BUMN Hadir – Pembekalan SMN di Biofarma

By Bio Farma

 

(Dilansir Oleh ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/18.)

Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) mencatat penjelasan tim Corporate communications Biofarma saat berkunjung ke Museum Biofarma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/8). Program SMN yang diprakarsai Kementerian BUMN bertujuan menambah wawasan para pelajar di berbagai bidang seperti sejarah, budaya, kesehatan, fotografi jurnalistik, ekonomi, argo bisnis dan bahasa.

(Dilansir Oleh ANTARA JABAR/M Agung Rajasa/agr/18).

(Dilansir Oleh ANTARA JABAR/M Agung Rajasa/agr/18).

(Dilansir Oleh ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/18.)

(Dilansir Oleh ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/18.)

Tingkatkan Elektrifikasi Nasional,Kementrian BUMN Inisiasi Program Sambung Listrik Gratis

By Bio Farma

JAKARTA, 7 Agustus 2018 – Dalam rangka mewujudkan program BUMN hadir untuk negeri dan percepatan program peningkatan rasio elektrifikasi, sebanyak 35 perusahaan pelat merah bersinergi untuk membiayai penyambungan listrik bagi Rumah Tangga Tidak Mampu di sekitar Jawa Barat bagian selatan dan Banten.

Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama ‘Program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu’, antara PT PLN (Persero) dengan 34 BUMN lainnya pada Selasa (7/8/2018). Penandatanganan yang dilakukan di Sinergi Lounge Kementerian BUMN ini disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

“Masih ada warga yang mengakses listrik tapi itu diambil dari rumah tetangganya (Levering). Dengan bantuan sambungan listrik melalui Sinergi BUMN ini, maka warga sepenuhnya akan menikmati listrik resmi dari PLN. Ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam menopang kegiatan ekonomi rumah tangganya,” kata Rini.

Sebanyak 35 BUMN dimaksud yakni PLN, Telkom, BRI, Pertamina, Bank Mandiri, BNI, Angkasa Pura II, Pelindo III, BTN, Pupuk Indonesia, Wijaya Karya, PT PP, PGN, Waskita Karya, Pegadaian, PTPN III, Antam, Jasa Marga, Jasa Raharja, Taspen, Airnav, Askrindo, Jasindo, ASDP Indonesia, Perum Bulog, Jamkrindo, Biofarma, Semen Indonesia, Hutama Karya, Kereta Api Indonesia, Dahana, Perhutani, Pindad, Pos Indonesia dan Jiwasraya.

Dalam mewujudkan program tersebut, BUMN sepakat untuk bersinergi sebagai upaya untuk menjamin terlaksananya penyambungan listrik bagi masyarakat Tidak Mampu dengan biaya penyambungan yang didanai dari dana program BUMN Hadir Untuk Negeri. Dana ini bersifat sponsorship dan bukan berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kementerian BUMN No. S-114/S.MBU/07/2018, tanggal 13 Juli 2018, perihal Program Elektrifikasi Jawa Barat Bagian Selatan dan Banten. Dimana BUMN diminta untuk berkontribusi melistriki wilayah masing-masing berdasarkan penetapan dari Kementerian BUMN. Program ini ditargetkan mampu menembus hingga 103 ribu rumah tangga pada 28 Oktober 2018, dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 56,9 Miliar.

Jumlah masyarakat kurang mampu yang dipilih untuk mendapatkan listrik tersebut ditetapkan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Menteri ESDM Ignasius Jonan pun mengapresiasi program penyambungan listrik tersebut. Menurutnya, sinergi ini merupakan hal yang baik dan luar biasa manfaatnya. “Memang ini perlu untuk saudara-saudara kita dibantu. Kalau bulanan saya yakin mampu tapi kalau pasang yang berat. Saya ucapkan terima kasih kepada BUMN yang sudah berpartisipasi dalam program ini. Ini partisipasi yang luar biasa,” ungkap Jonan.

PLN mencatat, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat tercatat di level 96,79% dengan jumlah KK yang belum terlistriki masih mencapai sebanyak 334.260 KK. Rumah tangga kurang mampu yang mendapat bantuan program sambung listrik gratis ini akan mendapatkan sambungan listrik PLN berdaya 450 Volt Ampere (VA) dengan tarif bersubsidi dan sistem layanan prabayar.

Alasan sebagian besar warga tidak menyambungkan listrik secara resmi disebabkan relatif mahalnya biaya instalasi dan penyambungan listrik yang berkisar Rp 900 ribu hingga Rp 1,1 juta. Melalui program sambung listrik kali ini, PLN memberi potongan harga sebesar 50 persen untuk biaya penyambungan listrik, dan sisa biaya akan dibayarkan oleh sinergi BUMN yang turut terlibat.

Bio Farma Kembangkan Wisata Sehat Melalui Museum

By Bio Farma

Bandung-Rabu (18/07/18) Bio Farma untuk pertama kalinya menggelar acara open house museum di Bio Farma. Acara ini di hadiri oleh komunitas-komunitas yang berada di Bandung seperti, Indonesian Medical Literacy (IMEL), Asosiasi Museum Daerah Jawa Barat (AMIDA JABAR), PERHUMAS Indonesia, Komunitas Aleut, serta tamu undangan lainnya. Acara dibuka langsung oleh Direktur SDM dan Umum Bio Farma, Disril Revolin Putra.
Dalam sambutannya Disril mengatakan bahwa Bio Farma tak semata-semata memproduksi vaksin, kami berkewajiban untuk membuat vaksin ini menjadi sebuah komunikasi yang membangun kepercayaan bagi masyarakat Indonesia.
“Bahwasanya begitu pentingnya kesehatan bagi kesejahteraan bangsa, oleh karena itu kami mengharapkan dapat memperoleh partisipasi dari semua stake holder, bagaimana membangun komunikasi, pemahaman, serta pengetahuan, agar semua pihak meyakini bahwa kesehatan dapat di aplikasikan salah satunya melaui program imunisasi,vaksinasi, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang begitu penting bagi pertumbuhan bangsa” ujar Disril.
Dalam acara open house museum kali ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari. “Gedung Bio Farma ini merupakan destinasi wisata yang saya lihat masuk kedalam lima klasifikasi wisata diantaranya : cagar budaya yang berklasifikasi A, kemudian sebagai wisata exhibition, dan health tourism, dimana lokasi gedung berdekatan dengan rumah sakit hasan sadikin, serta wisata edukasi dan tentunya wisata museum. Serta menambah daftar destinasi wisata yang dapat di kunjungi oleh wisatawan, baik dari domestik maupun mancanegara”, Ujar Kenny.
Acara pun diawali dengan talkshow yang mengangkat topik menjajak sejarah museum medis Indonesia dan menghidupkan museum sebagai jejak literasi, yang di jelaskan oleh Ketua Indonesian Medical Literacy (IMEL) dr.Andri Edwin dan ahli sejarah dr. Luthfi Yondri serta mengedukasi pentingnya vaksinasi dijelaskan oleh Kepala Bagian Pelayanan Unit Klinik dan Imunisasi dr.Erwin, tak hanya talkshow acara ini pun di lengkapi dengan vaksinasi flubio, yang diakhiri dengan berkunjung ke museum Bio Farma
Dengan melihat animo masyarakat yang sangat antusias dalam acara open house kali ini. Head Of Corporate Communication Bio Farma Nurlaela Arief angkat bicara, “Kedepannya berencana akan membuka museum ini untuk umum, tentunya dengan konsep digital serta tak melepaskan unsur edukasinya. Untuk perihal waktunya nanti kami akan menginformasikan kembali secepatnya” Ujar Lala Rabu (18/07).
—*—

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:
N Nurlaela Arief
Head of Corporate Communications Dept.
Bio Farma
(022) 2033755 ext 37412
Email : lala@Bio Farma.co.id

Lab Mikrobiologi Bio Farma Siap Bantu Industri Makanan dan Kesehatan

By Bio Farma

(Jakarta 11/7) Bio Farma ikut meriahkan Pameran Industri Farmasi, Kosmetik dan Jamu melalui kegiatan talkshow interaktif, yang diselenggarakan di Plasa Pameran Industri Kementerian Penindustrian RI di Jakarta pada tanggal 11 Juli 2018. Talkshow yang mengambil tema Peran Laboratorium Mikrobiologi Bio Farma Untuk Industri dan Keamanan Pangan dibawakan oleh dr Mahsun Muhammadi, MKK Kepala Bagian Manajemen Mutu Bio Farma.

Dalam presentasinya, dr Mahsun menjelaskan Laboratorium Mikrobiologi Bio Farma sudah berperan dalam membantu proses Quality Control produk Bio Farma, untuk melakukan Uji Identifikasi bakteri seperti Salmonella, Staphylococcus Aureus, listeria, E. Coli, Bacillus Cereus, koliform, identifikasi Kapang dan khamir, Angka Lempeng Total (ALT) dan lainnya.

Dengan demikian, Lab Mikrobiologi Bio Farma memiliki kapasitas untuk  menguji kualitas produk, dimulai dari bahan baku, proses, maupun produk akhir dari cemaran fisik, seperti mikrobiologi, bakteri, sehingga kualitas produk bisa terjaga dengan baik dan tetap aman untuk digunakan oleh konsumen, dan menjamin keselamatan para pekerja yang terlibat dalam proses produksi tersebut.

Tidak hanya sampai produk saja, Lab Mikrobiologi yang pada tahun 2016, sudah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional dan internasional melalui sertifiat ISO 17025 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) bisa memantau lingkungan kerja industri agar terhindar dari kontaminasi terhadap produk yang dihsilkan yang dapat merugikan produk maupun personel yang mengerjakannya.

“Lab mikrobiologi kami siap untuk membantu industri skala besar maupun usaha kecil dan menengah, untuk memeriksakan kualitas produknya dimulai dari bahan baku, proses, produk akhir, bahkan pengendalian pencemarannya dari cemaran mikrobiologi yang merugikan”, ujar dr Mahsun.

Dr Mahsun menambahkan pengujian ini cocok untuk diterapkan untuk pelaku bisnis yang bergerak dalam industri makanan dan minuman, kesehatan, farmasi, dan kosmetik. Sebagai contoh untuk industri makanan dapat memeriksa produk makanan agar terbebas dari bakteri penyebab penyakit diare, typhus, dll. Sedangkan untuk industri kesehatn, bisa membantu untuk memonitor lingkungan dari rumah sakit secara umum.

—*—

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

N Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id

Putri Indonesia 2018 Mendukung Pencegahan Penyakit Melalui Vaksinasi

By Bio Farma

Jakarta, 10 Juli 2018, Sonia Fergina Citra, Putri Indonesia 2018 turut hadir dalam pembukaan pameran “Industri Farmasi Kosmetik dan Jamu Menuju Kemandirian dan Tuan Rumah di Negeri Sendiri” yang diselenggarakan di Plaza Industri Gedung Kementerian Perindustrian

Perempuan kelahiran Tanjung Pandan Belitung ini, selain didaulat sebagai Putri Indonesia 2018, juga menjadi Duta Kanker Serviks. Oleh karena itu, Sonia mengajak generasi muda agar lebih peduli terhadap pencegahan penyakit melalui vaksinasi.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati, ayo cintai produk Indonesia” pesannya saat mengunjungi stand pameran Bio Farma.

 

Untuk informasi lebih lanjut,  media  dapat menghubungi:

N.Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Email : lala@biofarma.co.id

Bio Farma

Jl. Pasteur No. 28 Bandung

Telp : 62 22 2033755

Fax : 62 22 2041306

Bio Farma mengikuti Pameran yg digelar Kementerian Perindustrian

By Bio Farma

Kementerian Perindustrian menggelar Pameran Industri Farmasi, Kosmetik dan Jamu dengan tema “Industri Farmasi, Kosmetik dan Jamu Menuju Kemandirian dan Tuan Rumah di Negeri Sendiri” yang digelar selama 4 hari pada tanggal 10-13 juli 2018.

Pameran yang digelar di Plaza Industri Gedung Kementerian Perindustrian ini dibuka dan diresmikan oleh Airlangga Hartanto, Menteri Perindustrian RI.

Bio Farma sebagai perusahaan yang bergerak di bidang lifescience industri turut menjadi salah satu peserta pameran yang diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari 2 perusahaan industri farmasi,10 perusahaan industri jamu, 31 perusahaan industri kosmetik, 2 balai besar di bawah badan ritbang.

“Kementerian Perindustrian sangat mengapresiasi industri yang membuat kita sehat tentunya berkat farmasi, kosmetik dan jamu. Semoga industri farmasi dapat terus berkembang terutama dalam segi inovasi. Ujar Airlangga Hartanto dalam sambutannya”.

“Ini merupakan ajang yg tepat utk memperkenalkan keberadaan Bio Farma & produknya, selain itu karena pameran ini diikuti oleh para pelaku industri farmasi kosmetik & jamu, ini merupakan moment yg tepat utk memperkenalkan jasa laboratorium Bio Farma kepada para pelaku industri utk menunjang upaya – upaya Quality Control industrinya” ujar Tedi Herawan Kepala Divisi Komunikasi Pemasaran & Distribusi saat menjelaskan tujuan Bio Farma mengikuti pameran ini.

Selain mengikuti pameran, Bio Farma turut memeriahkan acara dengan menghadirkan talk show dengan tema “Peran Laboraturium Mikrobiologi Bio Farma Dalam Industri dan Keamanan Pangan” dengan narasumber dr. Mahsun, kepala bagian pelayanan mutu.

 

Untuk informasi lebih lanjut,  media  dapat menghubungi:

N.Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Email : lala@biofarma.co.id

Bio Farma

Jl. Pasteur No. 28 Bandung

Telp : 62 22 2033755

Fax : 62 22 2041306

 

Dirut Bio Farma Berangkatkan 1.000 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN

By Bio Farma

Bio Farma sebagai BUMN penghasil vaksin dan sera, yang saat berubah menjadi perusahaan Lifescience kembali mengadakan program mudik bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sebagai bagian dari Program Mudik bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN pada tanggal 8 Juni 2018.

Rombongan yang berasal dari Kota Bandung dan sekitarnya,  diberangkatkan oleh Direktur Utama Bio Farma, M.Rahman Roestan di kantor Bio Farma Bandung.

Acara mudik bareng ini merupakan salah satu program dari Kementerian BUMN, guna menekan angka kemacetan dan angka kecelakaan lalu lintas akibat arus mudik.

Bio Farma memberangkatkan sebanyak 1000 pemudik yang akan diberangkatkan dengan menggunakan armada bus sebanyak 22 unit dengan tujuan ke 17 kota di pulau Jawa antara lain Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Yogya, Solo, Brebes, Tegal, Pekalongan, Kendal, Semarang, Tasik, Banjar, Pangandaran, Majalengka, Cirebon, dan Kuningan.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibangdingkan dengan tahun 2017, yang hanya membawa 400 penumpang dengan 10 unit armada bus.

Menurut Direktur Utama Bio Farma, M. Rahman Roestan, tujuan diselenggarakannya acara mudik bareng ini adalah untuk mempermudah pemudik  bertemu sanak saudara di kampung halamannya, dengan lebih aman dan nyaman terbebas dari risiko kemacetan atau kecelakaan lalu lintas

“Kami berharap para pemudik dapat sampai ke kampung halamannya tepat waktu, tidak dalam keadaan lelah sehingga dapat merayakan hari kemenangan dengan suka cita dan khusyuk”.

Rahman menambahkan, Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, untuk menambah kenyamanan, selama diperjalanan Bio Farma akan  menyediakan fasilitas obat-obatan untuk pencegahan jika ada peserta mudik yang sakit.

———-***———-

 

Untuk informasi lebih lanjut,  media  dapat menghubungi:

N.urlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Email : lala@biofarma.co.id

Bio Farma

Jl. Pasteur No. 28 Bandung

Telp : 62 22 2033755

Fax : 62 22 2041306

Bio Farma Raih Penghargaan Perusahaan PMDN Berperingkat Terbaik

By Bio Farma

Bandung, 5 Juni 2018, Bio Farma meraih penghargaan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Berperingkat Terbaik.

Kegiatan Pemeringkatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat. Diikuti sebanyak 28 perusahaan Penanam Modal Asing (PMDA) dan 29 perusahaan PMDN.

Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jawa Barat, Yusuf Suhyar dan diterima Disril Revolin Putra, Direktur Sumber Daya Manusia & Umum Bio Farma.

“kami berterima kasih mendapat penghargaan tersebut, ini sebagai bukti Bio Farma telah berkontribusi dalam peningkatan investasi dan penanaman modal di Jawa Barat ” ujar Disril Revolin Putra

Rangkaian penilaian kegiatan dilaksanakan sejak bulan Februari sampai bulan April 2018. Bio Farma telah melaksanakan penjurian pada tanggal 11 April 2018 dengan dewan juri yang melibatkan unsur pemerintah pusat, asosiasi dan akademisi, dengan hasil yang ditetapkan melalui keputusan Gubernur Jawa Barat yang didasari Keputusan Kepala Dinas PMPTS Provinsi Jawa Barat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat memotivasi dan meningkatkan minat investasi dan kepatuhan para penanam modal yang dalam perkembangannya memberikan dampak makro, terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, penyerapan lapangan kerja, peningkatan kapasitas dan kemampuan daya saing serta pengembangan ekonomi kerakyatan maupun peningkatan kesejahteraan rakyat.

 

Informasi lebih lanjut :

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

Lala@biofarma.co.id

Bio Farma Helps Community of Special Limitations to be Prosperous and Independent

By Bio Farma

Bandung, 31 Mei 2018, Bio Farma memberikan bantuan lingkungan dan sosial untuk sejahterakan masyarakat, Salah satunya, pelatihan menjahit, perlengkapan dan permodalan untuk komunitas keterbatasan khusus (difabel) guna meningkatkan perekonomian pra sejahtera, sejalan dengan program Kementerian BUMN  yaitu membina ekonomi keluarga pra-sejahtera khususnya di Jawa Barat.

Disril Revolin Putra, Direktur SDM & Umum Bio Farma menyampaikan “mitra binaan komunitas keterbatasan khusus berasal dari seluruh Kecamatan Sukajadi sebanyak 10 orang dan 5 orang dari komunitas pra-sejahtera sebagai pendamping, komunitas tersebut akan di bekali dengan pelatihan sebanyak 12x selama satu bulan, bekerja sama dengan lembaga pendidikan (LPK) yang sudah terakreditasi, setelah program pelatihan selesai peserta pun akan diakreditasi oleh  LPK tingkat Provinsi Jawa Barat”.

“Apabila binaan kami sudah terakreditasi, mereka dapat memasok pakaian seragam kerja, seragam laboratorium di area publik dengan ketentuan khusus tentunya, serta kebutuhan seragam lainnya di Bio Farma, sehingga binaan dapat diberdayakan dan adanya rantai pasok atau supply chain untuk perusahaan secara berkelanjutan” Imbuh Disril.

“Selain itu, komunitas juga dibekali keahlian tambahan bidang kerajinan seni rumah tangga atau art handycraft seperti taplak meja, keset, dan lainnya sehingga memiliki nilai pakai dan nilai estetis. Kami juga akan memberikan bantuan peralatan mesin jahit, mesin  obras, mesin untuk membuat kaos, sekaligus bahan-bahan perlengkapan untuk menjahit” tambah Disril.

Diharapkan dengan bantuan yang diberikan oleh Bio Farma,  komunitas berkebutuhan khusus lebih mandiri dan lebih sejahtera, program CSR Bio Farma tahun 2018 yang berkelanjutan tersebut dengan mengidentifikasi adanya kelompok rentan di tengah masyarakat di wilayah ring satu perusahaan, inisiasi ini diharapkan dapat meningkatkan penguatan dan kemapanan ekonomi, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi melalui BUMN Hadir untuk negeri.

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, media  dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

Bio Farma Membantu Komunitas Keterbatasan Khusus Agar Sejahtera dan Mandiri

By Bio Farma

Bandung, 31 Mei 2018, Bio Farma memberikan bantuan lingkungan dan sosial untuk sejahterakan masyarakat, Salah satunya, pelatihan menjahit, perlengkapan dan permodalan untuk komunitas keterbatasan khusus (difabel) guna meningkatkan perekonomian pra sejahtera, sejalan dengan program Kementerian BUMN  yaitu membina ekonomi keluarga pra-sejahtera khususnya di Jawa Barat.

Disril Revolin Putra, Direktur SDM & Umum Bio Farma menyampaikan “mitra binaan komunitas keterbatasan khusus berasal dari seluruh Kecamatan Sukajadi sebanyak 10 orang dan 5 orang dari komunitas pra-sejahtera sebagai pendamping, komunitas tersebut akan di bekali dengan pelatihan sebanyak 12x selama satu bulan, bekerja sama dengan lembaga pendidikan (LPK) yang sudah terakreditasi, setelah program pelatihan selesai peserta pun akan diakreditasi oleh  LPK tingkat Provinsi Jawa Barat”.

“Apabila binaan kami sudah terakreditasi, mereka dapat memasok pakaian seragam kerja, seragam laboratorium di area publik dengan ketentuan khusus tentunya, serta kebutuhan seragam lainnya di Bio Farma, sehingga binaan dapat diberdayakan dan adanya rantai pasok atau supply chain untuk perusahaan secara berkelanjutan” Imbuh Disril.

“Selain itu, komunitas juga dibekali keahlian tambahan bidang kerajinan seni rumah tangga atau art handycraft seperti taplak meja, keset, dan lainnya sehingga memiliki nilai pakai dan nilai estetis. Kami juga akan memberikan bantuan peralatan mesin jahit, mesin  obras, mesin untuk membuat kaos, sekaligus bahan-bahan perlengkapan untuk menjahit” tambah Disril.

Diharapkan dengan bantuan yang diberikan oleh Bio Farma,  komunitas berkebutuhan khusus lebih mandiri dan lebih sejahtera, program CSR Bio Farma tahun 2018 yang berkelanjutan tersebut dengan mengidentifikasi adanya kelompok rentan di tengah masyarakat di wilayah ring satu perusahaan, inisiasi ini diharapkan dapat meningkatkan penguatan dan kemapanan ekonomi, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi melalui BUMN Hadir untuk negeri.

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, media  dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306