Pengadaan Barang dan Jasa di Bio Farma mengikuti Peraturan Menteri BUMN No.05/MBU/2008 yang diubah dengan Peraturan Menteri No.15/MBU/2012 mengenai Pedoman Umum Pelaksanaan Barang dan Jasa Badan Usaha Milik Negara, yang memberikan keleluasaan dalam melakukan pengadaan barang dan jasa agar pengadaannya secara cepat, fleksibel, efektif dan efisien agar tidak kehilangan peluang bisnis namun tidak sampai menimbulkan kerugian.

Secara umum proses pengadaan barang dan jasa di Bio Farma adalah sbb :

Proses Pengadaan Barang dan Jasa di Bio Farma

Etika terhadap Pemasok

Pemasok merupakan bagian dari proses bisnis Perusahaan. Insan Bio Farma senantiasa pada saat bertindak mewakili Perusahaan dalam berhubungan dengan pemasok harus sesuai dengan ketentuan Perusahaan. Kriteria yang ditetapkan untuk menjadi pemasok Perusahaan harus dikomunikasikan kepada calon pemasok, dan untuk menjamin kualitas dan mutu produk yang dihasilkan, Perusahaan melakukan audit kepada pemasok atas barang dan jasa yang dibeli oleh Perusahaan.

Hak dan Kewajiban Pemasok

Rekanan merupakan mitra perusahaan dalam pengadaan barang/ jasa. Perusahaan menetapkan kriteria untuk dapat menjadi penyedia  barang dan jasa di perusahaan dan mengkomunikasikan kriteria tersebut kepada calon Rekanan.

Kewajiban Rekanan :

  1. Melengkapi Formulir Persyaratan Masuk sebagai Daftar Rekanan Mampu (DRM)
  2. Mematuhi prosedur perusahaan mengenai pengadaan barang/ jasa dan peraturan yang berlaku
  3. Menghindari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
  4. Menjaga kerahasiaan data dan informasi sesuai ketentuan Perusahaan
  5. Memenuhi kewajiban lebih lanjut yang dituangkan dalam kontrak

Hak Rekanan :

  1. Mendapatkan  informasi yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan Perusahaan
  2. Mendapatkan fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai kontrak
  3. Menerima  pembayaran pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan kontrak.
Guna menjalin hubungan baik dengan rekanan, Perusahaan melakukan audit kepada Rekanan untuk menjamin mutu atas barang dan jasa yang dibelinya serta sebagai sarana edukasi bagi Rekanan untuk dapat memproduksi barang / jasa yang berkualitas dan memenuhi standar yang ditetapkan. Dalam hal ini hak dan kewajiban perusahaan adalah sebagai berikut :  

Kewajiban Perusahaan :

  1. Mematuhi prosedur perusahaan mengenai pengadaan barang/ jasa dan peraturan yang berlaku
  2. Menilai dan memilih Rekanan secara objektif, transparan dan akuntabel
  3. Menghindari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
  4. Menghindari kerjasama dengan Rekanan yang melakukan praktik usaha tidak etis
  5. Melakukan pembayaran pekerjaan sesuai dengan kontrak

Hak Perusahaan :

  1. Mendapatkan hasil pekerjaan sesuai dengan kontrak
  2. Memberikan sanksi apabila tidak memenuhi kontrak