Bio Farma Kirim Vaksin ke Padang

BANDUNG - Republika : 09/10/2009 - Untuk mencegah relawan dan korban bencana gempa bumi di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), terjangkit penyakit tetanus, PT Bio Farma mengirimkan Tetanus Tok­soid (TT) sebanyak 500 vial bagi 5 ribu orang, ATS (Anti Tetanus Serum) 1500 seba­nyak 500 ampul, dan ATS 20.000 sebanyak 2.000 vial.

Pengiriman vaksin senilai lebih Rp 1 miliar itu dilakukan sejak Senin,kemudian didistribusikan ke beberapa rumah sakit, di antaranya RS Dr M Djamin, RS Reksa Riau, RSUD Kota Padang, RS Siti Rahmah, dan RSUD Pariaman menyiapkan buffer stock dan siap mengirim bantuan kem­bali sesuai pesanan," kata Kabag Humas PT Bio Farma, Tedi Herawan, Kamis (8/10). Ia menjelaskan, serum diperuntukkan bagi korban gempa'yang terluka. Sedangkan, vaksin tetanus digunakan untuk masyarakat dan relawan sebagai pencegahan terhadap penyakit tetanus.

PT Bio Farma juga mengirimkan dua dokter lapangan dan satu genset untuk alat pendingin vaksin dan serum. Dua dokter dikirimkan ke lokasi bencana untuk memas­tikan vaksin tersebut disim­pan dalam kondisi baik dan diberikan dengan tepat.

Bantuan BUMN Farmasi

Badan usaha milik negara (BUMN) farmasi yang lain pun mengirimkan bantuan ke Padang. Misalnya, PT Indofarma mendirikan posko kesehatan di kantor cabang PT Indofarma di Padang. Di posko tersebut, Indofarma menyiapkan berbagai obat yang dibutuhkan oleh kor­ban bencana gempa bumi. Bahkan, PT Indofarma mem­buka pengobatan dengan harga khusus.
"Kita bukan hanya memberikan bantuan berupa tenaga medis dan obat-obatan. Apa pun yang mereka butuhkan, kita upayakan untuk membantu, misalnya air bersih," ujar Dirut PT Indofarma, P Sudibyo.

Hal serupa dilakukan oleh PT Kimia Farma. Menurut Dirut PT Kimia Farma, M Sjamsul Arifin, begitu mendengar Padang terkena gempa, pihaknya langsung menyiapkan berbagai obat-obatan yang dibutuhkan semua korban. "Obat apa pun yang dibutuhkan mereka akan kami disiapkan," katanya.
kie