Vaksin BCG (Beku Kering)

DESKRIPSI

Vaksin BCG merupakan vaksin beku kering yang mengandung Mycobacterium bovis hidup yang dilemahkan (Bacillus Calmette Guerin), strain Paris

KOMPOSISI
Tiap ampul vaksin mengandung :

  • Bacillus Calmette Guerin hidup 1,5 mg

Pelarut mengandung :

  • Natrium klorida 0,9 % 

INDIKASI

Vaksin digunakan untuk pencegahan terhadap penyakit tuberkulosa.

CARA KERJA OBAT
Merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap tuberkulosa.

EFEK SAMPING
Reaksi lokal yang timbul setelah imunisasi BCG adalah wajar. Suatu pembengkakan kecil, merah, lembut biasanya timbul pada daerah bekas suntikan, yang kemudian berubah menjadi vesikel kecil, dan kemudian menjadi sebuah ulkus dalam waktu 2 - 4 minggu. Reaksi ini biasanya hilang dalam 2 – 5 bulan, dan umumnya pada anak-anak akan meninggalkan bekas berupa jaringan parut dengan diameter 2 – 10 mm.

Jarang sekali nodus dan ulkus tetap bertahan. Kadang-kadang pembesaran kelenjar getah bening pada daerah ketiak dapat timbul 2 – 4 bulan setelah imunisasi. Sangat jarang sekali pembesaran kelenjar getah bening tersebut menjadi supuratif. Suntikan yang kurang hati-hati dapat menimbulkan abses dan jaringan parut.

KONTRAINDIKASI

  • Defisiensi sistem kekebalan
  • Individu yang terinfeksi HIV asimtomatis maupun simtomatis tidak boleh menerima vaksinasi BCG.

INTERAKSI OBAT
Tidak ada interaksi obat.

PENYIMPANAN

  • Vaksin BCG beku kering harus disimpan pada suhu antara +2°C s/d +8°C. Vaksin dan pelarut harus ditransportasikan bersamaan. Pelarut tidak boleh dibekukan, tetapi disimpan pada suhu kamar. Vaksin harus dilindungi dari cahaya.
  • Masa daluarsa 1 tahun.
  • Vaksin BCG yang sudah dilarutkan, sebaiknya digunakan segera, paling lambat 3 jam setelah dilarutkan, apabila masih bersisa maka harus dimusnahkan