Deddy Mizwar Apresiasi BUMN Dukung Wisata Geopark Ciletuh

By biofarma

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengapreasiasi BUMN yang selama ini mendukung destinasi wisata Geopark Ciletuh di kawasan Sukabumi Jawa Barat.

Salah satu BUMN tersebut adalah Bio farma yang secara konsisten memberikan dukungannya terhadap seluruh kegiatan Geopark Ciletuh.

“Kepada Bio farma kami atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menghaturkan apresiasi yang selalu mendukung seluruh kegiatan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu ini,” kata Wagub Jabar kepada wartawan di pantai Cimaja, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Sabtu (14/10/2017).

Selama mengikuti dan mengawal proses penetapan Unesco Global Geopark pada September 2018. Biofarma memberikan dukungan sepenuhnya dalam kegiatan pembangunan destinasi wisata tersebut.

“Mudah-mudahan memberikan inspirasi kepada BUMN atau perusahaan lainya agar memberidak dukungan yang positif bagi Geopark Ciletuh,” jelas Demiz

Adapun Kepala Divisi PKBL, CSR dan EHS PT Bio farma, R Herry mengungkapkan AGAT 2017 merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mempromosikan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu, salah satu media untuk menarik pengunjung yaitu mengundang peselancar kelas dunia untuk menikmati potensi ombak yang ada di kawasan geopark nasional Ciletuh Pelabuhanratu yaitu di kawasan Pantai Cimaja.

Selain itu, kegiatan ini menampilkan produk lokal masyarakat sekitar, sehingga dampak dari kegiatan ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Kemudian dilakukan juga penanaman pohon butun di sekitar pantai Simaja.

“Kami selalu mendukung Geopark Ciletuh dari mulai pemberdayaan masyarakat, proses untuk pengakuan UNESCO sampai saat ini,” tutur Herry

Dia berharap AGAT menjadi agenda rutin setiap tahunnya, karena untuk mempromosikan keunikan dan keindahan potensi ombak Pantai Cimaja yang merupakan bagian dari pariwisata kawasan Geopark Ciletuh

“Semoga sektor pariwisata dikawasan Geopark terus meningkat, dan binaan CSR Bio Farma dikawasan Geopark turut berkembang dan lebih sejahtera dengan adanya Geowisata Ciletuh,” pungkasnya.

Penulis:Rahmat Saepulloh

Editor:Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Sumber : Warta Ekonomi.co.id, Sukabumi

https://www.wartaekonomi.co.id/read157689/deddy-mizwar-apresiasi-bumn-dukung-wisata-geopark-ciletuh.html

Tiga Kali Berturut-turut, Bio Farma Sabet Proper Emas

By biofarma

Bisnis.com, BANDUNG–PT Bio Farma (Persero) kembali meraih penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk yang ketigakalinya.

Moment penting pemberian penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Direktur Produksi Bio Farma Juliman,  dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya,  bertempat di Istana Wapres, Jakarta.

PROPER Emas merupakan bukti upaya berkelanjutan dalam bidang lingkungan, efisiensi energi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang berhasil, hanya 12 perusahaan yang mampu meraih PROPER emas pada tahun 2016 dan salah satunya Bio Farma.

Juliman, Direktur Produksi Bio Farma, mengatakan perusahaannya senantiasa berinovasi dalam berbagai bidang.

“Seperti program pemanfaatan sumber daya dan efisiensi energi, penanggulangan dampak lingkungan atas aktivitas operasional perusahaan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi kunci untuk kembali meraih predikat PROPER Emas untuk ketiga kalinya,” melalui siaran pers Rabu (7/12/2016)

R. Herry, Kepala Divisi CSR Bio Farma, yang turut hadir dalam acara itu mengatakan tahun 2016 ini program unggulan perusahaan fokus pada pengembangan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu.

Bahkan Bio Farma menjadi satu satunya industri yang terlibat sejak awal dalam pengembangan geopark yang sedang dalam proses untuk diakui UNESCO, ditandai dengan diterimanya presentasi Tim Bio Farma pada Global Geopark Network awal Oktober 2016 di English Riviera Torquay Inggris.

“Kami juga terus menerus memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh, dan mengembangkan masyarakat yang sebelumnya memiliki kegiatan penambang illegal sekarang dikembangkan untuk menjadi kawasan geowisata,” ujarnya.

Sejak 2013 Bio Farma telah aktif melakukan pendampingan di Geopark Ciletuh. Antara lain dengan memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan homestay dan wisata lokal.

Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan juga digalakkan dalam rangka ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik. Dari aspek kelestarian lingkungan dilakukan juga proyek pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan

Juliman mengatakan Bio Farma konsisten menerapkan kinerja yang beyond compliance yang dilakukan secara keberlanjutan dalam pengembangan manfaat dan pengembangan produk,  melakukan konservasi, pengetahuan dan keahlian perusahaan di bidang pengelolaan air, udara, lingkungan.

“Upaya itu diteruskan perusahaan kepada stakeholder perusahaan, tidak hanya kepada karyawan melainkan juga kepada mitra binaan dan lingkungan sekitar.”

Pencapaian ini merupakan bukti Implementasi corporate sustainability dan merupakan titik awal untuk menuju perusahaan life science yang lebih besar yang menerapkan sistem terintegrasi.

 

Sumber : http://bandung.bisnis.com/read/20161207/34231/564510/tiga-kali-berturut-turut-bio-farma-sabet-proper-emas

[:en]Bisnis.com, BANDUNG–PT Bio Farma (Persero) kembali meraih penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk yang ketigakalinya.

Moment penting pemberian penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Direktur Produksi Bio Farma Juliman,  dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya,  bertempat di Istana Wapres, Jakarta.

PROPER Emas merupakan bukti upaya berkelanjutan dalam bidang lingkungan, efisiensi energi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang berhasil, hanya 12 perusahaan yang mampu meraih PROPER emas pada tahun 2016 dan salah satunya Bio Farma.

Juliman, Direktur Produksi Bio Farma, mengatakan perusahaannya senantiasa berinovasi dalam berbagai bidang.

“Seperti program pemanfaatan sumber daya dan efisiensi energi, penanggulangan dampak lingkungan atas aktivitas operasional perusahaan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi kunci untuk kembali meraih predikat PROPER Emas untuk ketiga kalinya,” melalui siaran pers Rabu (7/12/2016)

R. Herry, Kepala Divisi CSR Bio Farma, yang turut hadir dalam acara itu mengatakan tahun 2016 ini program unggulan perusahaan fokus pada pengembangan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu.

Bahkan Bio Farma menjadi satu satunya industri yang terlibat sejak awal dalam pengembangan geopark yang sedang dalam proses untuk diakui UNESCO, ditandai dengan diterimanya presentasi Tim Bio Farma pada Global Geopark Network awal Oktober 2016 di English Riviera Torquay Inggris.

“Kami juga terus menerus memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh, dan mengembangkan masyarakat yang sebelumnya memiliki kegiatan penambang illegal sekarang dikembangkan untuk menjadi kawasan geowisata,” ujarnya.

Sejak 2013 Bio Farma telah aktif melakukan pendampingan di Geopark Ciletuh. Antara lain dengan memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan homestay dan wisata lokal.

Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan juga digalakkan dalam rangka ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik. Dari aspek kelestarian lingkungan dilakukan juga proyek pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan

Juliman mengatakan Bio Farma konsisten menerapkan kinerja yang beyond compliance yang dilakukan secara keberlanjutan dalam pengembangan manfaat dan pengembangan produk,  melakukan konservasi, pengetahuan dan keahlian perusahaan di bidang pengelolaan air, udara, lingkungan.

“Upaya itu diteruskan perusahaan kepada stakeholder perusahaan, tidak hanya kepada karyawan melainkan juga kepada mitra binaan dan lingkungan sekitar.”

Pencapaian ini merupakan bukti Implementasi corporate sustainability dan merupakan titik awal untuk menuju perusahaan life science yang lebih besar yang menerapkan sistem terintegrasi.

 

Sumber : http://bandung.bisnis.com/read/20161207/34231/564510/tiga-kali-berturut-turut-bio-farma-sabet-proper-emas[:]

Bio Farma Boyong Batik Pakidulan Pameran Di Aljazair

By biofarma

Bisnis.com, BANDUNG–Mitra binaan PT Bio Farma (Persero) disertakan dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair pada tanggal 23 – 27 November 2016.

Mitra usaha binaan Bio Farma itu batik ramah lingkungan Batik Pakidulan dan N-Bee yang memroduksi kerajinan perhiasan perak, dan batu alam.

Pameran itu sendiri dibuka langsung oleh Perdana Menteri Aljazair, Abdelmalek Sellal.

R. Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma mengatakan keikutsertaan mitra binaan pada acara itu untuk turut mempromosikan potensi cultural diversity dan geo diversity, serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika.

“Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global,” katanya melalui siaran pers.

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

Pameran diikuti oleh 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Herry menambahkan Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu, juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris, dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar dan Geologi UNPAD mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO.

Bio Farma Turut Serta Dalam Pameran Indonesia Terpadu di Al-Jazair

By biofarma

 

Bio Farma turut serta dalam pameran indonesia terpadu di Al jazair
Yan Jauhardi, Kepala Bagian PKBL Bio Farma (paling kanan) beserta Dubes RI untuk Aljazair Safira Machrusah (tengah) beserta perwakilan Kementerian luar negeri di arena SAFEX Aljazair.

(Bandung, 29/11), Bio Farma turut serta dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair pada tanggal 23 – 27 November 2016. Bio Farma membawa serta mitra binaan yang sudah berhasil dan memiliki keunggulan yaitu Batik Ramah Lingkungan, Batik Pakidulan dan N-Bee Kerajinan Perhiasan Perak dan Batu Alam pada pameran dagang yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Aljazair, Abdelmalek Sellal.

Menurut R.Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma, “keikutsertaan mitra binaannya di acara tersebut untuk turut mempromosikan potensi keragaman di bidang budaya – cultural diversity dan geo diversity, serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika. Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global.”

 

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

 

Pameran diikuti oleh 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Herry menambahkan “Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu, juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris, dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar dan Geologi UNPAD mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO”

———-*****———-

 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

[:en]

Bio Farma turut serta dalam pameran indonesia terpadu di Al jazair
Yan Jauhardi, Kepala Bagian PKBL Bio Farma (paling kanan) beserta Dubes RI untuk Aljazair Safira Machrusah (tengah) beserta perwakilan Kementerian luar negeri di arena SAFEX Aljazair.

(Bandung, 29/11), Bio Farma turut serta dalam pameran Indonesia terpadu di SAFEX (Societe Algerienne des Foires et Exportations), Club de Pins Alger, Aljazair pada tanggal 23 – 27 November 2016. Bio Farma membawa serta mitra binaan yang sudah berhasil dan memiliki keunggulan yaitu Batik Ramah Lingkungan, Batik Pakidulan dan N-Bee Kerajinan Perhiasan Perak dan Batu Alam pada pameran dagang yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Aljazair, Abdelmalek Sellal.

Menurut R.Herry, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Bio Farma, “keikutsertaan mitra binaannya di acara tersebut untuk turut mempromosikan potensi keragaman di bidang budaya – cultural diversity dan geo diversity, serta turut mendukung sinergi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika. Kami berharap dengan keikutsertaan ini dapat meningkatkan promosi destinasi wisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan  mitra binaan kami untuk dapat memasuki pasar global.”

Pameran yang berlangsung selama lima hari ini merupakan pameran produk Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai sektor dunia usaha Indonesia, BUMN dan lembaga instansi pemerintah, diantaranya kerajinan, furniture, perhiasan, kosmetik, produk makanan, produk pertanian, produk alas kaki dan kulit, produk perikanan, elektronik, tekstil, garmen, produk plastik dan gelas, kertas dan peralatan kantor serta berbagai produk lainnya.

Pameran diikuti oleh 9 BUMN, termasuk Bio Farma, Pertamina, Telkom, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Pelindo II, Waskita Karya, Jamkrida dan Garuda Indonesia.

Pameran Indonesia Terpadu di Aljazair bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata Indonesia – Aljazair membantu program pemasaran dan peningkatan produk ekspor migas dan nonmigas Indonesia utamanya konstruksi, consumer goods  dan sektor manufaktur lainya.

Herry menambahkan “Bio Farma sudah memiliki program promosi mitra binaan dan CSR untuk bisa masuk ke pasar global, pada Oktober 2016 lalu, juga mengikuti pameran dalam kegiatan UNESCO Geo Fair di Torquay Inggris, dan bersama Disparbud Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar dan Geologi UNPAD mempromosikan potensi wisata Geopark Nasional, Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui UNESCO”

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306

[:]

Berharap Geopark Ciletuh Mendunia

By biofarma

Konferensi Internasional UNESCO, Global Geopark Network (GGN), di Torquay Inggris pada 27-30 September 2016 dihadiri oleh sekitar 800 delegasi dari 50 negara. Konferensi ini digagas Badan Dunia PBB yang membidangi masalah pendidikan, sains dan kebudayaan.

 

Sesuatu yang membanggakan, delegasi Indonesia tidak hanya sebagai peserta, namun juga mempresentasikan beberapa praktek pengelolaan Geopark. Perwakilan Jawa Barat hadir dari Kabupaten Sukabumi, Disparbud Jabar, Universitas Padjadjaran, Badan Geologi dan Bio Farma, yang memaparkan peran BUMN dalam  pengembangan kawasan geopark Ciletuh Palabuhanratu sebagai salah satu role model bagi UNESCO.

 

Geopark adalah sebuah konsep manajemen pengembangan kawasan berkelanjutan yang menyelaraskan keragaman geologi, hayati dan budaya melalui prinsip konservasi dan tata ruang wilayah. Geopark merupakan wilayah geografis yang  memiliki situs warisan geologi, dikelola dengan memberdayakan masyarakat disekitar kawasan dengan dukungan infrastruktur, fasilitas dan regulasi pemerintah, untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam.

 

Pengembangan warisan geologi tentu akan bermanfaat bagi pengembangan destinasi wisata baru Indonesia yang berdimensi global. Inisiatif dalam pengembangan Geopark menjadi dimensi baru bagi perlindungan warisan budaya dan alam, yang menekankan pada potensi interaksi antara pengembangan sosio-ekonomi dan budaya dengan konservasi lingkungan alam serta kepentingan pendidikan.

 

Indonesia saat ini menargetkan destinasi wisata baru, 10 Geopark menjadi pilihan, Geopark Batur dan Geopark Gunung Sewu, saat ini sudah memperoleh status global dari UNESCO.    4 Geopark yang dipersiapkan adalah Geopark Kaldera Toba, Geopark Merangin, Geopark Rinjani dan Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu.

 

Bagi yang pernah melihat  Geopark Ciletuh, kita serasa diajak menelusuri lorong waktu geologi yang periodenya tidak hanya mencakup masa ratusan tahun tetapi hingga jutaan tahun. Geopark tidak hanya menyajikan alam yang termonumenkan secara geologi, tetapi juga kehidupan yang ada di dalamnya yaitu keragaman hayati, keragaman geologi dan keragamanan budaya.

 

Geo-Science Communications

 

Dari Konferensi Internasional UNESCO Global Geoparks,  kita dapat mengambil praktik terbaik dari Geopark English Riviera di Torquay, yaitu tentang bagaimana pengelolaan Geo wisata dan mengemas pesan tentang geo yang lebih komunikatif dan mudah dicerna.

 

Salah satu pembicara adalah Iain Stewart, Professor bidang Geo-science Communication, Plymouth University. Bidang komunikasi Geo-science berfokus pada komunikasi lingkungan, alam dan geologi. Bagaimana mengemas pesan – pesan dari setiap geosites, termasuk penamaan beberapa layanan. Di kawasan ini, semua produk diberi nama awalan geo antara lain, geo tourism, geo gift, geo play, geo park, geo van, geo fair. beberapa tempat melibatkan geo ranger dan geo ambassador, yaitu volunteer atau sukarelawan yang mayoritas wanita, aktif membantu memberikan layanan informasi pada setiap tamu.

 

Pakar Geopark UNESCO, Prof. Guy Martini, setelah mengunjungi Ciletuh menuturkan Ciletuh sangat potensial bisa menjadi Global Geopark, karena memiliki banyak keunikan, dia juga mengkonfirmasi bahwa peran BUMN dalam pengembangan Geopark baru pertama dan sangat unik, dalam pengembangan geopark di Ciletuh.

 

Potensi Besar Geo Tourism

 

Potensi keunikan dan keindahan alam bagi  pemerintah provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Pariwisata dan Budaya adalah peluang dan sekaligus tantangan besar untuk mewujudkannya menjadi destinasi geo wisata yang berdimensi global dan sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitarnya.

 

Pada 2016 ini, pariwisata Indonesia ditargetkan mencapai 12 juta kunjungan wisman dengan devisa diproyeksikan sebesar Rp 172 triliun, jumlah perjalanan wisnus sebanyak 260 juta perjalan dengan uang yang dibelanjakan sebesar Rp 223,6 triliun, juga diharapkan kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional akan meningkat menjadi 5%; dan jumlah lapangan kerja yang diciptakan menjadi 11,7 juta tenaga kerja.

 

Salah satu langkah nyata Pemprov Jawa Barat untuk mewujudkan Geopark Ciletuh sebagai destinasi wisata global  dengan dibentuknya Badan Pengelola Kawasan Geopark, Tim Operasional Percepatan Geopark Ciletuh dan Tim Koordinasi Kawasan Geopark Ciletuh, yang kesemuanya tertuang dalam SK Gubernur Jabar, yang berisikan anggota dari berbagai lintas stakeholder  perwakilan dari pemerintah, akademisi,  masyarakat setempat dan BUMN.

 

Tim Kordinasi Pengembangan Geopark Ciletuh diharapkan dapat menopang percepatan target Provinsi Jawa Barat untuk mempersiapkan Geopark Ciletuh agar segera mendapat pengakuan dari UNESCO, menjadi destinasi wisata Wonderful Geopark Indonesia sehingga turut mendatangkan devisi bagi negara. Juga memperluas area wisata hingga menyatu ke arah utara sehingga terintegrasi dengan kawasan wisata Pantai Palabuhanratu.

 

Keberhasilan membangun Geopark Ciletuh merupakan bentuk apresiasi kita semua kepada nilai dan makna keunikan, kelangkaan dan estetika dari keragaman dan warisan geologi yang terdapat di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Ciletuh Wonderful Geopark Indonesia  semoga tercapai sesuai semboyan Geopark ”Memuliakan Warisan Bumi, Mensejahterakan Masyarakat”. ***

 

Oleh : N. Nurlaela Arief

Mahasiswa S3 Komunikasi UNPAD dan Ketua PERHUMAS BDG-JABAR

*Sudah dimuat di rubrik OPINI, Koran Pikiran Rakyat, Selasa, 11 Oktober 2016