Sebagai perusahaan BUMN yang berusia 127 tahun, Bio Farma telah melalui beragam dinamika dan perkembangan zaman. Kiprah di industri vaksin ini pun tak luput dari langkah strategi dan inovasi. Tak hanya sukses menjajal bisnis di dalam negeri, Bio Farma juga memiliki nama yang diperhitungkan di mancanegara.

Berkomitmen mengikuti perkembangan dunia farmasi, perusahaan telah meluncurkan inovasi produk vaksin pentavalent dengan merek dagang pentaBio Five in One. Isinya terdiri dari 5 antigen, yaitu DTP - HB - HIB (difteri, tetanus, pertusis, hepatitis B dan Haemophilus influenzae tipe B. Setelah melewati beragam pengujian ketat, akhirnya produk inovatif ini dipatenkan dalam bentuk liquid. Bahkan keberadaannya sudah diakui oleh WHO.

Ada nilai kepedulian yang juga ingin ditularkan Bio Farma kepada masyarakat. Kami akan selalu berkomitmen menghasilkan produk yang ramah lingkungan, mengendalikan pencemaran, melakukan perbaikan berkesinambungan, serta menghemat energi dan sumber daya alam. 

Kami sangat memperhatikan faktor keamanan untuk konsumen, setiap produk Bio Farma yang dilengkapi dengan teknologi vaccine vial monitor (VVM). Tanda ini berperan menakar kualitas vaksin. Sehingga apabila terpapar suhu yang tidak semestinya, indikasi warna yang tertera pada kemasan vaksin  akan berubah warna.

Kami juga membagi saluran distribusi produknya menjadi dua sektor, yakni sektor pemerintah dan sektor swasta. Untuk sektor pemerintah, vaksin Bio Farma dikirim langsung dari pabrik ke dinas kesehatan provinsi untuk didistribusikan lagi ke tingkat rumah sakit pemerintah, puskesmas, dan posyandu di tiap-tiap wiiayah. 

"Tak hanya sukses menjajal bisnis di dalam negeri, Bio Farma juga memiliki nama yang diperhitungkan di mancanegara."

Dedicated to improve quality of life,

Kami juga berperan dan inovasi di ranah internasional, selain sinergi dengan lembaga riset nasional, Bio Farma juga mengandalkan kerjasama dengan berbagai Iembaga riset luar negeri dalam memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang. Bio Farma juga menggandeng Iembaga seperti Organisasi Konferensi Islam (OKI) serta DeveIoping Countries Vaccine Manufacturer Network (DCVMN/organisasi produsen vaksin di negara-negara ber kembang). 

Pemasaran vaksin tersebut juga termasuk vaksin pentavalent yang sudah diiuncurkan di dalam negeri sejak 2013. Tahun 2014 vaksin tersebut telah diaudit oleh WHO dan mendapat Pengakuan sesuai dengan standar internasional. Dan sejak tahun lalu sudah diekspor ke Mesir dan negara-negara Arab Iainnya. 

Andil Indonesia juga akan semakin besar, jadi tidak sebatas mengeskpor produk jadi ke 57 negara anggota OKI, tetapi juga mengirimkan vaksin setengah jadi ke sembilan negara produsen vaksin DCVMN tadi. Selanjutnya, Bio Farma akan melakukan transfer bioteknologi supaya negara negara tersebut mandiri untuk menyediakan vaksin guna memenuhi program imunisasi dasar 

Saat ini, kami juga fokus pada penelitian dan pengembangan produk berkualitas dan bersertifikasi halal, kami berusaha menemukan solusi bersama negara-negara organisasi kerjasama Islam (OKI). Upaya ini menitikberatkan pada pencarian kriteria halal untuk medikasi.

Faktor Keamanan Menjadi Perhatian Penting Bio Farma

Faktor keamanan juga menjadi perhatian Bio Farma. Hal ini dapat diamati dari setiap produk Bio Farma yang dilengkapi dengan teknologi Vaccine Vial Monitor (VVM). Tanda ini berperan menakar kualitas vaksin. Pasalnya, bila terpapar suhu yang tidak semestinya, vaksin itu akan berubah warna.

Untuk kebutuhan vaksin dalam negeri, Bio Farma membagi saluran distribusi produknya menjadi dua sektor, yakni pemerintah dan sektor swasta. Untuk sektor pemerintah, vaksin Bio Farma dikirim langsung dari pabrik ke dinas kesehatan provinsi untuk didistribusikan lagi ke tingkat rumah sakit pemerintah, puskesmas. dan posyandu di tiap-tiap wiiayah.

Bagaimana dengan sepak terjang di ranah internasional? Selain sinergi dengan lembaga riset nasional, Bio Farma juga mengandalkan kerjasama dengan berbagai Iembaga riset luar negeri dalam memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang. Bio Farma juga menggandeng Iembaga seperti Organisasi Konferensi Islam (OKI) serta DeveIoping Countries Vaccine Manufacturer Network (DCVMN/organisasi produsen vaksin di negara-negara ber kembang).

CONTRIBUTED TO THE HEALTH OF NATION THROUGH THE YEARS

AKSES KESEHATAN DAN PERCEPATAN PENGEMBANGAN INDUSTRI FARMASI

Sesuai instruksi presiden Republik Indonesia nomor 6 tahun 2016 tentang percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan, Bio Farma senantiasa mendukung percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan, dengan menjamin ketersediaan sediaan farmasi dan alat kesehatan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan dalam rangka Jaminan Kesehatan Nasional.

Bio Farma berkomitmen meningkatkan daya saing industru farmasi dan alat kesehatan di dalam negri dan ekspor, Saat ini dengan sejumlah 13 produk yang telah mendapatkan pengakuan – Pra Qualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) Lebih dari 130 negara telah menggunakan produk Bio Farma, kami telah menjadi produsen Vaksin yang terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas prduksi lebih dari 3,2 miliar dosis pertahun. Namun demikian Kami senantiasa memprioritaskan kebutuhan vaksin dalam negeri.

Bio Farma mendorong penguasaan teknologi dan Inovasi dalam bidang farmasi dan alat kesehatan dan mempercepat kemandirian dan pengembangan produksi bahan baku untuk pemenuhan kebutuhan dalam negri dan ekspor serta memulihkan dan meningkatkan kegiatan industri/utilisasi kapasitas industri.

Kami berkomitmen dalam pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan terutama pengembangan ke arah Biopharmacutical, vaksin, natural, dan Active Pharmaceutical Ingredients (API) kimia. Melalui forum riset vaksin dan lifescience nasional kami mendorong dan mengembangkan penyelengaraan riset dan Pengembangan sediaan farmasi dan alat kesehatan dalam rangka kemandirian industri farmasi dan alat kesehatan

ACHIEVEMENT
IN
OUR INNOVATION

Bio Farma terus  menorehkan prestasi yang membanggakan. Penghargaan PROPER Emas diraih selama tiga tahun berturut (2014,2015, 2016) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Ter|ebih, Bio Farma merupakan perusahaan farmasi satu-satunya yang mendapat penghargaan PROPER Emas. Pada ajang Indonesia Green Company 2012 yang diselenggarakan SWA, Bio Farma terpilih sebagai Salah satu perusahaan terbaik.

 

Direktur Produksi Bio Farma, Juliman, menerima penghargaan Proper Emas dari Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres di Jakarta.