Sekda Kota Bandung Vaksinansi Influenza

By Bio Farma

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ronny Ahmad Nurudin melaksanakan / mendapatkan melakukan vaksin Influlenza di layanan vaksinasi Imunicare, Bio Farma pada Jumat 20 Maret 2020. Dalam kunjungan singkat tersebut, Ema mengharapkan dengan mewabahnya virus  Covid19 ini, masyarakat kota Bandung khususnya, diminta untuk tetap tenang dan menjaga kesehatan sealah satu caranya melalui cuci tangan secara teratur.

Cegah Penyebaran Covid-19, Bio Farma Salurkan Bantuan Masker & Hand Sanitizer

By Bio Farma

Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan & Sosial, R Herry (kiri) yang mewakili Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, menyerahkan bantuan secara simbolis masker dan hand sanitizer kepada Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Berli Ramdani (kanan) di Kantor Dinas Kesehatan Jawa Barat pada tanggal 17 Maret 2020 di Bandung.

 

Bandung – Cegah penyebaran Covid-19, Bio Farma Sebagai Induk Holding BUMN Farmasi menyerahkan bantuan secara simbolis  sebanyak 12.000 botol hand sanitizer dan 10.000 masker di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Jalan Pasteur No. 25 Kota Bandung, Selasa (17/03). Masker dan hand sanitizer tersebut akan didistribusikan ke SD, SMP, SMA, tempat ibadah, hingga rumah sakit di Kota Bandung.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan & Sosial, R. Herry yang mewakili Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, kepada Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar dan perwakilan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), dr. Ahmad Ramdan Sp.OT, Kabag SDM.

Dalam sambutannya, Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan & Sosial Bio Farma, R. Herry mengungkapkan  “Ini merupakan salah satu bukti kami hadir ke masyarakat. di tengah kepanikan masyarakat kami memberikan hand sanitizer dan masker yang sulit diakses oleh masyarakat dan kalau pun ada harga nya pasti mahal” ujarnya.

Selain itu, Bio Farma akan memberikan vaksinasi secara gratis kepada perawat ataupun tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin yang menjadi rujukan bagi penanganan Covid-19.

Pemberian bantuan ini disambut baik oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Ramdani, menyatakan pemberian bantuan ini merupakan sinergi untuk menghadapi pandemi Covid-19, “ ini merupakan sinergi dalam rangka sama sama menghadapi Covid-19 sudah dinyatakan pandemi, Sehingga tidak terjadi kepanikan dan menghamburkan sumber daya”. ujar Berli Ramdani

Ia pun menambahkan bahwa bantuan ini bisa dimaksimalkan oleh para pekerja dengan resiko tinggi “Kita apresiasi dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada tenaga medis dan tenaga pengajar” Tutupnya.

Tidak hanya disitu, kedepannya jika kegiatan belajar mengajar sudah normal, Bio Farma juga akan melakukan program ‘pola hidup sehat’ ke sekolah-sekolah.

 

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 5093

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Duta Baca Jawa Barat Gandeng Bio Farma Dalam Edukasi Vaksin

By Bio Farma

Nadia Puspa Staff External Relations sedang menceritakan perjalanan vaksin kepada Duta Baca Jawa Barat  dari  27 kabupaten/kota dengan tujuan agar para Duta Baca paham tentang pentingnya imunisasi pada tanggal 10 Maret 2020 di Museum Bio Farma,

 

Bandung – PT Bio Farma (Persero) menerima kunjungan dari Finalis Duta Baca Jawa Barat 2020 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispuspida) Jawa Barat pada Selasa (10/03). Selain  para finalis yang berasal dari 27 kabupaten/kota, kunjungan ini juga di ikuti oleh para Pustawakan dan Arsiparis dari Dispuspida.

Dalam sambutannya, Head of External Relations, Ratna Djuwita menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Jawa Barat yang telah menginisiasi para  Duta Baca Jawa Barat berkunjung ke Bio Farma, Ratna berharap semoga apa yang di dapat dari kunjungan ini dapat menambah wawasan dan manfaat hingga dapat mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya imunisasi dan  pencegahan paparan virus.

Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai Profil Perusahaan, produksi vaksin hingga paparan pencegahan penyebaran virus yang saat ini mewabah oleh Hafiz Mizwar Fauzi sebagai Social Media Planner Bagian Komunikasi Perusahaan Bio Farma.

Kabid Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca Dispuspida Jawa Barat, Neni Alyani menyatakan bahwa kunjungan ke Bio Farma untuk meningkatkan wawasan tentang pentingnya kesehatan terutama soal isu penyebaran wabah virus. “Saya rasa Bio Farma merupakan tempat yang tepat bagi para Finalis Duta Baca terutama bagi milenial yang bukan dari kalangan kesehatan untuk mendapatkan jawaban tentang virus yang sedang meng-global” ujarnya.

Panitia pemilihan Duta Baca juga mewajibkan peserta untuk membuat vlog dan menggunggahnya di sosial media yang secara tidak langsung mengedukasi masyarakat tentang Bio Farma.“Dengan menularkan minat baca ke masyarakat, tentunya para finalis bisa menyebarkan informasi positif kepada masayarakat sehingga mereka mendapatkan pemahaman terhadap virus yang sedang mewabah saat ini, termasuk upaya preventif penanggulangan virus tersebut” ujar Neni Alyani.

Finalis dari Kabupaten Pangandaran, Aldi Nurfadilah mengungkapkan bahwa setelah kunjungan ini ia mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya pencegahan penyakit dah manfaat vaksin bagi tubuh.

“ Sebelumnya saya tidak tahu soal penyakit apa saja yang bisa dicegah sejak dini. Tapi dengan adanya kunjungan ini saya jadi paham ternyata tubuh saya sudah terlindungi dari berbagai penyakit berkat pemberian vaksin yang saya terima saat bayi” Pungkasnya.

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810

Bio Farma Teken Kontrak Kerja Sama Dengan Enam Distributor Resmi

By Bio Farma

Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, baru saja melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan dua distirbutor untuk produk-produk Bio Farma, antara lain PT Indofarma Global Medika (IGM) dan Kimia Farma Trade and Distribution (KFTD) yang masing – masing adalah anak perusahaan dari anggota Holding BUMN Farmasi yaitu Kimia Farma Tbk, dan Indofarma Tbk. Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan I Bio Farma, Sri Harsi Teteki (kedua dari kiri), Direktur Utama IGM, Indra Dewantara (kiri), Direktur Production and Supplya Chain, Kimia Farma, Tbk.

Bio Farma juga melaksanakan penandatanganan dengan distributor lainnya, baik dari BUMN seperti PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan swasta seperti Merapi, Sagi Capri, dan Rajawali Nusindo (RNI).

Menurut Sri Harsi, pasca ditunjuknya Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, dengan anggota Kimia Farma Tbk, dan Indofarma Tbk, diharapkan penyebaran produk vaksin dapat lebih merata ke pelosok negeri, dan jalur distribusinya terutama untuk pasar swasta dapat lebih terintegrasi, “Dengan distribusi yang terintegrasi bersama Kimia Farma yang memiliki anak usaha Kimia Farma Trading and Distributioin (KFTD) dan Indofarma Tbk, dengan anak usaha IGM, akan mempercepat pengiriman produk vaksin, sehingga cakupan imunisasi bisa meningkat, yang akan membuat SDM Indonesia menjadi lebih sehat dan unggul”, Ungkap Sri Harsi. Beliau menambahkan, dengan terintergrasinya sistem distribusi ini, akan meningkatkan juga kepuasan pelanggan dalam hal penerimaan vaksin dari Bio Farma.

 

 

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810

 

 

Bio Farma Raih Good Performance pada BUMN Performance Excellence Award 2020

By Bio Farma

Jakarta (04/20), Bio Farma berhasil meraih predikat good performance  dalam BUMN Performance Excellence Awards (BPEA) 2020. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Ekselen BUMN (FEB) bekerja sama dengan majalah Infobank di Ballroom Hotel Kempinski Bundara HI Jakarta pada Rabu 4 Maret 2020. Penghargaan diserahkan oleh Firmanto Purdhy selaku Sekretaris Umum FEB .

Honesti Basyir, selaku Direktur Utama Bio Farma menyatakan bahwa dengan diraihnya penghargaan ini menunjukkan bahwa Bio Farma terbukti memiliki kinerja unggul, sesuai dengan visi presiden yaitu selain harus menjalankan reformasi birokrasi untuk mengurangi beban birokrasi yang panjang, BUMN ke depan diharapkan tidak hanya berkiprah di dalam negeri tapi juga berkompetisi di pasar global. Bio Farma sendiri telah mengekspor produknya ke lebih dari 140 negara.

Bio Farma mendapatkan penghargaan untuk kategori yang didasarkan pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU). Skor KPKU Bio Farma terus mengalami peningkatan, yaitu tahun 2017 memperoleh skor 537, 2018 tidak ada penilaian KPKU dan tahun 2019 mendapatkan skor 563,25. Dengan skor tersebut, Bio Farma sudah masuk menjadi 39 BUMN yang memiliki kinerja yang baik (Good Performance).

BPEA merupakan assessment yang diselenggarakan oleh FEB. dengan assessment, BUMN memiliki alat ukur yang shahih berdasar tujuh kriteria penilaian, sehingga bisa melakukan perbaikan dari Opportunity for Improvement (OFI) menuju Action for Improvement (AFI). Sejak tahun 2012, assessment terhadap BUMN dilakukan oleh tim eksternal FEB. Forum ini terdiri dari tenaga – tenaga assessor dari tim ahli dari BUMN.

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810

Holding BUMN Farmasi di Rakerkesnas 2020

By Bio Farma

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dra. Engko Sosialine Magdalene, Apt., M.Biomed (ketiga dari kiri) berfoto bersama di booth pameran Holding BUMN Farmasi (19/2), dalam kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas 2020) yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 17 – 21 Februari 2020.

 

(Jakarta 18/2) Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi dengan anggota holding Kimia Farma Tbk dan Indofarma Tbk, turut serta dalam Pameran Rapat Kerja Kesehatan Nasional (RAKERKESNAS) TAHUN 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan di JCC Expo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 17 – 20 Februari 2020.

Dalam kesempatan ini, Bio Farma turut memeriahkan acara dengan menghadirkan mini talk show dengan tema “Pencegahan Influenza dan Hepatitis”, yang dipaparkan oleh Kepala Bagian Pelayanan Divisi Unit Klinik, dr. Erwin Setiawan. Selain Bio Farma, Kimia Farma menyampaikan materi tentang “Innovation baru penatalaksanaan diare pada anak” dengan narasumber dr. Taruna Dibya. Tak ketinggalan dalam kesempatan yang sama Indofarma menyampaikan “hidup ber kualitas, hidup sehat alami dengan Herbal Products Indofarma”, di sampaikan oleh Agista, Product Executive, pada hari ke 2 pemaparan mengenai “Pengenalan Produk Hormon” oleh Sriyono, Sales Manager Produk OGB Indofarma.

Rakerkesnas tahun ini juga akan dihadiri oleh beberapa menteri terkait, seluruh pejabat di lingkungan Kementerian Kesehatan baik di kantor pusat maupun daerah, seluruh Kepala Dinas Kesehatan baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota, seluruh Direktur RSUD Provinsi, dan Kab/Kota, para wakil lintas sektor terkait, para wakil organisasi profesi.

Dalam sambutannya Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan Rakerkesnas tahun ini mengusung tema Promotif Preventif Kesehatan untuk Membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul menuju Indonesia Maju 2045. Sebanyak 2.215 peserta dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Rakerkesnas 2020 dilaksanakan untuk memantapkan Rencana Strategis Pembangunan Kesehatan tahun 2020-2024, serta adanya masukkan dari daerah (peserta Rakerkesnas) terkait isu-isu strategis.

Holding BUMN Farmasi

Setelah ditetapkan menjadi induk holding BUMN farmasi dengan anggota holding Kimia Farma Tbk dan Indofarma Tbk, Bio Farma siap untuk menjalankan perannya sebagai induk holding BUMN farmasi, antara lain ; mendorong anggota Holding BUMN Farmasi untuk mandiri baik dalam hal penelitian maupun produksi produk – produknya, mendorong anggota Holding BUMN Farmasi untuk menerapkan Produksi dan Quality Management System, untuk mendapatkan Pre-Qualification WHO (PQ WHO). Dengan PQ-WHO, diharapkan Kimia Farma Tbk, dan Indofarma Tbk juga dapat menembus pasar global, serta membantu anggota Holding BUMN Farmasi untuk menjadi global player, mengingat saat ini, produk Bio Farma sudah digunakan di lebih dari 140 negara di dunia dan menembus pasar di negara – negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Adapun Bio Farma, selain sebagai Holding Company, tetap fokus pada core bisnis utama saat ini yaitu sebagai produsen vaksin dan antisera, dengan adanya manajemen tersendiri yang fokus kepada sektor tersebut sebagai operating holding.

Pembentukan holding ini adalah untuk menciptakan efisiensi dan kepastian ketersediaan supply bahan baku, sehingga akan dihasilkan harga produk yang terjangkau, yang akan meningkatkan skala bisnis dan pembentukan holding BUMN farmasi ini merupakan milestone dalam rangka pembentukan ekosistem Healthcare di Indonesia, sehingga dari hulu ke hilirnya dapat dikelola semua dengan baik.

—-0000—-

 

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810

 

Bio Farma Gelar Mini Talk Show di Rakerkesnas 2020

By Bio Farma

Holding BUMN Farmasi turut memeriahkan acara Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas 2020) di Jakarta pada tanggal 17 – 21 Februari 2020 di Jakarta. Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, menghadirkan mini talk show dengan tema “Pencegahan Influenza dan Hepatitis”, yang dipaparkan oleh narasumber Kepala Bagian Pelayanan Mutu dr. Erwin Setiawan.

Ponpes di Jatim diberikan Edukasi Kesehatan melalui Upaya Preventif (Imunisasi)

By Bio Farma

(Surabaya 11/2)  Bio Farma menyelenggarakan Silahturahmi dengan puluhan pengurus pondok pesantren di Jawa Timur. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016 yang bertujuan untuk edukasi dan sosialisasi imunisasi kepada santri dan pondok pesantren. Acara ini dihadiri oleh puluhan pengurus Pondok Pesantren di Jawa Timur, Board of Excecutives Bio Farma, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Dalam  Temu Ulama ini, 50 Pimpinan Pondok Pesantren menrima paparan tentang “Edukasi Kesehatan dan Sosialisasi Vaksin melalui upaya Preventif(Imunisasi) yang disampaikan oleh  Dr. Arifianto, Sp.A.

M. Rahman Rustan selaku Direktur Operasi Bio Farma dalam sambutannya menyampaikan bahwa di Indonesia masih menghadapi isu mengenai keraguan manfaat vaksin dan isu lainnya, “Dalam menghadapi ini diperlukan kolaborasi dan peran dari berbagai pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerima manfaat vaksin”, ungkap Rahman.

Rahman menambahkan bahwa Bio Farma merupakan BUMN produsen vaksin yang produknya telah digunakan ke lebih 140 Negara dan 50 diantaranya adalah negara yang tergabung dalam Organisasi kerjasama Islam (OKI) dimana hanya tujuh yang memiliki pabrik vaksin, namun dari jumlah tersebut hanya dua yang sudah tersertifikasi dari WHO yakni Senegal dan Indonesia.  Indonesia termasuk yang mempunyai produk paling komplit dengan 14 produk  yang diakui WHO. Bio Farma juga telah menjadi center of excellence dalam bidang vaksin bagi negara-negara Islam yang merupakan pencapaian cemerlang bagi Indonesia. Dengan demikian masyarakat tidak usah ragu menggunakan vaksin produksi dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana, dalam paparannya menyampaikan pihaknya sangat antusias dan bersyukur bisa bersilaturahim dengan Bio Farma dan para Pimpinan Pondok Pesantren Jawa Timur . “Imunisasi ini sangat penting karena pencegahan  lebih murah daripada mengobati dan kami berharap pertemuan ini dapat menyampaikan informasi para santri untuk hidup sehat dan bersih, dengan hidup sehat para santri dapat belajar dan ibadah dengan baik”, ujar Herlin.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh 50 Pemimpin Pondok Pesantren ini turut menghadirkan Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaedi untuk menyampaikan pentingnya  peran media dalam sosialisasi kesehatan di lingkungan pondok pesantren. Irfan mengatakan jika masyarakat menerima informasi yang tidak benar masyarakat menjadi tidak sehat.

Diharapkan masyarakat dapat memilah dan memilih jika mendapatkan informasi yang benar dan akurat dan para santri di pesantren juga harus diberikan batasan dalam menyerap informasi yang baik.

 

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Kunjungan Duta Besar LBPP RI untuk Prancis, Andorra, Monako dan Delegasi Tetap RI untuk UNESCO

By Bio Farma

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir (kiri) menyerahkan cindera mata dari Bio Farma kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monako, serta Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Arrmanatha Christiawan Nasir (kanan). Dalam kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2020, KBRI Perancis akan membatu rencana penjajakan kembali kolaborasi antara Bio Farma dengan Institute Pasteur Perancis, dan membantu Holding BUMN Farmasi, untuk memasarkan produk -produknya untuk wilayah Perancis, Afrika dan sekitarnya, dengan jenis produk antara lain vaksin, produk farmasi dan herbal.

Holding BUMN Farmasi : Hadir Untuk Negeri Memperkuat Kemandirian Industri Farmasi Nasional

By Bio Farma

(Jakarta 5/2) Setelah ditetapkan menjadi induk holding BUMN farmasi dengan anggota holding Kimia Farma Tbk dan Indofarma Tbk, Bio Farma siap untuk menjalankan perannya sebagai induk holding BUMN farmasi, antara lain ; mendorong anggota Holding BUMN Farmasi untuk mandiri baik dalam hal penelitian maupun produksi produk – produknya, mendorong anggota Holding BUMN Farmasi untuk menerapkan Produksi dan Quality Management System, untuk mendapatkan Pre-Qualification WHO (PQ WHO). Dengan PQ-WHO, diharapkan Kimia Farma dan Indofarma juga dapat menembus pasar global, dan membantu anggota Holding BUMN Farmasi untuk menjadi global player, mengingat saat ini, produk Bio Farma sudah digunakan di lebih dari 140 negara di dunia dan menembus pasar di negara – negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Penetapan Bio Farma sebagai holding BUMN farmasi, ditandai pasca keluarnya surat persetujuan dari Menteri BUMN selaku RUPS yang menyetujui pengalihan seluruh saham seri B milik Negara Republik Indonesia pada Kimia Farma Tbk maupun Indofarma Tbk ke PT Bio Farma (Persero) pada akhir Januari 2020.

Tujuan dari holding BUMN Farmasi ini adalah selain untuk memperkuat kemandirian industri farmasi nasional, juga untuk meningkatkan ketersediaan produk, dengan menciptakan inovasi bersama dalam penyediaan produk farmasi untuk mendukung ekosistem farmasi dimasa yang akan datang.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan dalam acara Press Conference dengan tema Holding BUMN Farmasi Memperkuat Kemandirian Industri Farmasi Nasional di Jakarta 5 Februari 2020, yang turut dihadiri oleh Direktur Utama Kimia Farma Tbk, Verdi Budidarmo dan Direktur Utama Indofarma Tbk, Arief Pramuhanto.

Saat ini, industri farmasi di Indonesia, masih dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup signifikan, dimana Indonesia masih bergantung pada impor khususnya untuk bahan baku obat atau Active Pharmaceutical Ingredients (API). Kemudian tantangan lainnya adalah access untuk mendapatkan produk farmasi yang cenderung sulit karena keterbatasa jalur distribusi yang membuat harga obat relatf mahal, dan tantangan berikutnya inovasi – inovasi terbaru yang dapat melahirkan produk farmasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Dengan bergabungnya Bio Farma, Kimia Farma dan Indofarma dalam suatu Holding BUMN Farmasi, diharapkan masing – masing dari perusahaan ini, akan memberikan kontribusi pada ketahanan farmasi nasional, sehingga harga produk farmasi bisa lebih murah, karena adanya penurunan harga API dan masyarakat akan lebih mudah mendapatkan produk farmasi dengan jaringan distribusi yang luas dan merata, bahkan hingga ke manca negara dan yang terpenting adalah inovasi – inovasi dapat melahirkan produk baru yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia”, Ujar Honesti.

Beliau menambahkan, dari sisi inovasi Bio Farma sebagai induk holding akan mendorong Kimia Farma Tbk dan Indofarma Tbk, untuk dapat melakukan penetrasi pasar yang lebih luas lagi dengan standar produk yang sudah terkualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Setelah holding ini terbentuk, selain sebagai induk Holding Company, Bio Farma akan tetap fokus pada core bisnis utama saat ini yaitu sebagai produsen vaksin dan antisera, dengan adanya manajemen tersendiri yang fokus kepada sektor tersebut sebagai operating holding.

Sementara Verdi Budidarmo, Direktur Utama Kimia Farma mengatakan “Bahwa dengan Holding BUMN Farmasi ini akan mendukung hilirisasi produk Kimia Farma, Bio Farma dan Indofarma, mengingat saat ini Kimia Farma memiliki rantai bisnis dari hulu ke hilir (retail farmasi, distribusi, laboratorium diagnostik, dan klinik kesehatan).”

Direktur Utama Indofarma – Arief Pramuhanto – menambahkan bahwa, Indofarma berkomitmen mendukung Holding BUMN Farmasi untuk bersama-sama mewujudkan kemandirian dan meningkatkan daya saing industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri. Untuk itu, sesuai blueprint dari Holding BUMN Farmasi, selain tetap mengembangkan beberapa produk farma, Indofarma juga akan menitik fokuskan pada pengembangan produk Natural Extract dan Medical Equipment (alat kesehatan). Hal itu selaras dengan Indofarma Turnaround Strategy, yang telah ditetapkan Manajemen Indofarma sebagai pedoman penentuan arah pengembangan Perusahaan untuk secara berkelanjutan menjadi Profitable Healthcare Company.

Diharapkan, sebagai holding BUMN Farmasi, akan hadir untuk negeri dalam turut serta menciptapkan bangsa Indonesia yang sehat dengan produk – produk bioteknologi, farmasi dan health care kelas dunia yang berdaya saing global.

 

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810