Bio Farma siapkan Skema Perluasan Layanan vaksinasi melalui brand “Imunicare”

By Bio Farma

Bio Farma akan terjun ke pasar   retail layanan vaksinasi untuk mendekatkan pelayanan dan akses vaksinasi ke masyarakat, dengan harga yang terjangkau dengan jenis vaksin yang beragam. Menurut rencana, layanan vaksinasi yang diresmikan pada Januari 2019 yang lalu ini, akan hadir di seluruh provinsi di Indonesia, dan sebagai langkah awal, akan dimulai  untuk membuka di Medan dan Denpasar sebagai kantor cabang.

 

Direktur Pemasaran, Bio Farma, Sri Harsi Teteki, mengatakan layanan imunicare ini dibuat untuk mendekatkan layanan Bio Farma kepada end user dari layanan vaksinasi, “Kami berencana untuk membuka imunicare di 25 lokasi, dengan sistem kemitraan bersama klinik, rumah sakit BUMN maupun swasta melalui mekanisme kemitraan dengan meng add-on kan ke klinik yang sudah ada, dengan menambah pelayanan vaksinasi dari imunicare, sehingga layanan klinik tersebut akan bertambah dari layanan kuratif menjadi layanan kuratif dan preventif”, ujar Sri Harsi Teteki.

 

Kepala Divisi Unit Bisnis dan Klinik, Tjut Vina, mengatakan layanan imunicare akan dibuka melalui sistem kemitraan dimana, setiap calon mitra yang akan bekerjasama dengan Bio Farma akan mendapatkan pelatihan – pelatihan terkait pengelolaan vaksin “Kami akan memberikan standar – standar pelayanan dari vaksinasi kepada semua calon mitra kami, baik yang terkait dengan produk seperti system rantai dingin (cold chain system), pengolahan limbah, dan dukungan informasi dan teknologi dan terutama mengenai product knowledge termasuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) kepada tenaga medis”, Ujar Tjut Vina.

—*—

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id

Biocare : 15000810

Perluas Pangsa Pasar, Bio Farma akan Terjun Ke Pasar Retail

By Bio Farma

Bandung (22/4) Bio Farma melalui layanan vaksinasi terpadu Imunicare, siap untuk terjun ke pasar retail di Indonesia. Layanan ini dibuat untuk mempeluas pangsa pasar Bio Farma, yang selama ini terbagi menjadi Penjualan sektor dalam negeri, penjualan sektor swasta dan penjualan ekspor.

Layanan Imunicare, yang merupakan layanan dari klinik imunisasi Bio Farma yang bertujuan untuk mendekatkan masyarakat, kepada akses untuk mendapatkan vaksin.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bio Farma, M. Rahman Roestan dalam acara Coffee Morning di Bandung (22/4).

Terjunnya Bio Farma ke pasar retail ini, seiring dengan perluasan tren bisnis  farmasi, menuju industri farmasi 2030.

Kedepannya, industri farmasi Indonesia, tidak hanya akan bergerak pada bidang riset dan pengembangan, produksi dan distribusi saja, tetapi mulai memasuki fungsi lainnya seperti pencegahan melalui vaksinasi, diagnosis, perawatan, penyembuhan dan pelayanan.

“Dari sisi riset dan pengembangan, Bio Farma sudah memiliki link untuk melakukan kolaborasi dan kerjasama riset, dari sisi produksi dan distribusi, Bio Farma sudah sesuai dengan standar Badan Kesehatan dan Dunia (WHO), dan kini, untuk pelayanan, Bio Farma akan memperkuatnya melalui layanan vaksinasi terpadu ini berarti, industri farmasi Indonesia, akan memasuki fase end to end, dimulai dari kemandirian bahan baku, dengan kekuatan riset, produksi, distribusi dan layanan (services)”, ujar Rahman.

Sementara itu, Direktur Pemasaran, Sri Harsi Teteki, mengatakan,  dengan layanan ini,  masyarakat akan mendapatkan akses dan solusi untuk meningkatkan imunitas. Tentu saja, dengan harga terjangkau dan ketersediaan jenis vaksin yang lengkap, serta terjamin kualitas dan keaslian dari produknya.

“Kami berharap dengan adanya imunicare ini, masyarakat akan lebih mudah untuk mendapatkan akses vaksinasi, dengan kualitas layanan prima dengan harga yang tentu saja terjangkau”, Ujar Sri Harsi Teteki.

Sri Harsi menambahkan, kedepannya, imunicare ini akan hadir diseluruh Indonesia, baik hadir sebagai klinik di rumah sakit ataupun di klinik embarkasi mengingat Imunicare kini sudah menjadi Layanan Vaksinasi Internasional, yang bisa memberikan layanan vaksinasi meningitis untuk jamaah haji dan umrah.

 

—*—

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id

Biocare : 15000810

Komunitas Lari Karyawan Bio Farma Dampingi Anak Down Syndrome Berlari sejauh 1.6 KM

By Bio Farma

Bio Farma, turut serta ambil bagian dalam peringatan Hari Sindroma Down Sedunia (HSDD) 2019, yang diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Kegiatan  Persatuan Orang Tua Anak dengan Downs Syndrome (PIK – POTADS) Bandung, pada tanggal 31 Maret 2019. HSDD yang diperingati setiap tanggal 21 Maret, tahun ini mengambil tema “no one leave behind on education atau semua harus sekolah” yang mengkampanyekan bahwa anak down syndrome (ADS) pun memiliki hak yang sama dengan anak lainnya dalam hal pendidikan dan juga kegiatan lainnya.

Komunitas lari Bio Farma, BioRunner, mendapatakan kesempatan untuk mengambil bagian dari acara ini sebagai pengatur jalannya acara Fun Run, agar ADS dan running buddies berlari dengan rasa nyaman sepanjang 1.6 KM, ketua BioRunner, dr. Asep Irham mengatakan “Kegiatan berlari merupakan kegiatan positif yang dapat membantu ADS untuk bisa bersosialisasi dengan orang-orang sekitar. Selama ini kita tahu kalau ADS seringkali dikucilkan. Maka dengan melibatkan mereka di kegiatan outdoor, diharapkan rasa percaya diri ADS dan orang tua mereka semakin tumbuh dan diharapkan bisa menghilangkan stigma yang muncul pada masyarakat”, Ujar dr. Asep.

Kordinator acara HSDD Rina Suyani, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkenalkan anak Down Syndrome ke masyarakat umum, bahwa mereka (ADS) ada di tengah – tengah masyarakat dan memiliki hak yang sama dengan masyarakat lainnya, khususnya dalam bidang pendidikan, “Sejalan dengan tema dunia yaitu Semua harus sekolah, acara ini dimulai dengan ADS akan berlari dari dago menuju Balai kota didampingi oleh pendamping dan mendapat kesempatan untuk tampil dalam pentas seni serta menari (flash mob) bersama seluruh peserta”, ungkap Rina. Di Balai kota Bandung ini, akan berkumpul sebanyak 600 ADS beserta keluarganya yang berasal dari seluruh Indonesia.

Sementara itu salah satu orang tua peserta fun run ADS, Edo Hutapea mengapresiasi acara ini dan mengajak masyarakat untuk menghapus stigma mengenai ADS, “Kami berharap tidak ada lagi stigma tentang ADS, justru kita harus membantu mereka, untuk  menumbuhkan rasa kepercayaan diri mereka untuk bergaul ditengah masyarakat”. Ungkap Edo Hutapea.

—*—

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

N Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Bio Farma

(022) 2033755 ext 37412

Email : lala@biofarma.co.id

Calon Jemaah Umroh bisa dapatkan Vaksin Meningitis di Imunicare Bio Farma

By Bio Farma

Bandung (13/2) layanan terbaru imunisasi Bio Farma, yaitu Imunicare saat ini menyediakan vaksinasi Meningitis bagi Jamaah umrah.

Layanan vaksin Meningitis ini bisa didapatkan di Imunicare Bio Farma yang berlokasi di Jl Pasteur No 28 Bandung dengan jadwal Senin s/d Kamis pukul 07.30 – 15.00 dan Sabtu 08.00 – 10.00.

Peserta cukup membawa fotocopy passport.

“Selain memberikan layanan lengkap vaksinasi dasar untuk bayi & balita. Saat ini imunicare dapat memberikan layanan vaksin Meningitis yang dibutuhkan oleh calon Jamaah umrah”

“Kami bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sehingga bagi calon Jamaah umrah yang membutuhkan vaksinasi meningitis, bisa langsung datang ke layanan imunicare” ujar Direktur Pemasaran Bio Farma, Sri Harsi Teteki.

Teki, menambahkan “untuk vaksin meningitis bagi jemaah haji, layanan tetap diberikan di Dinas Kesehatan, Puskesmas, atau KKP”.

Dr Mahsun Muhammadi selaku Kepala Bagian Manajemen Mutu Bio Farma menambahkan “Vaksin meningitis merupakan syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi bagi setiap warga negara yang akan pergi kesana untuk melaksanakan Ibadah Umrah dan Haji. Vaksin meningitis adalah vaksin wajib yang harus dilakukan calon jemaah umrah untuk melindungi risiko tertular meningitis meningokokus, suatu infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang”.

Imunicare merupakan bagian dari Klinik Pratama Bio Farma yang memberikan pelayanan kesehatan terpercaya melalui pelayanan vaksinasi.

Dengan tagline Solution to Immunity, Imunicare hadir menawarkan jaminan pelayanan yang memuaskan dengan dukungan kualitas produk dan petugas medis yang terpercaya.

Selain itu Imunicare memiliki tempat yang nyaman dilengkapi dengan berbagai fasilitas dengan harga yang terjangkau.

“Selain vaksin meningitis, calon haji dan umrah bisa mendapat vaksinasi influenza, imunicare memiliki paket mengitis dan flu untuk proteksi yang lengkap”.

**-**

Informasi media :
N. Nurlaela Arief
Head of Corporate Communications Dept.
Bio Farma
Email : lala@biofarma.co.id

Vaccinology Training Kembali Digelar di Bio Farma yang Diikuti oleh 80 Dokter Seluruh Indonesia

By Bio Farma

Acara ini dapat terselenggara atas  kerjasama antara PAPDI, Satgas Imunisasi Dewasa dan Bio Farma.

Sejumlah pakar vaksin hadir sebagai pembicara hari ini, tanggal 9 Februari 2019 di Bio Farma

Prof Dr dr Samsuridjal Djauzi,SpPD,K-AI ; Dr Benget Saragih,M.Epid; Dr dr Iris Rengganis,SpPD,K-AI; Dr dr Sukamto Koesnoe, SpPD,K-AI; Prof Dr dr Kusnandi Rusmil,SpA(K),MM, dr Primal Sudjana, SpPD,KPTI

Selain mendapatkan ilmu update tentang vaksin dewasa, vaksin traveller, peserta  juga mendapat materi tambahan dari Bio Farma tentang produk yang telah lulus PQ WHO dan pengelolaan cold chain yang baik dan benar sebagai bekal utama dalam standar layanan vaksin sesuai Permenkes 23 Tahun 2018 tentang penerbitan sertifikasi vaksin internasional.

Sebelum peserta kembali ke tempat masing-masing, dipersilahkan untuk meninjau layanan vaksinasi @imunicare.biofarma ( #imunicarebybiofarma ) dan museum Biofarma

Selamat berkiprah bersama membangun Indonesia kuat dan sehat ya para sejawat,  tentunya melalui salah satu upaya preventif yaitu imunisasi dengan vaksin yang terjaga kualitasnya.

 

Mau imunisasi …?

Ya Imunicare

 

#biofarma

#imunicare

#imunicarebybiofarma

#solutiontoimmunity

#vaksin

#vaccinationbeforevacation

#vaccinologytraining

 

*-*

 

Untuk informasi Media, Hubungi :

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

Email : lala@biofarma.co.id

Mobile : 081910102649 : 62 22 2033755

www.biofarma.co.id

Bio Care : 1500810

 

Perluas Layanan Imunisasi, Bio Farma Luncurkan Imunicare

By Bio Farma

Bio Farma memperkenalkan layanan terbaru imunisasi dengan nama Imunicare, kepada masyarakat kota Bandung, diawali dengan “Petualangan Imunisasi Bersama Imunicare”. Acara yang merupakan Soft launching dari Imunicare ini, dilaksanakan pada hari Minggu 27 Januari 2019, dengan mengundang 10 komunitas ibu dan balita serta beberapa komunitas lari yang ada dikota Bandung dengan diisi berbagai kegiatan yang membangun kreativitas anak dan balita.

Sosialisasi Imunicare juga dilakukan pada momen Rapat Kerja Rencana Aksi 2019, Senin 28 Januari 2019 oleh M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma disertai jajaran Direksi, disaksikan oleh Asisten Deputi Industri Agro & Farmasi 2 Kementerian BUMN, Agus Suharyono.

Menurut Direktur Pemasaran Bio Farma, Sri Harsi Teteki, Imunicare merupakan upaya dari Bio Farma untuk turut serta menyehatkan masyarakat Indonesia melalui pemberian imunisasi.

“Imunicare merupakan layanan dari klinik imunisasi Bio Farma yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan akses dan solusi untuk meningkatkan imunitas, yang tentu saja dengan harga terjangkau dan ketersediaan jenis vaksin yang lengkap,  serta terjamin kualitas dan keaslian dari produknya”, ujar Teki, panggilan akrab Sri Harsi Teteki.

Teki menambahkan dengan layanan baru Imunicare, yang berbasis Customer Focus dan Friendly Experience, masyarakat dari segala usia, tidak khawatir dan tidak takut untuk mendapatkan imunisasi.

Sementara itu, Kepala Divisi Divisi Unit Klinik & Imunisasi Bio Farma, Tjut Vina mengatakan layanan Imunisasi di Imunicare, tidak terbatas hanya untuk balita saja, tetapi juga bisa untuk dewasa, dengan tagline Solution to Immunity, kami hadir terutama bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri, termasuk vaksin untuk ibadah haji dan umrah.

“Kami sudah bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sehingga untuk pelayanan vaksinasi Meningitis bisa dilakukan di Imunicare. Selain vaksinasi untuk haji / umrah, di Imunicare juga tersedia vaksin yang diperlukan untuk para traveller, atau yang akan melakukan studi ke luar negeri, yang membutuhkan persyaratan vaksin-vaksin tertentu”, Ujar Tjut Vina.

Tjut Vina menambahkan penambahan layanan ini tidak hanya pemberian imunisasi saja, tetapi juga penambahan jenis vaksin seperti vaksin meningitis yang dibutuhkan oleh calon Jemaah haji dan umrah, juga untuk vaksin bagi pegiat travelling.

Melalui penyedian vaksin yang berkualitas dan terjamin keasliannya, layanan Imunicare yang saat ini  berlokasi di Jl. Pasteur No 28 Bandung,  Kedepannya, akan melayani seluruh negeri, sehingga membantu meningkatkan akses terhadap vaksin dan mendorong cakupan imunisasi nasional program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

 

———-***———-

Untuk informasi Media, Hubungi :

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

Email : lala@biofarma.co.id

Mobile : 081910102649 : 62 22 2033755

www.biofarma.co.id

Bio Care : 1500810

Komitmen Bio Farma Terapkan Pola Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

By Bio Farma

(01/11) Direktur SDM & Umum Bio Farma, Disril Revolin Putra (ketiga Kiri) bersama 13 pelaku usaha di kota Bandung menandatangani Komitmen Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bersama Pemerintah Kota Bandung yang dilakukan oleh Walikota Bandung M.Oded Danial (Kedua kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Rita Verita (kanan), pada tanggal 1 November 2018 di GSG Bio Farma. Oded M Danial, mengajak semua pelaku usaha yang berada di Bandung, untuk berkomitmen ikut serta menyehatkan masyarakat kota Bandung, sebagai Pilar Pembangunan kota Bandung, antara lain, Menyelenggarakan Aktivitas Fisik / Olaharaga Di Lingkungan Usaha, Memeriksakan Kesehatan Secara Berkala, Menerapkan Kawasan Tanpa Rokok Di Lingkungan Usaha Dan Membina Salah Satu Posyandu Di Wilayah Kerja Setiap Perusahaan.

Menteri Rini, Lepas Ekspor Produk Vaksin ke Pakistan, Turki dan Honduras

By Bio Farma

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tunjukan komitmen dan dukungan peningkatan ekspor dari BUMN berbagai sektor.  Rini hadir langsung melepas ekspor produk vaksin Bio Farma, setelahnya sebelumnya melepas produk dari Pindad dan LEN Industri di Bandung, Rabu (31/10/2018).

Menurut Rini, “Di sektor industri Farmasi, BUMN didorong untuk memproduksi produk farmasi yang memiliki nilai tambah,  BUMN yang telah memiliki produksi melebihi kebutuhan dalam negeri kami dorong untuk meningkatkan ekspor.  Sesuai dengan INPRES No 6 tahun 2016 tentang percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan”.

Rini menambahkan, “Bio Farma agar terus meningkatkan kemandirian bahan baku vaksin, memprioritaskan kebutuhan dalam negeri, serta kapasitas lebih dapat diekspor untuk membantu pasokan kebutuhan vaksin global”.

Sementara itu, M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma, turut hadir dan menyampaikan “Bio Farma sudah lama mengekspor produk vaksin, kami memulai ekspor perdana pada tahun 1998, satu tahun setelah produk vaksin kami mendapat pra-kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO)”.

“Hari ini, terdapat pengiriman ke empat (4) negara tujuan ekspor. Tiga (3) diantaranya adalah finished product vaksin Polio  (bOPV-20 dosis)  ke Pakistan dan ke Turkey, serta vaksin Difteri Tetanus Pertusis (DTP) 10 dosis ke Honduras, Amerika Tengah. Selain itu kami juga ada pengiriman bulk (bahan setengah jadi atau intermediate product) Polio ke India”.tambahnya

“Jadi, total nilai ekspor vaksin yang dilepas hari ini, sebesar  USD 5,18 juta atau sekitar 75 Miliar rupiah”  yang diekspor terdiri dari 50 juta dosis bulk polio ke India sedangkan ke Pakistan, Turkey dan Honduras sekitar sebanyak 1 juta vial vaksin bOPV-20 dosis dan 10 dosis”. ungkap Rahman.

Menteri Rini menambahkan “Kami bangga dengan konsistensi dan pencapaian Bio Farma yang sudah beberapa kali meraih penghargaan Primaniyarta dan yang terbaru yaitu kategori Pelopor Pasar Baru dari Kementerian Perdagangan yang diserahkan langsung oleh Presiden RI”.

“Raihan penghargaan tersebut atas keberhasilan Bio Farma dalam memperluas pasar vaksin, dengan menambah jumlah market di negara-negara benua Asia dan Afrika, sehingga sampai dengan 2018, produk vaksin Bio Farma sudah digunakan di lebih dari 140 negara”tutup Rini.

 

**-**

 

Tentang Bio Farma

Bio Farma merupakan  BUMN produsen Vaksin dan Antisera, saat ini berkembang menjadi  perusahaan Life Science, didirikan 6 Agustus 1890. Selama 128 tahun pendiriannya Bio Farma telah berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa, baik di Indonesia maupun mancanegara. Lebih dari 140 negara telah menggunakan produk Vaksin Bio Farma terutama negara – negara berkembang, dan 49 diantaranya adalah negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Dengan kapasitas produksi lebih dari 2 Miliar dosis pertahun, merupakan terbesar di Asia Tenggara. Bio Farma telah memenuhi kebutuhan vaksin Nasional, termasuk kebutuhan vaksin untuk Jemaah Haji dan Umrah, serta kebutuhan vaksin dunia melalui WHO dan UNICEF. Dengan filosofi Dedicated to Improve Quality of Life, Bio Farma berperan aktif dalam meningkatkan ketersediaan dan kemandirian produksi Vaksin di negara-negara berkembang dan negara-negara Islam untuk menjaga keamanan kesehatan global (Global Health Security).

 

Tentang Ekspor Vaksin Bio Farma

Bio Farma hampir setiap pekan mengirimkan produk ke mancanegara, mayoritas negara berkembang dan negara Islam. Selain produk akhir vaksin yang didistribusikan melalui lembaga Internasional UNICEF, PAHO, Bio Farma juga melakukan ekspor dalam bentuk bulk vaksin atau intermediate produk yang nantinya akan di formulasi dan dikemas menjadi produk akhir vaksin. Ekspor produk Vaskin Bio Farma dilakukan melalui bilateral dan melalui beberapa produsen vaksin langsung. Beberapa produsen yang membeli bulk antara lain produsen vaksin di India, perusahaan di Belgia, Turki, Mexico, Mesir, Thailand, Filipina, dan beberapa negara lain. Beberapa jenis vaksin yang diekspor sepanjang bulan September sampai dengan Desember 2018 terdiri dari vaksin polio, campak, TT, DTP, Td. Dengan tingkat komponen dalam negeri  (TKDN) yang lebih tinggi sehingga Bio Farma turut menciptakan kemandirian bahan baku vaksin.

 

Informasi lebih lanjut www.biofarma.co.id

 

 

***-***

Untuk informasi Media, Hubungi  :

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

Email : lala@biofarma.co.id

Mobile : 081910102649  : 62 22 2033755

www.biofarma.co.id

Bio Care : 1500810

 

Konsisten Perluas Ekspor Pasar Baru, Bio Farma raih kembali Penghargaan Primaniyarta 2018

By Bio Farma

PT Bio Farma meraih kembali Penghargaan Primaniyarta kategori Pelopor Pasar Baru dari Kementerian Perdagangan, diterima oleh Sri Harsi Teteki, Direktur Pemasaran Bio Farma yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Indonesia Convention Exhibition, BSD Tangerang Banten, Rabu (24/10).

“Kami satu-satunya BUMN yang mendapat apresiasi dari Pemerintah, tentunya turut serta berkontribusi bagi negara, kami terus upayakan peningkatan kapasitas dan kapabilitas produksi untuk mempertahankan dan meningkatkan kesinambungan Ekspor, saat ini kapasitas kami : bulk (intermediate product) sekitar 2.3 miliar dosis, produk akhir vaksin sekitar 700 juta dosis”kata Teki.

Teki menambahkan mengenai pelopor pasar baru “kami banyak melakukan ekspor ke negara tujuan yang mengandung risiko, baik, risiko politik, risiko ekonomi pada saat pembayaran, transportasi yang sulit juga adanya negara-negara baru  yang kami masuki, ” ungkap Teki

“Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah akan memberikan kemudahan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dalam  skema pembiayaan ekspor Indonesia”

Keberhasilan perluasan pasar di negara-negara Afrika, tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan oleh Bio Farma dengan organisasi kerja sama negara-negara Islam (OKI), di mana Bio Farma ditunjuk sebagai “centre of excellence” serta vice chairman vaccine manufacturer group OIC.

Raihan penghargaan tersebut dilatarbelakangi oleh keberhasilan Bio Farma dalam memperluas pasar vaksin, dengan menambah jumlah “market” di negara-negara benua Asia dan Afrika, sehingga sampai dengan 2018, produk Bio Farma sudah digunakan di lebih dari 140 negara.Tahun ini untuk kali ke -7 Bio Farma raih penghargaan Primaniyarta.

Tantangan kami saat ini ekspansi fasilitas untuk produk baru, target kami ke depan terus menjajaki peluang Ekspor untuk produk final bulk (HiB, Campak) dan produk jadi (Pentabio – Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B dan Haemophilus Influenza type B) serta memenuhi berbagai regulasi internasional  (WHO, FDA dan Registrasi di negara tujuan) dan tentunya mempertahankan Pra Kualifikasi WHO untuk produk existing dan produk baru”

Primaniyarta merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi di bidang ekspor dan dapat menjadi percontohan bagi eksportir lain. Penyelenggaraan Penghargaan Primaniyarta merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan cq Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, penghargaan diberikan bersamaan dengan acara Trade Expo Indonesia ke-33 dengan tema “Creating Products For Global Oppotunities”.

*-*

 

Informasi Media :

N.Nurlaela Arief

Head of Corporate Communications Dept.

Bio Farma

lala@biofarma.co.id

 

Lanjutkan Kolaborasi dalam Bidang Lingkungan dan Kesehatan, Walikota Bandung Kunjungi Bio Farma di Dua Minggu Pertama Masa Jabatannya

By Bio Farma

Walikota Bandung, Oded M danial, bersama jajaran Kepala Dinas Pemerintah kota Bandung memenuhi undangan Bio Farma untuk berdiskusi melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik terutama dibidang lingkungan dan kesehatan, diakhir diskusi pun Oded diajak untuk meninjau langsung fasilitas produksi vaksin di Bio Farma, pada Senin sore, 1 Oktober 2018.

Direktur Utama dan seluruh jajaran Direksi Bio Farma menerima langsung kunjungan kerja tersebut, yang bertempat disalah satu gedung heritage di kota Bandung ini. Menurut Oded “Bio Farma sebagai BUMN yang berada dikota Bandung diharapkan untuk terus berpartisipasi dalam mensukeskan program-program Pemerintah, terutama permasalahan sampah di kota Bandung.”

Menurut Kepala Dinas lingkungan hidup dan kebersihan kota Bandung, Salman Fauzi ”Pihaknya mengapresiasi kegiatan CSR Bio Farma dalam kinerja sosial dan lingkungan Bio Farma, sejak tahun 2010 Bio Farma merupakan satu-satunya industri di Bandung yang meraih PROPER emas dari Kementerian Lingkungan Hidup, Bio Farma pun sudah menerapkan emisi bersih dilingkungannya, diharapkan Bio Farma bisa menjadi mentor bagi industri lainnya di kota Bandung” Ungkapnya.

Sementara itu dr Rita Verita, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jawa Barat mengungkapkan “ Terimakaih kepada Bio Farma karena sudah memberikan vaksinasi kepada petugas kebersihan kota Bandung serta program-programnya dalam mengedukasi pentingnya vaksinasi di wilayah kota Bandung.”

Dalam kesempatan yang sama M. Rahman Rustan, Direktur Utama Bio Farma pun menyampaikan informasi update terkait rencana pengembangan Bio Farma,  “Kedepan Bio Farma pun akan menambah kapasitas produksi serta mengembangkan fasilitas gedung produksi untuk pemenuhan   kebutuhan vaksin di dalam maupun luar negeri juga untuk membuat vaksin-vaksin baru”, Pungkasnya.

 

———-*****———-

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:
N. Nurlaela Arief
Head of  Corporate Communications Dept.
Email : lala@biofarma.co.id
Bio Farma
Jl. Pasteur No. 28 Bandung
Telp : 62 22 2033755
Fax : 62 22 2041306