Dirut Bio Farma Raih Top Leader on IT Leadership 2018

By Bio Farma

Jakarta, 6 Desember 2018. M. Rahman Rustan Direktur Utama Bio Farma raih penghargaan Top Leader on IT Leadership 2018 dari Majalah It Work yang diserahkan langsung oleh Ketua Penyelenggara dan Pemimpin Redaksi Majalah IT Works, M. Lutfi Handayani, MM, MBA. Selain itu Bio Farma juga meraih TOP IT on Digital Track and Trace System 2018. Penghargaan ini merupakan inovasi digitalisasi untuk menghindari produk vaksin palsu .

Menurut Rahman, “Track & Trace merupakan inovasi digital yang diinisiasi Bio Farma, inovasi ini sudah diuji coba terhadap produk terbaru Bio Farma di beberapa titik distribusi sampai ke konsumen”

“kedepannya, sistem ini direncanakan akan di terapkan untuk produk Bio Farma secara bertahap, saat ini  produk  vaksin Bio Farma  sudah didistribusikan ke lebih dari 140 negara”

Rahman menambahkan “saat ini Indonesia memasuki revolusi industri 4.0. Dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Bio Farma tahun 2018 – 2022 pun sudah direncanakan transformasi digital menuju industri 4.0 dengan penggunaan teknologi business intelligence, big data dan bioinformatic, sehingga peran Teknologi Informasi dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bisnis (enabler) dan menuju ke arah driver”.

Adopsi trasformasi digital Bio Farma  fokus setidaknya kepada tiga area utama yaitu customer experience, operational processes, dan business model dengan sasaran  harus meningkatkan kepuasan pelanggan, efisiensi operasional, mempercepat proses pengambilan keputusan dan cepat dalam beradaptasi terhadap perubahan.

Dalam implementasi transformasi digital ini melibatkan karyawan, khususnya pada Divisi Teknologi Informasi, dan juga dengan berkolaborasi dengan akademisi dan lembaga riset  serta sharing capacity dengan  BUMN dan Kementerian BUMN.

Sebelum meraih penghargaan ini, Bio Farma sudah melewati tahapan penilaian dengan menjawab kuesioner, melakukan sesi wawancara, dan presentasi dihadapan para penilai, yang dilaksanakan pada tanggal 1 November 2018.

“Menghadapi era disruptive technology dan era industri 4.0, kami menyiapkan proses bisnis untuk mengimplementasikan smart technology, diantaranya proses material handling, storage dan proses produksi yang terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem pencatatan dan analisa data”.

“Adapun pada bidang riset, kami sudah mulai mengembangkan bioinformatics untuk percepatan R&D produk-produk baru. Time to market produk baru menjadi kunci agar peningkatan daya saing industri bioteknologi dan farmasi nasional bisa dicapai” tutup Rahman.

 

—*—

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

N Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id