CSR

PT Bio Farma (Persero) telah menuliskan sejarah panjang dan berharga bagi bangsa Indonesia. Bio Farma juga menjadi aset tak ternilai yang sekaligus menjadi industri strategis yang dimiliki Indonesia dalam rangka mewujudkan taraf kualitas hidup yang lebih baik, khususnya dalam bidang kesehatan bagi seluruh umat manusia.

Sebagai warga korporasi yang baik (good corporate citizen), Bio Farma memahami benar perannya sebagai entitas bisnis yang memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat disekitarnya. Karena itu, Perusahaan bertekad untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan lingkungan dengan melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) atau yang biasa dikenal dengan tanggung jawab sosial perusahaan.

Tidak tanggung-tanggung, Bio Farma menunjukkan komitmennya dalam kegiatan CSR dengan mengadopsi standar internasional, yaitu ISO 26000:2010 Guidance on social responsibility. Komitmen tersebut tidak terlepas dari kesadaran akan pentingnya penerapan etika perilaku bisnis dalam pengelolaan perusahaan yang diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan Budaya Perusahaan (Corporate Culture) yang baik.

Tanggung jawab sosial perusahaan merupakan wujud kesadaran Bio Farma sebagai upaya meningkatkan hubungannya dengan masyarakat dan lingkungannya. Kepedulian Bio Farma terhadap tanggung jawab sosial tidak terlepas pula dari kenyataan bahwa dimensi sosial memberikan pengaruh terhadap setiap aktivitas bisnis. Perusahaan percaya bahwa dimensi sosial bukan sesuatu yang terpisah melainkan berjalan beriringan untuk meningkatkan keberlanjutan proses bisnis perusahaan.

CSR adalah operasi proses bisnis Bio Farma yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, melainkan untuk pembangunan sosial ekonomi kawasan secara terintegrasi, dan berkelanjutan

Dalam penerapan kegiatan CSR-nya, Bio Farma memiliki beberapa elemen kunci, antara lain:

  1. Good Corporate Governance (GCG).
  2. Good Corporate Responsibility.

4 Pilar Prioritas CSR

1. Kesehatan

Mewujudkan komitmen untuk meningkatkan standar kualitas kesehatan masyarakat dengan produk vaksin yang dihasilkan melalui akses layanan kesehatan (Acces to Medicine & Healthcare).

2. Lingkungan

  • Bio-Diversity (keanekaragaman hayati) melalui pengembangan ikan koi, penyu, mangrove, domba garut, sapi rancah.
  • Geo-Diversity (keanekaragaman geologi) melakukan konservasi geologi dengan mengembangkan geopark Ciletuh.
  • Cultural-Diversity (keanekaragaman budaya) melalui aktivitas mempertahankan keanekaragaman buday dan kearifan local ditengah jatidiri yang terus tergerus.

3. Pendidikan

Memperbaiki infrastruktur, kualitas, dan tingkat pendidikan masyarakat serta focus pada peniingkatan keahlian masyarakat binaan.

4. Ekonomi

Meningkatkan kemampuan perekonomian masyarakat dan memperkuat potensi pertumbuhan usaha skala kecil melalui program kemitraan untuk memberikan manfaat kepada semua pihak, sehingga menciptakan kemandirian masyarakat.