• 6 Agustus 1890

    Bio Farma berdiri dengan nama “Parc Vaccinogene” pada tanggal 6 Agustus 1890 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Hindia Belanda Nomor 14 tahun 1890 di Rumah Sakit Militer Weltevreden, Batavia, yang saat ini telah berubah fungsi menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD Gatot Soebroto), Jakarta.

  • 1895-1901

    Perusahaan mengalami pergantian nama menjadi “Parc Vaccinogene en Instituut Pasteur.”

  • 1902 - 1941

    Perusahaan kembali mengalami perubahan nama menjadi “Landskoepoek Inrichting en Instituut Pasteur.” Pada tahun 1923, Bio Farma mulai menempati lokasi di Jalan Pasteur No. 28 Bandung yang dipimpin oleh L. Otten.

  • 1942 - 1945

    Saat penjajahan Jepang, Bio Farma berganti nama kembali menjadi “Bandung Boeki Kenkyushoo” yang dipimpin oleh Kikuo Kurauchi.

  • 1945 - 1946

    Perusahaan kembali berganti nama menjadi "Gedung Cacar dan Lembaga Pasteur" Perusahaan ini dipimpin oleh R.M. Sardjito yang merupakan Pemimpin Indonesia pertama. Pada saat kepemimpinan R.M. Sardjito, lokasi sempat dipindahkan ke daerah Klaten.

  • 1946 -1949

    Pada masa Agresi Militer, saat Bandung kembali diduduki oleh Belanda, perusahaan kembali berganti nama menjadi "Landskoepoek Inrichting en Instituut Pasteur."

  • 1950 - 1954

    Perusahaan kembali berganti nama menjadi “Gedung Cacar dan Lembaga Pasteur” yang merupakan salah satu jawatan dalam lingkungan Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

  • 1955 - 1960

    Pada masa nasionalisasi kepemilikan perusahaan Belanda di Indonesia, Perusahaan kemudian berganti nama kembali menjadi "Perusahaan Negara Pasteur" Perusahaan lebih dikenal dengan nama PN. Pasteur.

  • 1961 - 1978

    Perusahaan kembali mengubah nama menjadi "Perusahaan Negara Bio Farma" atau lebih dikenal dengan nama PN. Bio Farma.

  • 1978 - 1996

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 1978, Perusahaan mengubah nama menjadi Perusahaan Umum Bio Farma yang lebih dikenal dengan nama Perum Bio Farma.

  • 1997

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1997, nama Perusahaan kembali berubah dari Perum Bio Farma menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) atau lebih dikenal dengan nama PT Bio Farma (Persero) sampai dengan saat ini.

  • 1997 - 2011

    Bio Farma berhasil mendapatkan Pra-Kualifikasi WHO untuk 12 jenis vaksin sehingga bisa memasuki pasar ekspor.

  • 2008

    Peluncuran logo baru mencerminkan semangat dan optimisme untuk menuju industri vaksin kelas dunia.

  • 2009

    Di bawah tim manajemen yang baru, Bio Farma melangkah menuju perusahaan vaksin kelas dunia yang berdaya saing global.

  • 2013

    Roadmap menuju industri Life Science dimulai. Peluncuran vaksin terbaru Pentavalent (Difteri, Tetanus, Pertusis, Hepatitis B, HiB) dan pencanangan program imunisasi nasional.

  • 2014

    Peningkatan Visi baru "Menjadi Perusahaan Life Science Kelas Dunia yang berdaya saing global."

  • 2015

    Peresmian Gedung Heritage dan Museum Bio Farma.

  • 2016

    Transformasi Forum Riset Vaksin Nasional (FRVN) menjadi Forum Riset Life Science Nasional (FRLN)