Good Corporate Governance

Praktik GCG Bio Farma

Perjalanan panjang Bio Farma selama lebih dari 126 tahun membangun reputasinya membuat Perusahaan senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas serta menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance ) sebagai landasan utama dalam setiap kegiatan usahanya. Praktik tata kelola sesuai kebijakan dan peraturan perundang-undangan telah melekat dalam sikap, prilaku, pola pikir, dan cara kerja setiap tenaga kerja Bio Farma yang yang tercermin dalam budaya Perusahaan yaitu profesional (professional), integritas (integrity), kerja sama (team work), inovasi (innovation), dan berorientasi kepada pelanggan (customer oriented).

Penerapan GCG di Bio Farma bertujuan untuk mencapai keberhasilan atas visi, misi, dan tujuan Perusahaan, yang berlandaskan atas 5 (lima) prinsip-prinsip dasar GCG yaitu

  1. Transparansi (transparency) yaitu keterbukaan dalam mengungkapkan informasi material dan relevan mengenai Perusahaan.
  2. Akuntabilitas (accountability) yaitu kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban Organ sehingga pengelolaan Perusahaan terlaksana secara efektif.
  3. Pertanggungjawaban (responsibility) yaitu kesesuaian di dalam pengelolaan Perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
  4. Kemandirian (independency) yaitu keadaaan di mana Perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
  5. Kewajaran (fairness) yaitu keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak-hak Pemangku Kepentingan (Stakeholders) yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan

Tujuan Penerapan prinsip-prinsip GCG di Bio Farma

  1. Mengoptimalkan nilai Perusahaan agar memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional maupun internasional, sehingga mampu mempertahankan keberadaannya dan hidup berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.
  2. Mendorong pengelolaan Perusahaan secara profesional, efisien dan efektif serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian Organ Perusahaan.
  3. Mendorong agar Organ Perusahaan dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku Kepentingan maupun kelestarian lingkungan di sekitar Perusahaan.
  4. Meningkatkan kontribusi Perusahaan di lingkungan sekitar Perusahaan dan dalam perekonomian nasional.
  5. Meningkatkan iklim yang kondusif di lingkungan sekitar Perusahaan.

Seluruh jajaran Bio Farma meyakini bahwa penerapan GCG dapat mendukung tercapainya tujuan Perusahaan baik dalam hal pertumbuhan usaha, profitabilitas, dan keberlangsungan usaha jangka panjang. Dengan demikian, Perusahaan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, meningkatkan kesejahteraan keluarga besar Perusahaan, dan memberikan kontribusi optimal bagi negara.

PT Bio Farma (Persero) memiliki kerangka GCG yang dibentuk berdasarkan sistem Tata Kelola yang ada di Bio Farma. Adapun kerangka GCG PT Bio Farma (Persero) sebagai berikut:

gcg

Road Map GCG

Untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG sehingga menjadi semakin baik lagi, manajemen telah menetapkan Roadmap GCG tahun 2006–2018 yang terbagi atas 4 fase yang diselaraskan dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 5 tahun. Sasaran akhir yang hendak dicapai adalah posisi sebagai perusahaan global yang penetapan strateginya melalui pendekatan CSR Global menuju Good Sustainability Citizenship. Untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kinerja Bio Farma, maka Bio Farma memperbaiki road map GCG sebagai berikut :

roadmapgcg

Penilaian (Assessment) dan Evaluasi Penerapan GCG

Asesmen penerapan GCG di Bio Farma mengacu pada pasal 44 Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola yang Baik pada BUMN Bab XII tentang Pengukuran Terhadap Penerapan GCG, yang mewajibkan BUMN untuk melakukan pengukuran terhadap penerapan GCG dalam bentuk penilaian (assessment), yaitu program untuk mengidentifikasi pelaksanaan GCG di BUMN melalui pengukuran pelaksanaan dan penerapan GCG di BUMN yang dilaksanakan secara berkala setiap 2 (dua) tahun dan melakukan evaluasi (review), yaitu program untuk mendeskripsikan tindak lanjut pelaksanaan dan penerapan GCG di BUMN yang dilakukan pada tahun berikutnya setelah penilaian, yang meliputi evaluasi terhadap hasil penilaian dan tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan.

Penilaian yang menggunakan jasa instansi pemerintah yang berkompeten di bidang GCG dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Barat yang telah melakukan asesmen GCG secara berkala selama 5 periode. Hasil asesmen penerapan GCG periode 2014 yang dilaksanakan pada tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Hasil Asesmen Implementasi GCG

Berikut trend skor GCG yang diperoleh PT Bio Farma (Persero) untuk periode tahun 2012, 2013, 2014, dan 2015 :

sektor-GCG

Indikator penilaian didasarkan pada scorecard yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluas atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara, yang terdiri dari 43 (empat puluh tiga) indikator, 153 (seratus lima puluh tiga) parameter, dan 572 (lima ratus tujuh puluh dua) FUK.

Adapun rincian skor setiap aspek Assessment GCG tahun 2012, 2013, 2014, dan 2015 sebagai berikut :

sektor-tiap-aspek

Keterangan : untuk periode 2013 dan 2015 dilakukan self assessment oleh Tim Penilai Internal