INTERNAL AUDIT CHARTER

According to the Directors' Decree No. 04276 / DIR / XI / 2017 dated November 17th 2017 concerning the Organizational Structure of PT Bio Farma (Persero), Internal Control was changed to the Internal Audit (SPI).

Structurally, the Internal Audit is under the President Director and is headed by a Head of the Internal Audit (Ka.SPI) who oversees the Internal Auditor Section. The Head of SPI is appointed and dismissed by the President Director with the approval of the Board of Commissioners.

Vision

To be a professional, independent, objective supervisory unit to provide consultation and to be trusted management partner and to provide value-added for the Company in their objectives achievement.

Mission

he internal audit is a supervisory unit established to assist President Director in fulfilling his/ her obligations to Shareholders, with the certainty of objectives achievement of Company’s operation. For that matters, then the Internal Audit conduct the regular audit of Company’s operational activities, based of risk priority and to control and to implement the Company’s operational activities and to provide consultations and recommendations to improve the quality of Company.

Struktur Organisasi PI

In compliance with Board of Directors’ Decree No. 05586/Dir/VIII/2015 dated 21 August 2015 regarding the PT Bio Farma (Persero) Organization Structure, the Internal Audit Unit (SPI) has been amended to Internal Audit (PI).

Komite Audit Bio Farma dipimpin oleh seorang Ketua yang berasal dari salah seorang anggota Dewan Komisaris dan memiliki 1 (satu) orang wakil ketua merangkap anggota dan 2 (dua) orang anggota Komite, yang masing- masing memiliki kuali kasi pendidikan dan keahlian di bidang audit. Hal ini dapat dilihat dari pro l Komite Audit sebagai berikut.

Sesuai SK Direksi No. 05586/Dir/VIII/2015 tanggal 21 Agustus 2015 tentang Struktur Organisasi PT Bio Farma (Persero), Satuan Pengawasan Intern (SPI) dirubah menjadi Pengawasan Internal (PI).

KEBIJAKAN PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SATUAN PENGAWASAN INTERN

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab Satuan Pengawasan Intern (SPI) mengacu pada Kerangka yang diakui secara Internasional (COSO-Internal Control Framework) 

  1. Piagam Satuan Pengawasan Intern (Internal Audit Charter) sebagaimana ditetapkan dalam SK Bersama Dewan Komisaris dan Direksi Nomor: KEP-13A/DK/BF/XII/2012 Nomor: 07357/DIR/XII/2012 pada tanggal 17 Desember 2012 dan diperbaharui menjadi SK Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT Bio Farma (Persero) Nomor: KEP-06/DK/BF/06/2016 Nomor: 02435/DIR/VI/2016 tanggal 20 Juni 2016 tentang Piagam Pengawasan Internal (Internal Audit Charter). Secara garis besar memuat visi, misi, struktur dan kedudukan, independensi, ruang lingkup, wewenang, pertanggungjawaban, persyaratan auditor, kode etik auditor, dan standar pelaksanaan tugas. Piagam Pengawasan Internal (Internal Audit Charter) dievaluasi secara berkala dan disepakati oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit. 
  1. Pelaksanaan audit secara operasional mengacu pada Pedoman Umum Pelaksanaan Pemeriksaan (Audit Manual) Pengawasan Internal yang ditetapkan melalui SK Direksi Nomor: 05094/DIR/ VIII/2012 tanggal 27 Agustus 2012. 

DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF INTERNAL AUDIT (SPI)

  1. To compile and implement the Annual Examination Work Program (PKPT) with a risk based auditing. 
  2. The Annual Supervision Work Program (PKPT) is submitted to the Board of Commissioners cq the Audit Committee to get consideration and suggestions.
  3. The Annual Supervision Work Program (PKPT) that has been approved by the President Director, is communicated to the Board of Commissioners cq the Audit Committee.

  4. Testing and evaluating the implementation of internal audit, risk management, and GCG in accordance with the Company’s policy.

  5. Performing inspection and assessment on the efficiency and effectiveness of operational, financial, human resources, information technology and other activities in the Company.
  6. Providing recommendations for improvements and objective information on the activities being examined to Management.
  7. To make an audit report and submit it to the President Director and the Board of Commissioners cq the Audit Committee.
  8. Periodically quarterly or four times a year together with the audit committee to discuss the audit report and ask for the necessary input.

  9. To monitor the implementation of recommended corrective follow-up, both from internal and external supervision.
  10. Periodically quarterly report on the results of follow-up and submit it to the President Director and the President Commissioner cq the Audit Committee.

  11. To perform consulting duties to improve the internal control system.

  12. Conducting special inspections if necessary.

Wewenang Pengawasan Internal meliputi hal- hal sebagai berikut:

Direktur Utama memberi wewenang kepada Kepala Satuan Pengawasan Intern untuk: 

  1. Mengakses ke seluruh informasi, dokumen, dan catatan, ke Direksi dan ke karyawan, ke lokasi asset perusahaan, ke sistem informasi, dan ke sistem dan prosedur yang relevan tentang perusahaan yang terkait dengan tugas dan fungsi audit. 
  2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan komisaris, Komite Audit, Komite Risiko. 
  3. Mengadakan rapat secara berkala dan asidentil dengan Direksi, Komisaris, Komite Audit, Komite Risiko 
  4. Melakukan koordinasi bila perusahaan sedang diaudit oleh auditor eksternal seperti KAP atau BPK. 
  5. Menghasilkan sumber daya audit, menentukan fokus ruang lingkup dan jadwal audit. 
  6. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang audit. 
  7. Mendapatkan saran dan nasehat dari tenaga profesional/ahli. 

PERTANGGUNG
JAWABAN

Kepala Pengawasan Internal bertanggung jawab kepada Direktur Utama untuk: 

  1. Memberikan penilaian dan saran-saran mengenai kecukupan dan efektivitas proses manajemen perusahaan dalam mengendalikan kegiatannya dan pengelolaan resiko. 
  2. Melaporkan kejadian penting yang berkaitan dengan sistem pengendalian manajemen, dan melaporkan peningkatan/pembenahan sistem pengendalian internal yang perlu dilakukan 
  3. Memberikan laporan hasil pemeriksaan sesuai program kerja pemeriksaan tahunan, secara berkala. 
  4. Melaporkan pencapaian KPI unit Pengawasan Internal. 

PIAGAM PENGAWASAN INTERNAL (Internal Audit Charter)

Piagam Pengawasan Internal atau Internal Audit Charter adalah dokumen formal yang berisi pengakuan keberadaan dan komitmen Pimpinan atas fungsi suatu Unit Pengawasan Intern (PI) di PT Bio Farma (Persero). 
Piagam Pengawasan Internal (Internal Audit Charter) PT Bio Farma (Persero) merupakan dasar pelaksanaan tugas-tugas para auditor Pengawasan Internal untuk diketahui oleh para karyawan dan pihak lain yang terkait, agar tercapai saling pengertian dan kerja sama yang baik dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan PT Bio Farma (Persero)

PERSYARATAN AUDITOR
  1. Memiliki integritas dan perilaku yang profesional, independen, jujur dan objektif dalam melaksanakan tugasnya. 
  2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan tugasnya. 
  3. Memiliki kecakapan berinteraksi dan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif. 
  4. Mempunyai keinginan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang audit. 
KODE ETIK AUDITOR
  1. Auditor internal harus menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan konfik kepentingan.
  2. Auditor internal dilarang terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum. 
  3. Auditor internal harus bersikap hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugasnya. 
  4. Auditor internal harus mengusahakan berbagai upaya agar senantiasa memenuhi standar Profesi Audit Internal. 
  5. Auditor internal dilarang secara sadar terlibat dalam tindakan atau kegiatan yang dapat mendiskreditkan profesi audit internal dan mendiskreditkan organisasinya. 
  6. Auditor internal harus senantiasa meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti pendidikan profesional berjenjang dan berkelanjutan. 
HUBUNGAN PENGAWASAN INTERNAL DENGAN ORGAN DEWAN KOMISARIS DAN KOMITE AUDIT
  1. Tugas Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian intern dan efektivitas pelaksanaan tugas eksternal auditor dan internal auditor. 
  2. Tugas Komite Audit mengkaji kecukupan fungsi audit internal, termasuk jumlah auditor, rencana kerja tahunan dan penugasan yang telah dilaksanakan. 
  3. Komite Audit menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan oleh SPI maupun auditor eksternal.