Bio Farma Terus Dorong Ciletuh Masuk Jaringan Geopark UNESCO

By biofarma

Bisnis.com, BANDUNG–Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu akan terus dibangun dan dikembangkan yang salah satunya supaya masuk daftar UNESCO Global Geopark pada tahun depan.

Untuk mengakselerasi itu, PT Bio Farma (Persero), Pemkab Sukabumi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PTPN VIII, Universitas Padjadjaran, PD Jawi, Forum Komunikasi Kelompok Penggerak Pariwisata Kabupaten Sukabumi, dan Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi, telah menandatangani MoU dengan Pemprov Jabar.

MoU sendiri berlangsung pada Senin 28 November 2016 di Gedung Sate Bandung yang ditandatangani Direktur Utama Bio Farma Iskandar dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Iskandar mengatakan Bio Farma menitikberatkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu melalui Program CSR.

Menurutnya, kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu  yang sejak tahun 2013 telah menjadi salah satu wilayah sasaran Program CSR Bio Farma ini sudah menghasilkan beberapa jenis produk UKM berbasis sumber daya lokal antara lain kerajinan Batik Pakidulan, Geokuliner Ciletuh, produk keripik mangga dan papaya calina, beras hitam, pais lubang, dan unagi kabayaki yang berasal dari sidat lokal di Ciletuh.

Iskandar mengatakan MoU ini juga memuat kesepakatan untuk menjadikan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu ini menjadi UNESCO Global Geopark.

“Sebelum menjadi kawasan Geopark yang mendunia, masyarakat yang tinggal di kawasan ini harus maju dan mandiri, serta mahir untuk mengelola sendiri potensi yang ada di kawasan ini,” katanya melalui siaran pers.

Pemprov Jabar juga akan mengajukan kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

”Keahlian Bio Farma dalam pembuatan vaksin, dan potensi yang ada di kawasan ini, kami ingin masyarakat di sini untuk dapat menerapkannya secara sederhana dalam kegiatan perekonomian mereka, seperti pembuatan Batik Pakidulan, proses pengeringan makanan ringan, pengelolaan air bersih sehingga dapat meningkatkan perkonomian masyarakat lokal,” ucap Iskandar.

Iskandar menambahkan dengan adanya MoU ini, menggambarkan bawah Bio Farma sangat serius dalam menjadikan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, menjadi daerah yang mandiri secara sosial dan ekonomi dan sejalan dengan program CSR Bio Farma yang berkelanjutan.

Bio Farma Boyong Batik Pakidulan Pameran Di Aljazair

By biofarma

Bisnis.com, BANDUNG–Mitra binaan PT Bio Farma (Persero) disertakan dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair pada tanggal 23 – 27 November 2016.

Mitra usaha binaan Bio Farma itu batik ramah lingkungan Batik Pakidulan dan N-Bee yang memroduksi kerajinan perhiasan perak, dan batu alam.

Pameran itu sendiri dibuka langsung oleh Perdana Menteri Aljazair, Abdelmalek Sellal.

R. Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma mengatakan keikutsertaan mitra binaan pada acara itu untuk turut mempromosikan potensi cultural diversity dan geo diversity, serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika.

“Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global,” katanya melalui siaran pers.

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

Pameran diikuti oleh 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Herry menambahkan Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu, juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris, dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar dan Geologi UNPAD mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO.

Bio Farma Dukung Pengembangan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu

By biofarma

BANDUNG — Bio Farma berpartisipasi untuk pengembangan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu sebagai salah satu upaya agar dapat menjadi UNESCO Global Geopark. Perusahaan ini menekan MoU bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PTPN VIII, Universitas Padjadjaran, PD Jawi, Forum Komunikasi Kelompok Penggerak Pariwisata Kabupaten Sukabumi, dan Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi, Senin (28/11).

Bio Farma menitik beratkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu melalui Program CSR. Kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu  yang sejak tahun 2013 telah menjadi salah satu wilayah sasaran Program CSR Bio Farma ini sudah menghasilkan / beberapa jenis produk UKM berbasis sumber daya lokal antara lain kerajinan Batik Pakidulan, Geokuliner Ciletuh, produk keripik mangga dan papaya calina, beras hitam, pais lubang, dan unagi kabayaki yang berasal dari sidat lokal di Ciletuh.

Direktur Bio Farma Iskandar mengatakan sebelum menjadi kawasan Geopark yang mendunia, masyarakat yang tinggal di kawasan ini harus maju dan mandiri, serta mahir untuk mengelola sendiri potensi yang ada di kawasan ini. ”Dengan keahlian yang Bio Farma miliki dalam pembuatan vaksin, dan potensi yang ada di kawasan ini, kami ingin masyarakat di sini untuk dapat menerapkannya secara sederhana dalam kegiatan perekonomian mereka, seperti pembuatan Batik Pakidulan, proses pengeringan makanan ringan, pengelolaan air bersih dll, sehingga dapat meningkatkan perkonomian masyarakat lokal”, ujar Iskandar.

Iskandar menambahkan dengan adanya MoU ini, menggambarkan Bio Farma serius dalam menjadikan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, menjadi daerah yang mandiri secara sosial dan ekonomi dan sejalan dengan program CSR Bio Farma yang berkelanjutan.

Bio Farma Ajak Mitra Binaan Pameran di Aljazair

By biofarma

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG —  Bio Farma turut serta dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair. Pada tanggal 23 – 27 November, Bio Farma membawa serta mitra binaan yang sudah berhasil dan memiliki keunggulan yaitu batik ramah lingkungan, batik pakidulan dan N-Bee kerajinan perhiasan perak dan batu alam.

Menurut R.Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma, keikutsertaan mitra binaannya di acara tersebut untuk turut mempromosikan potensi keragaman di bidang budaya – cultural diversity dan geo diversity. “Serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika. Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global,” kata dia.

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furnitur, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Bio Farma Turut Serta Dalam Pameran Indonesia Terpadu di Al-Jazair

By biofarma

 

Bio Farma turut serta dalam pameran indonesia terpadu di Al jazair
Yan Jauhardi, Kepala Bagian PKBL Bio Farma (paling kanan) beserta Dubes RI untuk Aljazair Safira Machrusah (tengah) beserta perwakilan Kementerian luar negeri di arena SAFEX Aljazair.

(Bandung, 29/11), Bio Farma turut serta dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair pada tanggal 23 – 27 November 2016. Bio Farma membawa serta mitra binaan yang sudah berhasil dan memiliki keunggulan yaitu Batik Ramah Lingkungan, Batik Pakidulan dan N-Bee Kerajinan Perhiasan Perak dan Batu Alam pada pameran dagang yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Aljazair, Abdelmalek Sellal.

Menurut R.Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma, “keikutsertaan mitra binaannya di acara tersebut untuk turut mempromosikan potensi keragaman di bidang budaya – cultural diversity dan geo diversity, serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika. Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global.”

 

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

 

Pameran diikuti oleh 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Herry menambahkan “Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu, juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris, dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar dan Geologi UNPAD mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO”

———-*****———-

 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

[:en]

Bio Farma turut serta dalam pameran indonesia terpadu di Al jazair
Yan Jauhardi, Kepala Bagian PKBL Bio Farma (paling kanan) beserta Dubes RI untuk Aljazair Safira Machrusah (tengah) beserta perwakilan Kementerian luar negeri di arena SAFEX Aljazair.

(Bandung, 29/11), Bio Farma turut serta dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair pada tanggal 23 – 27 November 2016. Bio Farma membawa serta mitra binaan yang sudah berhasil dan memiliki keunggulan yaitu Batik Ramah Lingkungan, Batik Pakidulan dan N-Bee Kerajinan Perhiasan Perak dan Batu Alam pada pameran dagang yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Aljazair, Abdelmalek Sellal.

Menurut R.Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma, “keikutsertaan mitra binaannya di acara tersebut untuk turut mempromosikan potensi keragaman di bidang budaya – cultural diversity dan geo diversity, serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika. Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global.”

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

Pameran diikuti oleh 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Herry menambahkan “Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu, juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris, dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar dan Geologi UNPAD mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO”

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

[:]