dan pengembangan produk biologi dan produk farmasi, baik yang dilakukan sendiri maupun kerjasama dengan pihak lain;
  2. Produksi produk biologi dan produk farmasi, baik dilakukan sendiri maupun kerjasama dengan pihak lain;
  3. Pemasaran, perdagangan dan distribusi produk biologi, farmasi, alat kesehatan, termasuk barang umum, baik di dalam maupun di luar negeri;
  4. Pelayanan Laboratorium Kesehatan dan klinik;
  5. Berusaha di bidang jasa yang ada hubungannya dengan yang tertera pada huruf a, b, c dan d.