INOVASI PRODUK
|
Bio Farma telah meresmikan pemakaian Instalasi
Uniject pada 3 November 2000, sehingga dengan diresmikannya fasilitas ini Bio
Farma diakui oleh UNICEF sebagai “Produsen yang pertama untuk kategori vaksin
yang di kemas dalam Uniject”. Dengan resminya instalasi uniject ini Bio Farma
mampu untuk melakukan pembaharuan terhadap produk-produknya diantaranya dengan
diproduksinya vaksin Hepatitis B Rekombinan dalam Uniject dan Vaksin Tetanus
dalam Uniject.
|
|
 |
Uniject adalah trademark dari alat suntik auto
disable prefilled yang mempunyai manfaat diantaranya untuk mengurangi resiko
terhadap penularan penyakit yang disebabkan oleh penggunaan ulang syringe/jarum
suntik.Hal ini dimungkinkan karena system Uniject yang unik,yaitu dengan adanya
reservoir dengan vaksin didalamnya,serta sifatnya yang auto destruct setelah
digunakan.
Uniject adalah alat suntik yang terbuat dari
plastic disposable,prefilled dosis tunggal yang ada dalam reservoir yang
terbuat dari material yang bersifat elastomer-free drug,mempunyai jarum suntik
yang permanent terbuat dari stailess steel yang disilikonisasi dan melindungi
dengan polypropylene shield. Uniject dikemas kedalam aluminium foil pouch tahan
panas.
Keunggulan Uniject :
AMAN
Sekali pakai,mencegah penularan penyakit yang
disebabkan penggunaan syringe/jarum suntik berkali-kali.
SIMPEL
Berfungsi sebagai reservoir vaksin dan jarum
suntik,sehingga mudak di bawa dan tidak ada wastage.
SECURE
Tidak ada lagi anak yang merasa takut yang disebabkan oleh
penggunaan jarum suntik.
STABLE
Uniject dikemas kedalam aluminium foil pouch yang berfungsi
untuk menjaga vaksin dari iklim/suhu yang berubah-ubah serta penguapan.
STERILE
Uniject diproses dalam kondisi radiasi gamma serta mengacu pada CPOB.
|
|
|
KERJASAMA
Dalam hal pengembangan produk-produk baru,
PT.Bio Farma mendapat bantuan know-how dan teknologi dari institusi-institusi
internasional, seperti :
- Rijksinstituut Voor Volksgezondheid En Milieu
(RIVM) National Institute of Public Health and Enviroment Belanda. Kerjasama
penelitian untuk memproduksi vaksin kombinasi yang berasal dari DPT digabungkan
vaksin Hepatitis B, Hib,dan direncanakan pula dengan Injection Polio Vaccine
(IPV).
- Japan Poliomyelitis Reaserch Institute (JPRI)
Jepang dalam : kerjasama alih teknologi produksi Trivalent Oral Polio Vaccine
(TOPV) dan uji pengawasan mutu dengan metoda uji MAPREC dan transgenic mice.
- Research Foundation for Microbacterial Disease of Osaka
University (BIKEN) Jepang.Kerjasama alih teknologi produksi vaksin campak
strain CAM 70.
Kerjasama dengan Becton Dickinson USA
dalam penggunaan kemasan baru dosis tunggal auto dectruct pre-fill injection
device.
-
Kerjasama dengan Green Cross Vaccine Corporation (GCVC)
Korea dalam memproduksi vaksin Hepatitis B rekombinan.
-
Kerjasama dengan Rhein Biotech, Jerman dalam pengembangan
vaksin DPT-Hepatitis B.
Kerjasama dengan Communicable Disease Control (CDC)Atlanta, dalam teknologi
uji surveilans polio dan campak meliputi probe hybridisasi,Polymerase Chain
Reaction (PCR), dan Sequencing Virus Polio dan Campak.
- Kerjasama dengan JICA, USAID, AusAID, Colombo
Plan, WHO, dan UNICEF dalam pemberian bantuan financial dan sarana produksi.
-
Sejak tahun 2002 bekerjasama dengan MCRI – Australia dalam mengembangkan
Vaksin Rotavirus.
|
|
|
| |
|
| |
|
|