“Komunitas Thalasemia Kunjungi Bio Farma”

By biofarma

Di tengah pelaksanaan donor darah rutin yang diselenggarakan oleh Keluarga Donor Darah Bio Farma hari Selasa, 5 Desember 2017 kami kedatangan tamu dari komunitas pasien Thalasemia yang tergabung dalam “Thaller B227”.

Dalam kunjungannya ke Bio Farma , Ibu Keke selaku Pembina Thaller B227 , mengatakan bahwa kedatangan mereka selain untuk silaturahmi ke pada para pendonor darah di Bio Farma ,menjelaskan  manfaat darah yang disumbangkan oleh para pendonor bagi pasien Thalsemia  juga sharing informasi tentang penyakit Thalasemia serta  eksistensi komunitas sekaligus   perkenalan dengan pasien Thalasemia.

Komunitas ini didirikan 5 tahun yang lalu tepatnya tanggal 27 Pebruari 2012 dan sekarang menghimpun puluhan pasien Thalasemia, kegiatannya selain memberikan semangat kepada pasien thalassemia juga melakukan outing seperti touring dan camping.

Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal (120 hari). Akibatnya penderita thalasemia akan mengalami gejala anemia diantaranya pusing, muka pucat, badan sering lemas, sukar tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang. Thalasemia adalah penyakit yang sifatnya diturunkan. Penyakit ini, merupakan penyakit kelainan pembentukan sel darah  merah.Thalasemia dapat dicegah dengan skrining darah sebelum melaksanakan pernikahan.

Salah seorang anggota komunitas yang berusia 27 tahun menuturkan pengalamannya yang terdeteksi penyakit ini sejak berusia 9 bulan dan selama ini harus menerima donor darah sebulan sekali. Akan tetapi setiap pasien yang menerima darah dari pendonor akan mengalami peningkatan kadar Fe (besi) dalam darahnya yang berakibat pembengkakan organ limfa, sehingga hampir semua pasien diangkat limpanya (splenektomi)  karena pembengkakan bahkan ada yang membesar hingga berat 5 kg.

Untuk mengurangi kadar besi dalam darah maka diperlukan obat penurun kadar besi baik dalam sediaan oral maupun suntik tergantung kecocokan individu pasien.

Tidak terlihat wajah sedih dari mereka, mereka sudah ikhlas menerima ketetapan dari Allah SWT dengan gembira walaupun sangat berat, dan tetap melakukan aktifitas yang berguna baik sebagai karyawan maupun sebagai pembuat produk-produk cindera mata seperti mug.

Alhamdulillah dengan adanya BPJS mereka tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk pembelian obat penurun kadar besi.

Kunjungan ini diharapkan dapat mengedukasi dan mengajak setiap elemen masyarakat mengenal lebih jauh tentang thalasemia, karena darah dari pendonor adalah kebutuhan yang sangat penting bagi mereka. Jadi, dengan adanya informasi ini, masyarakat pun dapat semakin tergerak hatinya untuk menjadi pendonor darah, kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama.

Jajat Sudrajat-KDD Bio Farma