Geo Diversity

Bio Farma sebagai pelaku industri mempunyai tanggung jawab untuk senantiasa menjaga dan melakukan pengendalian dampak aktivitas operasional terhadap lingkungan hidup. Bio Farma berkomitmen untuk menjadi green industry, dengan menjalankan proses bisnis yang ramah lingkungan, efektif dan efisien dalam penggunaan energi dan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

Geo Diversity
Bio Diversity

Bio Diversity

Kami melakukan berbagai program pelestarian alam seperti penanaman pohon di daearah yang rawan bencana, pembuatan sumur resapan, konservasi tanah dan mata air, yang kesemuanya bertujuan sebagai upaya konservasi keanekaragaman hayati. Secara berkelanjutan. Bio Farma sangat intens melakukan konservasi plasma nutfah seperti pemuliaan tanaman bawang merah, pemuliaan domba garut, pemuliaan bunga kol dan produk hortikultura lainnya. Tahun depan, kami berencana untuk ikut terlibat dalam program perlindungan primata seperti Orang Utan, Lutung, Kera Ekor Panjang, dan Owa Jawa di pusat perlindungan satwa Cikananga.

Cultural Diversity

Cultural-Diversity (keanekaragaman budaya) melalui aktivitas mempertahankan keanekaragaman budaya dan kearifan lokal. Biofarma senantiasa mendukung program-program dan menjaga keragaman budaya di lingkup Biofarma maupun lingkup luar dengan beragam kegiatan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia.

Cultural Diversity

Bio Farma menunjukkan komitmennya dalam kegiatan CSR dengan mengadopsi standar internasional, yaitu ISO 26000:2010 Guidance on social responsibility. Komitmen tersebut tidak terlepas dari kesadaran akan pentingnya penerapan etika perilaku bisnis dalam pengelolaan perusahaan yang diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan Budaya Perusahaan (Corporate Culture) yang baik.

Tanggung jawab sosial perusahaan merupakan wujud kesadaran Bio Farma sebagai upaya meningkatkan hubungannya dengan masyarakat dan lingkungannya. Kepedulian Bio Farma terhadap tanggung jawab sosial tidak terlepas pula dari kenyataan bahwa dimensi sosial memberikan pengaruh terhadap setiap aktivitas bisnis. Perusahaan percaya bahwa dimensi sosial bukan sesuatu yang terpisah melainkan berjalan beriringan untuk meningkatkan keberlanjutan proses bisnis perusahaan.

CSR adalah operasi proses bisnis Bio Farma yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, melainkan untuk pembangunan sosial ekonomi kawasan secara terintegrasi, dan berkelanjutan.

Bio Farma menerapkan tiga pendekatan utama dalam melaksanakan kegiatan CSR, yaitu Biodiversitas, Geodiversitas, dan Kulturdiversitas. Bio Farma menjaga pemuliaan untuk setiap spesies yang dikembangkan, melindungi segala bentuk keanekaragaman di sumber daya hayati, dan melestarikan segala bentuk kebudayaan warisan masyarakat.

Lima Pilar Prioritas CSR

Ekonomi

Meningkatkan kemampuan perekonomian masyarakat dan memperkuat potensi pertumbuhan usaha kecil melalui program kemitraan untuk memberikan manfaat kepada semua pihak, sehingga menciptakan kemandirian masyarakat melalui UKM.

Lingkungan

Bio Farma sebagai pelaku industri mempunyai tanggung jawab untuk senantiasa menjaga dan melakukan pengendalian dampak aktivitas operasional terhadap lingkungan hidup.  Beragam penghargaan yang diterima Biofarma mengenai keterlibatan dalam menjaga lingkungan diantaranya: EHS, Proper Emas dan K3.

SOSIAL

Bio Farma terus menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan menjalankan kegiatan operasinya yang pro lingkungan, dengan menekan serendah mungkin dampak lingkungan. Berbagai kegiatan Biofarma dengan masyarakat diantaranya: bantuan sosial, donasi vaksin.

TANGGUNG JAWAB PRODUK

Biofarma memiliki tanggung jawab terhadap setiap produk vaksin Biofarma dengan melakukan edukasi dan sosialisasi produk.

TANGGUNG JAWAB TERHADAP KARYAWAN

Biofarma menerapkan konsep work life balance menjadikan setiap karyawan Biofarma memiliki kualitas kerja dan kehidupan yang seimbang dan berkualitas.

Visi CSR Bio Farma Adalah “Menjadi Perusahaan Yang Mempunyai Tanggung Jawab Sosial Terpercaya, Bereputasi Global Dalam  Pengembangan Masyarakat Dan Lingkungan.” Dengan Visi Tersebut, Bio Farma Ingin Mewujudkan Tangggung Jawab Sosial Yang Tidak Sekedar Menunaikan Kewajiban Dan Menyisihkan Sebagian Laba Untuk Kegiatan Charity Saja. CSR Bukan Hanya Kegiatan Member Bantuan Jangka Pendek Yang Tidak Menyelesaikan  Ermasalahan Di Masyarakat Dan Lingkungan, Tetapi Harus Menjadi Kegiatan Yang Memberi Dampak Jangka Panjang Dan Berkelanjutan Bagi Semua Pemangku Kepentingan

  1. Tanggung Jawab Sosial (CSR) Bio Farma Difokuskan Pada 4 Pilar Prioritas, Yaitu:
    Bidang Kesehatan (“Sehat Bersama Bio Farma”), Dengan Upaya Meningkatkan Standar Kesehatan Kelompok Masyarakat Tertentu Seperti Mengurangi Angka Kematian Bayi, Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak, Pemberantasan Penyakit Menular Dan Membangun Infrastruktur Kesehatan.

  2. Bidang Pendidikan (“Cerdas Bersama Bio Farma”), Dengan Upaya Memperbaiki Kualitas Dan Tingkat Pendidikan Masyarakat Yang Difokuskan Pada Peningkatan Keterampilan Masyarakat Binaan.

  3. Bidang Ekonomi (“Mandiri Bersama Bio Farma”), Dengan Upaya Pemberdayaan Masyarakat Meningkatkan Kemampuan Perekonomian Masyarakat Dan Memperkuat Potensi Pertumbuhan Usaha Skala Kecil Melalui Program Kemitraan Untuk Memberikan Manfaat Kepada Semua Pihak.

  4. Bidang Lingkungan (“Hijau Bersama Bio Farma”), Dengan Upaya Melindungi Dan Menjaga Kualitas Lingkungan Hidup Baik Internal Maupun Eksternal Untuk Menjaga Hubungan Yang Harmonis Antara Perusahaan Dengan Lingkungan Alam.

Sasaran Wilayah

Sasaran wilayah Program CSR Bio Farma terbagi menjadi tiga wilayah yaitu warga masyarakat yang tinggal di sekitar Bio Farma . Warga masyarakat Jawa Barat yang tinggal di luar area atau yang tidak bersentuhan langsung dengan Bio Farma. Masyarakat Indonesia.

Biofarma juga memiliki program CSR dengan sasaran wilayah terpencil, terjauh, terluar. Untuk di dalam negeri bekerjasama dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri serta peran di Internasional bekerjasama dengan lembaga internasional (UNICEF).

Salah satu fokus CSR Bio Farma tahun 2016 adalah program pengembangan kawasan  GEOPARK Ciletuh Palabuhanratu yang telah mendapatkan
predikat sebagai Geopark Nasional di Jawa Barat, dan mempersiapkan untuk visitasi UNESCO untuk masuk menjadi bagian dari UNESCO Global
Geopark (UGG). Dengan proses yang intensif, Bio Farma bersama Pemerintah kabupatan Sukabumi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Universitas
Padjadjaran, Komunitas lokal seperti Persatuan Alam Pakidulan Sukabumi (PAPSI) dan PALAPAH (Komunitas Budaya) serta Media terus bersinergi
dengan untuk pengembangan kawasan agar berhasil menjadi UGG dan masuk kedalam destinasi wisata pilihan Indonesia dan dunia.

Pada 2016 Bio Farma juga turut serta dalam Konferensi UNESCO Global Geopark di Torquay Inggris dan menjadi satu-satunya perwakilan industri dan BUMN yang mempresentasikan CSR khususnya peran dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Kami memegang prinsip bahwa semakin kami beroperasi dan berwawasan global, namun harus lebih mengedepankan muatan lokal serta menjunjung
kearifan lokal.  Berbagai lembaga internasional seperti UGG, menyampaikan bahwa Bio Farma satu satunya korporasi yang sangat memberikan perhatian
sehingga mendukung penuh terhadap proses pengakuan Geopark Ciletuh untuk diakui UNESCO. 

Kami juga terus menerus membantu agar Wilayah Geopark Ciletuh memiliki keunggulan dari aspek BioDiversity dan Geo-diversity, adapun unsur CulturalDiversity saat ini kami sedang menyeleksi  seni dan budaya  geopark serta kuliner khas yang bisa menambah daya tarik wisatawan nasional
dan internasional serta mampu mengembangkan perekonomian masyarakat, dengan selalu bersinergi dengan komunitas seperti PALAPAH serta Komunitas PAPSI.

Membangun Kemandirian Masyarakat

Dengan kompetensi inti di bidang bioteknologi, Bio Farma merancang program Biotech for UKM, yang mengaplikasikan bioteknologi secara tepat guna pada bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) di bidang usaha perikanan, peternakan, serta pembibitan tanaman obat dan buah-buahan. Biotech for UKM lahir dari filosofi CSR Bio Farma untuk memberi kail serta memberi tahu bagaimana cara mengail dan menjual hasil pancingannya. Artinya, Bio Farma melakukan capacity buliding, membangun keterampilan warga. Diagram di bawah menunjukkan bagaimana kompetensi inti Bio Farma dapat diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat dan memberikan solusi untuk keberhasilan UKM. Kami menyebutnya sebagai solusiuntuk kemakmuran.

Selain pemenuhan aspek hak asasi manusia dilingkungan perusahaan, Bio Farma juga merealisasikan aspek hak asasi manusia terkait beberapa
program CSR yang mengangkat hak hak penduduk asli dan dampak positif  dengan mengangkat hak hak penduduk asli,  Dalam program CSR yang
dilaksanakan di wilayah sasaran program, pelibatan kaum perempuan yang merupakan komunitas lokal di wilayah tersebut sangat diperhatikan.

Pelibatan kaum perempuan ini dimulai dari perencanaan sampai pelaksanaan program. CSR Bio Farma memfasilitasi kaum perempuan lokal
dalam mengembangkan usaha untuk penghidupan berkelanjutan. Diantaranya adalah program pengembangan kuliner lokal di Geopark Ciletuh
Palabuhanratu, pemberdayaan wanita untuk kampung batik pakidulan, program pengembangan bank limbah ternak dalam program pemuliaan Domba Garut di Kabupaten Garut yang melibatkan Kelompok Wanita Tani setempat, dan Program Pengembangan Produk Pangan olahan pertanian lokal di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

The Best
Sustainability
Report

Bio Farma raih penghargaan “Best Sustainability Report Category Manufacturers” Penghargaan diserahkan langsung oleh Sarwono Kusumaatmadja, Ketua Dewan Juri SRA 2016 dan diterima oleh Juliman, Direktur Produksi Bio Farma.