Bio Farma Sabet Top Socio-Eco Friendly Sektor Processing Industry dari Warta Ekonomi

By Bio Farma

(Jakarta 28/10) Bio Farma meraih penghargaan Devising Adaptation And Transformation Contingency untuk kategori TOP Socio-Eco Friendly, Sector : Processing Industry dari Warta Ekonomi. Penghargaan yang diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Konsultan Kementrian BUMN RI Gatot Trihargo, dan CEO dan Pimpinan Redaksi Warta Ekonomi Muhammad Ihsan, kepada Senior Executive Vice President Production Bio Farma, Juliman pada tanggal 28 Oktober 2019 di Jakarta.

Penghargaan bertujuan untuk mendorong BUMN ke arah digitalisasi sehingga bisa tercipta daya saing dan pelayanan yang lebih baik dikemudian hari. Hal ini dilatarbelakangi dengan perkembangan teknologi yang kian cepat memberikan suatu pengaruh yang sangat signifikan pada dunia usaha secara global, termasuk di Indonesia Perkembangan teknologi tersebut turut mendorong perubahan karakteristik konsumen, ekspektasi masyarakat terhadap suatu produk dan jasa, serta perubahan metode bisnis yang semakin dinamis

Penilaian ini, didasarkan pada riset Warta Ekonomi yang memfokuskan kepada performa finansial, kebijakan strategis dalam melakukan inovasi ataupun ekspansi bisnis. Kemudian, pada aspek kebijakan perusahaan BUMN dalam beradaptasi pada perubahan teknologi baik pada aspek operasional ataupun teknis guna memberikan pengalaman yang terbaik bagi para konsumennya.

Metode penilaian terakhir adalah melalui metode kualitatif dengan Analisa laporan keuangan serta proses media monitoring terhadap pemberitaan perusahaan BUMN serta anak usaha untuk mengetahui kebijakan-kebijakan yang dilakukan perusahaan BUMN dan anak usaha terkait dengan inovasi, kepedulian sosial serta lingkungan.

Menurut Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah pun tidak terlepas dari tuntutan perubahan tersebut. Strategi bersaing yang konvensional kini tidak lagi menarik perhatian para konsumen,terutama konsumen usia muda ataupun milenial.

“Strategi-strategi yang kekinian serta mampu mengadopsi unsur teknologi lah yang diharapkan oleh konsumen tersebut. Dalam beberapa tahun ke depan, generasi milenial tersebut adalah para calon pengambil keputusan, baik dalam rumah tangga, bisnis, ataupun sosial”, Ujar Gatot.

Sementara itu Juliman mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi bagi Bio Farma yang bergerak dalam bidang farmasi, yang sejak pendiriannya, harus selalu beradaptasi dengan perkembangan penyakit sehingga dituntut untuk terus berinovasi untuk menemukan produk yang memang dibutuhkan untuk mencegah penyakit tersebut

“Kecepatan virus atau bakteri bermutasi lebih cepat daripada kemampuan produsen farmasi untuk menemukan formula terbaru dalam hal mencegah suatu penyakit. Oleh karenanya inovasi dan beradaptasi dengan teknologi terkini dalam penemuan vaksin  menjadi suatu keharusan bagi kami,” Ujar Juliman

Juliman menambahkan, Inovasi yang dilakukan oleh Bio Farma, tidak terbatas pada aspek produksi, proses produksi maupun peneltiain, namun juga terletak pada aspek strategi bisnis, seperti perluasan pasar dan diplomasi pemasaran yang sifatnya inovatif, kreatif dan invensi.

 

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810