Bio Farma dan Indofarma Ikut Serta Dalam International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX 2020)

By Bio Farma

 

(Jakarta 27/2) Induk Holding BUMN Farmasi, Bio Farma dan anggotanya, Indofarma Tbk, ikut serta sebagai peserta pameran dalam acara International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX 2020) di Jakarta. Pameran yang diikuti oleh perusahaan alat kesehatan, rumah sakit umum daerah, dan perusahaan farmasi, dibuka oleh ketua panitia IHEX 2020 dr. Burhanuddin Hamid Darmadji,  MARS,  mengambil tema Mewujudkan SDM Kesehatan Unggul Dalam Mendukung Era Baru Pelayanan Kesehatan Bersyariah.

Dalam pameran yang berlangsung dari t27 – 29 Februari 2020, Bio Farma menyajikan Sistem Kebijakan Halal (Halal Assurance System), yang merupakan komitmen dari Bio Farma, untuk terus berupaya mengembangkan produk vaksin dan lifescience halal yang sesuai dengan prinsip syariat Islam sejak tahap penelitian, dan pemilihan bahan baku, dengan tetap memperhatikan aspek quality, safety dan efficacy. Hal ini sesuai dengan kebijakan perusahaan untuk memproduksi produk yang bermutu tinggi, berdaya saing global dengan berorientasi pada kepuasan pelanggan melalui berbagai upaya perbaikan yang berkesinambungan.

Audience yang hadir di pameran ini sangat tertarik dengan informasi sertifikat jaminan sistim halal dari MUI yang dimiliki oleh Bio Farma, juga ketika mengetahui bahwa Indonesia resmi sebagai Centre of Excellence (CoE) untuk produk Bioteknologi dan vaksin untuk negara – negara yang tergabung dalam The Organization Of Islamic Cooperation (OIC) atau Pusat Riset Vaksin Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Dalam hari terakhir pameran 29 Februari 2020, sempat dihadiri oleh Wakil Presiden RI, K.H Ma’aruf Amin yang menyatakan dalam pidato penutupannya bahwa saat ini dirasakan perlunya pelayanan kesehatan yang sesuai dengan syariat Islam salah satu caranya melalui pembangunan Rumah Sakit berbasis Syariah.

Holding BUMN Farmasi Mulai Beroperasi 2020 : Bersinergi Menyehatkan Indonesia dan Dunia

By Bio Farma

(Jakarta 31/01) Kementerian BUMN RI telah mensahkan secara resmi beroperasinya Holding Farmasi di awal tahun 2020. Holding farmasi ini, terdiri dari tiga perusahaan BUMN farmasi yaitu; Bio Farma sebagai induk holding, yang sahamnya masih dimiliki 100% oleh pemerintah, beranggotakan PT Kimia Farma  Tbk dan PT Indofarma Tbk. Dasar penetapan dan pengesahan Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi, adalah dengan telah keluarnya surat persetujuan dari Menteri BUMN selaku RUPS yang menyetujui pengalihan seluruh saham seri B milik Negara Republik Indonesia pada Kimia Farma maupun Indofarma ke PT Bio Farma (Persero). Surat persetujuan Menteri BUMN tersebut merupakan tahap akhir dari serangkaian proses pembentukan holding yang telah dilalui sejak diterbitkannya  PP No.76 yang di tandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham perusahaan perseroan (persero) PT Bio Farma.

Jumlah saham Seri B yang dialihkan ke Bio Farma adalah 4.999.999.999 lembar saham PT Kimia Farma dan 2.499.999.999 lembar saham PT Indonesia Farma yang seluruhnya senilai Rp12.479.821.000.000.

Munculnya inisiatif pembentukan holding farmasi ini antara lain dilatar belakangi oleh, tren sektor kesehatan global dan baik di negara berkembang maupun negara maju, yang memerlukan suatu solusi yang lebih menyeluruh bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang terbaik. Hal ini sejalan dengan tren kesehatan dimasa yang akan datang, industri kesehatan tidak hanya terbatas pada pengobatan dan pencegahan saja, melainkan sudah mulai merambah kepada pelayanan kesahatan, termasuk pembiayaan melalui asuransi kesehatan.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, bahwa tujuan dari pembentukan holding farmasi ini adalah untuk memperkuat kemandirian industri farmasi nasional, meningkatkan ketersediaan produk, dengan menciptakan inovasi bersama dalam penyediaan produk farmasi.

“Sinergi dari tiga BUMN yang tergabung dalam holding farmasi ini, dapat menurunkan impor bahan baku farmasi atau Active Pharmaceutical Ingredients (API) dimana saat ini lebih dari dari 90% bahan impor farmasi masih diimpor dari luar negeri, dan kemudian dengan adanya holding ini, diharapkan produk farmasi dapat tersebar secara merata ke seluruh pelosok negeri, dan inovasi dari anggota holding farmasi untuk menciptakan suatu produk baru”, ujar Honesti.

Adapun Bio Farma, selain sebagai Holding Company, tetap fokus pada core bisnis utama saat ini yaitu sebagai produsen vaksin dan antisera, dengan adanya manajemen tersendiri yang fokus kepada sektor tersebut sebagai operating holding.

Honesti menambahkan tujuan lain dari pembentukan holding ini adalah untuk menciptakan efisiensi dan kepastian ketersediaan supply bahan baku, sehingga akan dihasilkan harga produk yang terjangkau, yang akan meningkatkan skala bisnis dan pembentukan holding BUMN farmasi ini merupakan milestone dalam rangka pembentukan ekosistem Healthcare di Indonesia, sehingga dari hulu ke hilirnya dapat dikelola semua dengan baik.

Sinergi Setelah Holding

Setelah holding farmasi ini terbentuk, dalam jangka pendek, holding BUMN farmasi akan tetap melakukan pemenuhan regulasi dari otoritas berwenang untuk aspek yang berkaitan dengan produksi, distribusi dan hal lainnya.

Honesti menegaskan “Holding BUMN Farmasi  dengan keunggulannya masing – masing, akan saling membantu satu sama lain dan bersinergi, seperti contohnya, Bio Farma sebagai induk perusahaan, akan mendorong Kimia Farma dan Indofarma, untuk dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan kualifikasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), mengingat sebagian besar produk Bio Farma sudah memiliki standarisasi WHO. Kemudian Bio Farma juga akan mendorong Kimia Farma dan Indofarma untuk masuk ke pasar global, dan yang terpenting kami semua akan bersinergi dengan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi untuk menciptakan produk inovasi farmasi nasional”.

 

—-0000—-

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810