As an effort to prevent infectious babies from dangerous diseases, since 1977 the Indonesian government has launched an immunization program for every baby in Indonesia, called a compulsory immunization program, namely immunization that must be given to children according to a predetermined schedule.

Immunization has proven to be an effective way to prevent various dangerous diseases in children. All types of immunizations are important. However, some parents still think there is a type of immunization that is not compulsory so it does not need to be done.

To rectify the misunderstanding, this year the Indonesian Pediatrician Association (IDAI) issued a recommendation for the latest immunization schedule for children aged 0-18 years.


Vaccines given to Indonesian children are products made by Biofarma based in Bandung, West Java with the quality of vaccines that have received safe standards from the World Health Organization (WHO). So there is no doubt about bringing children to the integrated service post to be immunized.

 

 

Imunisasi Rutin

Imunisasi rutin merupakan kegiatan imunisasi yang dilaksanakan secara terus menerus sesuai jadwal. Imunisasi ini terdiri dari imunisasi dasar yang diberikan pada bayi sebelum berusia 1 tahun, dan imunisasi lanjutan yang diberikan kepada batita, anak sekolah, dan wanita usia subur (WUS) termasuk ibu hamil.

Berikut 3 alasan mengapa harus mengikuti Imunisasi Rutin :

  1. Upaya pencegahan paling efektif
    “Imunisasi memberikan efek yang akan dirasakan manfaatnya langsung oleh anak, sebagai salah satu program penurunan angka kematian anak.
  2. Melindungi orang tua si anak.
    Beberapa penyakit yang memang dibuatkan vaksinnya dalam program imunisasi ini merupakan penyakit menular.
  3. Vaksin sesuai standar aman WHO

Imunisasi Dasar

Bayi lahir di Institusi Rumah Sakit, Klinik dan Bidan Praktik Swasta, imunisasi BCG dan Polio 1 diberikan sebelum dipulangkan. Bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar DPT-HB-Hib 1, DPT-HB-Hib 2, dan DPT-HB-Hib 3, dinyatakan mempunyai status imunisasi T2.

 

Imunisasi Lanjutan

Imunisasi lanjutan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk melengkapi imunisasi dasar pada bayi yang diberikan kepada anak Batita, anak usia sekolah, dan wanita usia subur (WUS) termasuk ibu hamil.
Imunisasi lanjutan pada WUS salah satunya dilaksanakan pada waktu melakukan pelayanan antenatal.

Jadwal Imunisasi

Sebelum imunisasi, dilakukan penentuan status imunisasi T (screening) terlebih dahulu, terutama pada saat pelayanan antenatal.

Pemberian imunisasi TT tidak perlu diberikan, apabila pemberian imunisasi TT sudah lengkap (status T5) yang harus dibuktikan dengan buku Kesehatan Ibu dan Anak, rekam medis, dan/atau kohort.