Dirut Bio Farma Berangkatkan 1.000 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN

By Bio Farma

Bio Farma sebagai BUMN penghasil vaksin dan sera, yang saat berubah menjadi perusahaan Lifescience kembali mengadakan program mudik bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sebagai bagian dari Program Mudik bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN pada tanggal 8 Juni 2018.

Rombongan yang berasal dari Kota Bandung dan sekitarnya,  diberangkatkan oleh Direktur Utama Bio Farma, M.Rahman Roestan di kantor Bio Farma Bandung.

Acara mudik bareng ini merupakan salah satu program dari Kementerian BUMN, guna menekan angka kemacetan dan angka kecelakaan lalu lintas akibat arus mudik.

Bio Farma memberangkatkan sebanyak 1000 pemudik yang akan diberangkatkan dengan menggunakan armada bus sebanyak 22 unit dengan tujuan ke 17 kota di pulau Jawa antara lain Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Yogya, Solo, Brebes, Tegal, Pekalongan, Kendal, Semarang, Tasik, Banjar, Pangandaran, Majalengka, Cirebon, dan Kuningan.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibangdingkan dengan tahun 2017, yang hanya membawa 400 penumpang dengan 10 unit armada bus.

Menurut Direktur Utama Bio Farma, M. Rahman Roestan, tujuan diselenggarakannya acara mudik bareng ini adalah untuk mempermudah pemudik  bertemu sanak saudara di kampung halamannya, dengan lebih aman dan nyaman terbebas dari risiko kemacetan atau kecelakaan lalu lintas

“Kami berharap para pemudik dapat sampai ke kampung halamannya tepat waktu, tidak dalam keadaan lelah sehingga dapat merayakan hari kemenangan dengan suka cita dan khusyuk”.

Rahman menambahkan, Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, untuk menambah kenyamanan, selama diperjalanan Bio Farma akan  menyediakan fasilitas obat-obatan untuk pencegahan jika ada peserta mudik yang sakit.

———-***———-

 

Untuk informasi lebih lanjut,  media  dapat menghubungi:

N.urlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Email : lala@biofarma.co.id

Bio Farma

Jl. Pasteur No. 28 Bandung

Telp : 62 22 2033755

Fax : 62 22 2041306

Bio Farma Raih Penghargaan Perusahaan PMDN Berperingkat Terbaik

By Bio Farma

Bandung, 5 Juni 2018, Bio Farma meraih penghargaan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Berperingkat Terbaik.

Kegiatan Pemeringkatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat. Diikuti sebanyak 28 perusahaan Penanam Modal Asing (PMDA) dan 29 perusahaan PMDN.

Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jawa Barat, Yusuf Suhyar dan diterima Disril Revolin Putra, Direktur Sumber Daya Manusia & Umum Bio Farma.

“kami berterima kasih mendapat penghargaan tersebut, ini sebagai bukti Bio Farma telah berkontribusi dalam peningkatan investasi dan penanaman modal di Jawa Barat ” ujar Disril Revolin Putra

Rangkaian penilaian kegiatan dilaksanakan sejak bulan Februari sampai bulan April 2018. Bio Farma telah melaksanakan penjurian pada tanggal 11 April 2018 dengan dewan juri yang melibatkan unsur pemerintah pusat, asosiasi dan akademisi, dengan hasil yang ditetapkan melalui keputusan Gubernur Jawa Barat yang didasari Keputusan Kepala Dinas PMPTS Provinsi Jawa Barat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat memotivasi dan meningkatkan minat investasi dan kepatuhan para penanam modal yang dalam perkembangannya memberikan dampak makro, terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, penyerapan lapangan kerja, peningkatan kapasitas dan kemampuan daya saing serta pengembangan ekonomi kerakyatan maupun peningkatan kesejahteraan rakyat.

 

Informasi lebih lanjut :

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

Lala@biofarma.co.id

Bio Farma Membantu Komunitas Keterbatasan Khusus Agar Sejahtera dan Mandiri

By Bio Farma

Bandung, 31 Mei 2018, Bio Farma memberikan bantuan lingkungan dan sosial untuk sejahterakan masyarakat, Salah satunya, pelatihan menjahit, perlengkapan dan permodalan untuk komunitas keterbatasan khusus (difabel) guna meningkatkan perekonomian pra sejahtera, sejalan dengan program Kementerian BUMN  yaitu membina ekonomi keluarga pra-sejahtera khususnya di Jawa Barat.

Disril Revolin Putra, Direktur SDM & Umum Bio Farma menyampaikan “mitra binaan komunitas keterbatasan khusus berasal dari seluruh Kecamatan Sukajadi sebanyak 10 orang dan 5 orang dari komunitas pra-sejahtera sebagai pendamping, komunitas tersebut akan di bekali dengan pelatihan sebanyak 12x selama satu bulan, bekerja sama dengan lembaga pendidikan (LPK) yang sudah terakreditasi, setelah program pelatihan selesai peserta pun akan diakreditasi oleh  LPK tingkat Provinsi Jawa Barat”.

“Apabila binaan kami sudah terakreditasi, mereka dapat memasok pakaian seragam kerja, seragam laboratorium di area publik dengan ketentuan khusus tentunya, serta kebutuhan seragam lainnya di Bio Farma, sehingga binaan dapat diberdayakan dan adanya rantai pasok atau supply chain untuk perusahaan secara berkelanjutan” Imbuh Disril.

“Selain itu, komunitas juga dibekali keahlian tambahan bidang kerajinan seni rumah tangga atau art handycraft seperti taplak meja, keset, dan lainnya sehingga memiliki nilai pakai dan nilai estetis. Kami juga akan memberikan bantuan peralatan mesin jahit, mesin  obras, mesin untuk membuat kaos, sekaligus bahan-bahan perlengkapan untuk menjahit” tambah Disril.

Diharapkan dengan bantuan yang diberikan oleh Bio Farma,  komunitas berkebutuhan khusus lebih mandiri dan lebih sejahtera, program CSR Bio Farma tahun 2018 yang berkelanjutan tersebut dengan mengidentifikasi adanya kelompok rentan di tengah masyarakat di wilayah ring satu perusahaan, inisiasi ini diharapkan dapat meningkatkan penguatan dan kemapanan ekonomi, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi melalui BUMN Hadir untuk negeri.

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, media  dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

Bio Farma Siap Berangkatkan Pemudik Gratis BUMN 2018

By Bio Farma

Bio Farma kembali menggelar program mudik gratis BUMN untuk 1000 orang peserta dengan menggunakan armada bis sebanyak 22 unit. Program  mudik gratis ini sebelumnya melalui pendaftaran di Bio Farma Bagian Kemitraan mulai tanggal 16 April sampai dengan 11 Mei 2018 dengan membawa fotocopy Kartu Tanda Pengenal (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dan melakukan daftar ulang yang dilakukan pada tanggal 28 Mei sampai dengan 31 Mei 2018.

Bambang Heriyanto, Corporate Secretary Bio Farma menyampaikan “Program ini merupakan bagian dari program mudik gratis BUMN, tahun kemarin, kami menyelenggarakan mudik gratis dengan memberangkatkan 400 peserta, untuk tahun ini ditingkatkan menjadi 1000 peserta dengan harapan semakin banyak membantu keluarga yang sudah bertahun – tahun tidak pulang kampung, berkumpul bersama merayakan lebaran. Kami akan menyediakan fasilitas bis yang aman dan nyaman” Ujar Bambang.

Bagi umat Islam, mudik merupakan hal yang dinanti – nanti saat menjelang Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga besar. Namun sayangnya, bagi beberapa kalangan, mudik menjadi terkendala dikarenakan tiket kendaraan yang naik berkali lipat. Pilihan menggunakan kendaraan pribadi roda dua pun bukan pilihan yang tepat karena risiko kecelakaan yang cukup besar.

Sementara untuk rute mudik gratis, bis akan menuju ke 17 kota, diantaranya Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Yogya, Solo, Brebes, Tegal, Pekalongan, Kendal, Semarang, Tasik, Banjar, Pangandaran, Majalengka, Cirbon, dan Kuningan dengan titik keberangkatan dari Bio Farma Bandung pada 8 Juni 2018. Untuk menambah kenyamanan pemudik, selama diperjalanan Bio Farma menyediakan fasilitas obat-obatan untuk pencegahan jika ada peserta mudik sakit.

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

Anies: Surat edaran hapus imunisasi di PPDB dicabut

By Bio Farma

Senin, 21 Mei 2018 17:27 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan untuk mencabut surat edaran Nomor 37/SE/2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 30 April 2018 di sampaikan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/05/2018). (ANTARA News/Susylo Asmalyah)

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Anies Baswedan memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) untuk mencabut Surat Edaran Nomor 37/SE/2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 30 April 2018, yang antara lain menghapus imunisasi sebagai syarat masuk sekolah bagi calon peserta didik baru, baik tingkat taman kanak-kanak (TK) maupun sekolah dasar (SD).

“Surat edaran yang itu akan dicabut dan akan diterbitkan surat edaran yang baru. Surat edaran baru dari Kadisdik dan Kadis Kesehatan esok dikeluarkan (Selasa (22/5),” kata Anies saat konperensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan semua memiliki komitmen untuk memastikan bahwa setiap anak di Jakarta mendapatkan hak-haknya untuk hidup sehat.

“Diantaranya adalah hak untuk dapat imunisasi, dan pemerintah memiliki kewajiban untuk menunaikan semua hak anak itu, termasuk memberi imunisasi,” katanya.

Ia menegaskan, tidak ada pergeseran sedikit pun komitmennya, dan memastikan setiap anak di Jakarta mendapatkan hak hidup sehat dan imunisasi, serta itu sudah digarisbawahi sebagai komitmen bersama.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin anak-anak yang mendaftar ke sekolah tidak bisa mendapat pelayanan pendidikan karena ada persyaratan imunisasi yang belum lengkap, katanya.

“Kita ingin semua anak dapat pendidikan, bagi mereka yang belum bisa menunjukan kartu imunisasi akan disiapkan formulir untuk nantinya diproses oleh dinas kesehatan,” katanya.

Oleh karena, ia menilai, hal itu merupakan dua hak yang berbeda bagi masyarakat, yakni satu untuk mendapat pendidikan dan yang satu adalah hak untuk dapat imunisasi.

Sedangkan, menurut dia, dari pemerintah keduanya adalah kewajiban.

“Nah kita tidak ingin ada anak tidak bisa sekolah, karena tak punya kartu imunisasi. Jadi, sekarang semua anak boleh daftar dan harus bawa kartu imunisasi,” ujarnya.

Bagi mereka yang tidak bisa menunjukan kartu imunisasinya, maka disiapkan formulir untuk nantinya mereka dapat imunisasi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

“Jadi, harus tetap bawa kartu, tapi kalau tak bisa menunjukan jangan khawatir, tetap bisa ikut PPDB,” demikian Anies Baswedan.

 

Pewarta: Susylo Asmalyah

Bio Farma Turut Berpartisipasi dalam Pameran UKM & Bazar Sembako yang diselenggarakan Kementerian BUMN

By Bio Farma

Bio Farma turut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran UKM & Bazar Sembako yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN pada tanggal 14-16 Mei 2018 di Jakarta. Acara yang dibuka oleh Hambra Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN dan Indriani Widiastuti, Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN ini diresmikan dengan dilakukannya pengguntingan pita.

Pameran yang digelar di Halaman Belakang Kantor  Kementerian BUMN – Jakarta ini ini diikuti oleh 40 UMKM Mitra Binaan BUMN, salah satunya  termasuk mitra binaan PKBL Bio Farma. Adapun mitra binaan PKBL Bio Farma yang diikut sertakan dalam kegiatan pameran ini adalah Nbee Silver and Stone kerajinan perak, Nira Fashion Produksi Busana Muslim & Elegant Produksi kerajinan kulit.

Sasaran dari Pameran UMK dan Bazaar Sembako adalah karyawan Kementerian BUMN, Karyawan BUMN, dan masyarakat umum dengan Mitra Binaan yang dikirimkan adalah sektor Food, Fashion, dan Craft, dengan proporsi Food dan Fashion lebih banyak daripada Craft. Mitra Binaan BUMN menyediakan produk — produk yang dapat dikonsumsi di tempat.

“Tujuan kami mengikuti bazar ini adalah untuk mengenalkan & membantu  memasarkan produk mitra binaan kami. Selain itu juga mendukung program Kementerian BUMN dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan” ujar Herry, Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan dan Sosial Bio Farma.

———-*****———-

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

Indonesia Resmi sebagai Centre of Excellence Pengembangan Vaksin dan Produk Bioteknologi Negara OKI

By Bio Farma

Indonesia resmi sebagai Centre of Excellence (CoE) The Organization Of Islamic Cooperation (OIC) atau Pusat Riset Vaksin Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Senin 14 Mei 2018 di Jakarta. Peresmian langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek yang dihadiri oleh para Pejabat Kementerian Kesehatan, Duta Besar dan Perwakilan negara-negara Anggota OKI, Badan POM, Direktur Utama Bio Farma, Kimia Farma dan Phapros.

Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek menyampaikan “keberadaan CoE OIC untuk mendukung penelitian dan pengembangan vaksin dan sediaan produk biotek yang lebih efisien dalam mengantisipasi wabah penyakit yang tidak dapat diprediksi” tutur Menkes dalam sambutannya.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) memiliki Vaccine Manufacturers Group (VMG) yang beranggotakan produsen vaksin di negara Islam antara lain Indonesia, Turki, Tunisia,  Iran, Malaysia, Senegal, Maroko, Mesir, dan Saudi Arabia.

M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma yang juga dipercaya sebagai vice chairman atau Wakil Ketua Kelompok Produsen Vaksin (VMG) OKI juga menjadi salah satu narasumber dalam workshop Vaksin dan produk Bioteknologi.

Menurut Rahman, Direktur Utama Bio Farma “Kami sudah menjalin kerjasama R n D dengan Tunisia, kerjasama produksi dengan Kerajaan Saudi Arabia, Supply produk ke negara-negara OKI seperti Maroko, Tunisia, termasuk Saudi Arabia dan negara teluk lainnya.

“Sebagai BUMN, kami memiliki peran strategis, didalam negeri untuk menjamin kemandirian dan ketersediaan vaksin, sedangkan di global kami turut serta mendorong kemandirian dan ketersediaan vaksin di negara Islam ” tambah Rahman

Dengan mekanisme kerjasama kelompok VMG OIC pada 2016 telah dilaksanakan workshop di Bio Farma tentang proses produksi, distribusi, rantai dingin (cold chain) yang dihadiri anggota VMG yairu Turki, Bangladesh, Malaysia, Iran.

Pada acara Launching Reception and Workshop on the OIC Centre of Excellence on Vaccines and Biotechnology Products yang adakan 14 Mei 2018, Bio Farma juga memamerkan dalam exhibition proses produksi vaksin dan bioteknologi dengan penerapan sistem terintegrasi dan konsep cara pembuatan obat yang baik (good manufacturer practices).

“Bio Farma sudah mempersiapkan beberapa langkah kongkrit sebagai mekanisme kerjasama antar sesama anggota OKI, Kami akan menyediakan mekanisme kerjasama dengan negara – negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melalui transfer teknologi, kerjasama riset dan pengembangan serta kerjasama fill and finish”. Ungkap Rahman

Diharapkan dengan penetapan Centre of Excellence OIC dapat mempercepat kemandirian dan ketersediaan vaksin serta produk bioteknologi pada negara anggota OKI.

 

—*—

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

N Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id

Fokus Inovasi pertahanan dan kesehatan, Bio Farma tandatangani nota kesepahaman pada Indonesia Science Day 2018

By Bio Farma

Jakarta (20/4) Bio Farma dipercaya mengisi wahana dalam acara Indonesia Science Day 2018 pada 20-22 April 2018,  di  PP Iptek TMII Jakarta. Wahana Teknologi Inovasi Indonesia ini dikembangkan untuk menampilkan berbagai produk-produk karya anak bangsa, termasuk diantaranya terkait dengan industri kesehatan.

Bio Farma sebagai satu-satunya produsen vaksin di Indonesia turut mensosialisasikan peran nya dalam menyehatkan generasi di kancah nasional dan global, serta transformasi Bio Farma menuju Lifescience company, dengan mengisi workshop sains yg menjadi salah satu agenda dalam acara tersebut.

Pada Rabu, 20 April 2018, acara diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara  Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, Kementerian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi dan Bio Farma, Penandatangan dari Bio Farma, oleh Disril Revolin Putra, Direktur SDM Bio Farma dan dari pihak PP IPTEK, M. Syachrial Annas, Direktur Pusat Peraga Iptek.

Menurut Disril, “Bio Farma menyambut baik penandatangan nota kesepahaman ini yang melingkupi pemanfaatan dan Pengembangan Wahana Inovasi Indonesia di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai media promosi”

“Kami juga melakukan  Display Pameran dan Alat Peraga (exhibition) di Wahana Inovasi Indonesia, serta Pengenalan hasil-hasil inovasi produk vaksin Bio Farma yang dikemas dalam bentuk Display maupun exhibition kepada pengunjung Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”

Penandatangan disaksikan oleh  Prof H Mohamad Nasir PhD, Menteri riset teknologi dan pendidikan tinggi RI membuka langsung acara yang dihadiri oleh  tamu undangan PPIPTEK.

Pada 21 April 2018, diadakan workshop Biotech and Lifescience for Better Future” yang diikuti  siswa SMA jurusan Biologi, guru dan staf dari PP Iptek TMII.

Bambang Heriyanto, Corporate Secretary Bio Farma menyampaikan bahwa Kegiatan sains yang dikonsep edutainment ini bertujuan agar masyarakat khususnya generasi muda dapat mengenal sains dan teknologi pada  industri kesehatan Indonesia.

Meningkatkan minat dan ketertarikan siswa SMA dibidang bioteknologi / lifescience menjadi salah satu tujuan dari acara ini, menurut Bambang Heriyanto, Corporate Secretary Bio Farma “diharapkan dengan adanya acara ini dapat memperkenalkan peran Bio Farma di tingkat nasional maupun global, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya inovasi biotech / lifescience untuk kehidupan yang berkualitas.”

Bio Farma juga berpartisipasi dalam fasilitas exhibition yang menampilkan rangkaian produk Bio Farma, serta sejarah perkembangan vaksin di Indonesia. 37 peserta pameran yang terdiri dari lembaga pemerintah, BUMN serta Universitas di Indonesia turut berpartisipasi dalam acara yang bertemakan Science and technology for sustainable life ini.

—*—

Untuk informasi media,  lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Bio Farma
(022) 2033755 ext 37412
Email : lala@biofarma.co.id

Bio Farma ungkap Tantangan Penerapan Standar Halal Industri Farmasi

By Bio Farma

JAKARTA,-Penerapan standar halal di industri farmasi, merupakan tantangan, mengingat sekitar 95% bahan baku farmasi masih impor, sehingga untuk penerapan jaminan produk halal ini, yang cukup kritikal bagi industri farmasi membutuhkan dukungan dari pemasok bahan baku.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bio Farma, M. Rahman Roestan saat menjadi salah satu pembicara dalam acara International Islamic Healthcare Conference dan Expo (IHEX) di Jakarta Convention Centre, Selasa (10/4/2018)

Dalam paparannya Rahman mengawali dengan peranan Bio Farma, sebagai BUMN di negara Islam dan negara berkembang untuk menjamin kemandirian dan ketersediaan vaksin, serta menyampaikan tantangan implementasi jaminan produk halal untuk Industri Farmasi, terutama produk Biologi.

Rahman menjelaskan secara umum konsep halal farmasi ini tidak lepas dengan konsep cara pembuatan obat yang baik atau Good Manufacturer Practice (GMP), baik aturan di Indonesia melalui Badan POM dan aturan International dari badan kesehatan dunia (WHO).

Bahkan, sebaiknya, pada saat proses awal, R n D sudah didampingi oleh Ulama, perlunya sinergi dan harmonisasi halal di negara Islam untuk vaksin dan obat-obatan.

“Kami beberapa kali mengundang ulama untuk melihat langsung proses produksi, melakukan review produk baru dengan melibatkan ulama,”ungkapnya

Sementara itu, dalam konferensi tersebut juga beberapa narasumber memaparkan   mengenai pengalaman industri halal di sektor healthcare diantaranya narasumber dari Malaysia, China, Turki selain tentunya Indonesia.

Konferensi yang baru pertama ini diadakan oleh Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) yang beranggotakan Rumah Sakit Islam di Indonesia.

Rahman memberikan contoh apa yang sudah dilakukan Bio Farma Sebelumnya, dengan aktif dalam forum internasional Vaccine Manufacturers Group bagi negara Islam,  juga Indonesia terpilih sebagai Centre of Excellence Vaksin bagi Negara Islam pada Desember 2017 lalu,”pungkasnya

 

***

Informasi lebih lanjut

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Commmunications Dept.

Bio Farma

Email : lala@biofarma.co.id

Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional Bio Farma Bersinergi Dengan Ikatan Alumni Lemhanas

By Bio Farma

JAKARTA, Minggu (25/3/3018) – Merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke 40, Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) mengadakan bakti sosial serta fun walk yang diikuti oleh sekitar 2000 peserta alumni dan umum yang dibuka langsung oleh Ketua Umum IKAL Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Agum Gumelar, M.Sc. di kampus  Lemhannas, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Tidak hanya bakti sosial dan Fun walk, momentum HUT IKAL ke 40 diharapkan dapat lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam ketahanan nasional, dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak salah satunya Bio Farma

Kesepahaman antara Bio Farma dan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas ditanda tangani oleh Agum Gumelar sebagai ketua IKAL,  bersama M Rahman Roestan sebagai Direktur Utama Bio Farma, serta disaksikan, Heridadi, Komisaris Bio Farma.

Menurut M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma “kerjasama yang ditandatangani dalam bentuk nota kesepahaman antara Bio Farma dan IKAL bersama M Rahman Roestan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait regulasi produk farmasi, vaksin dan lifescience”.

“Kerjasama ini dapat berperan serta dalam peningkatan cakupan imunisasi nasional melalui edukasi dan sosialisasi tentang vaksin sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan peningkatan produktivitas nasional, dan aktif dalam memperluas peluang eksport bilateral negara berkembang dan negara islam dalam melakukan diplomasi marketing”. Tambah Rahman.

Diharapkan melalui kerjasama ini Bio Farma dan IKAL semakin berkontribusi dalam pembangunan ketahanan kesehatan nasional bahkan global

—*—

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

N.Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id