Dalam rangka mengelola kegiatan usaha Bio Farma selain efisien, berdaya guna dan berhasil guna, diperlukan perencanaan dan pelaksanaan pengawasan terhadap pengelolaan Perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan pengendalian yang baik, dalam membantu Dewan Komisaris melaksanakan tugasnya, maka dipandang perlu untuk membentuk Komite Risiko Bio Farma.