Bio Farma Tandatangani MoU Dengan BPKP Jawa Barat

By biofarma

Direktur Utama Bio Farma Iskandar (Kedua Kanan) menyerahkan Nota Kesepahaman (MoU) kepada Kepala BPKP Jabar Hamonangan Simarmata (Kedia dari Kiri) disaksikan oleh Komisaris Utama Bio Farma Ahmad Ramli (Paling kanan) dan Deputi Bidang Akuntan Negara Gatot Darmasto (Paling Kiri). MoU ini ditandatangani pada hari Rabu 8 April 2015 di Geduang Administrasi II Bio Farma. Penandatanganan ini

Bio Farma – 8 April 2015 – PT Bio Farma (Persero) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat (BPKP) Jabar, kembali menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu tanggal 8 April 2015, yang dilakukan di Gedung Administrasi II Bio Farma Bandung. MoU kedua setelah tahun 2012 ini merupakan kesepakatan pemberian bantuan dari BPKP Jawa Barat kepada Bio Farma, berupa Good Corporate Governance (GCG), Manajemen Risiko, Key Performance Indicator, penerapan Fraud Control Plan, Sistem Informasi Keuangan, Pengelolaan Aset, Pengadaan barang dan jasa, evaluasi dan pembangunan sistem pengendalian intern dan proses bisnis serta pendidikan dan pelatihan di bidang pengendalian intern terbaru. Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama Bio Farma Iskandar dengan Kepala  BPKP Jawa Barat Hamonangan Simarmata, dan disaksikan oleh Komisaris Utama PT Bio Farma Ahmad M Ramli  dan Deputi Bidang Akuntan Negara Gatot Darmasto, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional dari kedua belah pihak ini, bertujuan untuk melakukan kerjasama Pengembangan, Penerapan dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di PT Bio Farma (Persero). Kepala Divisi Compliance & Risk Management (CRM) Bambang Heriyanto mengatakan, MoU ini bertujuan untuk melakukan kerjasama Pengembangan, Penerapan dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di PT Bio Farma (Persero), “Selain kerjasama tersebut, dalam MoU ini akan disepakati adanya pendampingan dari pihak BPKP Jabar, dalam bentuk pelaksanaan audit, evaluasi dan pemberian pendapat profesional”, ungkap Bambang Dalam kesempatan sambutan pertamanya, Kepala BPKP Jabar Hamonangan Simarmatamengatakan bahwa pihaknya akan membantu Bio Farma dalam mempersiapkan assessment GCG tahun 2015 dan melakukan kajian terhadap pengadaan barang dan jasa, serta memastikan Satuan Pengawas Intern Bio Farma (SPI) dalam melakukan fungsinya sebagai pengawas, juga melakukan pendampingan atas segala kegiatan dan keputusan yang Bio Farma jalankan “Kami berharap SPI di Bio Farma tidak lagi  melaporkan hal – hal yang sudah terjadi, tetapi melakukan pendampingan pada setiap kebijakan – kebijkan yang Bio Farma jalankan”, ujar Hamonangan. Deputi Bidang Akuntan Negara Gatot Darmasto mengharapkan peran SPI Bio Farma bisa dapat menjadi pencegah dan pendeteksi dini, dari hal – hal yang menyimpang dan ketidakpatuhan terhadap regulasi dan perundangan yang berlaku, “Saya berharap MoU ini dapat segera ditindaklanjuti dengan action plan yang jelas selama 3 tahun ke depan sehingga langkah-langkah tindak lanjut MoU menjadi lebih jelas dan terukur”, ungkap Gatot Dalam sambutan Direktur Utama Bio Farma, Iskandar, mengatakan saat ini Bio Farma sudah bertransformasi  menjadi perusahaan dengan visi kelas dunia. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, Bio Farma melakukan kerjasama dalam bentuk bantuan dari BPKP, untuk melakukan pengawalan dan pendampingan terhadap internal control Bio Farma, “Kami berharap dengan adanya kerjasama dengan BPKP, dapat membantu Bio Farma untuk mencapai visi, menjadi perusahaan life science kelas dunia, untuk itu kami persilahkan melakukan pengawalan terhadap internal control kami, agar dapat mengawal Bio Farma dalam mencapai tujuannya”, Ujar Iskandar. Iskandar menambahkan, Penilaian GCG pada tahun 2012 yang mencapai angka 83,42 dan sudah masuk dalam kategoti “Baik”  dapat diperthankan pada Penilaian GCG tahun 2014. Sementara itu, Komisaris Utama Ahmad Ramli dalam sambutannya menyampaikan bahwa inti dari penandataganan MoU ini adalah untuk memastikan bisnis oleh Bio Farma yang jalankan berjalan secara akuntebel sehingga tujuan untuk menjadi world class company bisa terwujud, “MoU ini bagi Bio Farma memiliki kepentingan dalam menjalankan bisnisnya dan pendampingan oleh BPKP Jabar ini, merupakan hal yang positif untuk mencapai akuntabilitas perusahaan, sehingga dapat mencapai/mendukung Biofarma menjadi world class company”. Ungkap Ahmad Ramli Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi: N Nurlaela Head of Corporate Communications Dept (022) 2033755 ext 612 ———-*****———-

Bio Farma – 8 April 2015 – PT Bio Farma (Persero) and the Finance and Development Supervision Body (BPKP) of West Java, entered a memorandum of understanding (MoU) once again on Wednesday 8 April 2015, which was done in the building of Administration II Bio Farma Bandung. The second MOU after the year 2012 is a deal granting aid from BPKP of West Java to Bio Farma, in the form of Good Corporate Governance (GCG), risk management, Key Performance Indicator, implementation of Fraud Control Plan, Financial Information System, Asset Management, Procurement of Goods and Services, evaluation and development of internal control systems and business processes as well as education and training in the field of the latest internal control. The Memorandum of Understanding signed by the President Director of Bio Farma Iskandar with the Chairman of BPKP of West Java Hamonangan Simarmata, and witnessed by the President Commissioner of PT Bio Farma Ahmad M Ramli and Deputy State Accountant Gatot Darmasto, as well as the structural and functional officials from both sides, aiming to cooperate in the Development, Implementation and Strengthening of good Corporate Governance in PT Bio Farma (Persero). The Head of the Compliance & Risk Management (CRM) Division Bambang Heriyanto said, the MoU aims to conduct cooperation on the Development, Implementation and Strengthening of good Corporate Governance in PT Bio Farma (Persero),”In addition to such cooperation, in this MoU will be agreed in the counseling of the BPKP of West Java, in the form of audit implementation, evaluation and provision of professional opinions,” said Bambang In his opening greetings, the Chairman of BPKP of West Java Hamonangan Simarmata stated that his party will assist Bio Farma in preparing the assessment of GCG of 2015 and the reviewing of the procurement of goods and services, as well as ensuring Internal Supervision Unit of Bio Farma (SPI) in performing its functions as supervisor, also conduct counseling on any activities and decisions of Bio Farma “We hope the Internal Supervision Unit of Bio Farma does not longer report matters that have already occurred but rather conduct counseling on each policy carried out by Bio Farma “, said Hamonangan. The Deputy State Accountant Gatot Darmasto expects the role of the Internal Supervision Unit in Bio Farma can be the prevention and early detection of deviated matters and non-compliance to the regulations and legislation that apply,”I hope this MoU can be promptly followed up with a an apparent action plan for 3 years ahead so follow-up measures of the MoU can be more evident and measurable,” said Gatot In his greeting the President Director of Bio Farma, Iskandar, said that Bio Farma has transformed into a company with a world class vision. Therefore, to achieve those goals, Bio Farma conducts cooperation in the form of assistance by BPKP, to perform escort and counseling towards the internal control of Bio Farma,”we expect the cooperation with BPKP may assist Bio Farma to achieve the vision of world class life science company, therefore  we invite to conduct escort towards our internal control, in order to escort Bio Farma in accomplishing its goal” , Said Iskandar. Iskandar added, The Assessment of GCG in 2012 which reached the score 83,42 and categorized as “good” can be maintained in the 2014 GCG assessment. In the meantime, the President Commissioner Ahmad Ramli in his speech conveyed that the essence of the signing of this MoU is to ensure the business of Bio Farma operates accountably hence its goal to become a world class company could be realized,”this MoU for Bio Farma has its interest in operating its business and counseling by BPKP of West Java, this is a positive matter in achieving the corporate accountability, so it could achieve / support Bio farma to be a world class company”. Said Ahmad Ramli   For further information, please contact: N. Nurlaela Arief Head of  Corporate Communications Dept. Email : lala@biofarma.co.id Bio Farma Jl. Pasteur No. 28 Bandung Telp : 62 22 2033755 Fax : 62 22 2041306