Ahmad M. Ramli

Komisaris Utama

Lahir di Bandung, 4 Juli 1961, Ahmad M. Ramli meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tahun 1985. Meraih gelar Magister Hukum pada Program Pasca Sarjana Studi Hukum Internasional dan Doktor dari Program Studi Doktor Ilmu Hukum Internasional Unpad pada tahun 1999. Mengawali karir sebagai Asisten Dosen di Fakultas Hukum Unpad tahun 1986, pernah menjadi Pembantu Dekan II (1999-2001) dan Pembantu Dekan I (2001-2004), kini pakar HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan cyber law (hukum siber) dan pemegang Certificate on Industrial Property Rights, Japan Institute of Invention and Innovation ini adalah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Sempat menjadi Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI (2004-2007), anggota Tim Penyusun RUU tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa dan anggota Tim Penelahaan Perundang-undangan (Tim Reformasi Hukum) Departemen Kehakiman RI (1998-1999), Ketua Tim Antar Departemen Rancangan Undang-Undang Kebebasan Memperoleh Informasi Publik, Departemen Komunikasi dan Informatika- Departemen Hukum dan HAM (2006), Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum & HAM (2007) dan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi – BRTI (2005-2007). Masih menjadi Arbiter pada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) sejak 2004, saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI. Ditunjuk sebagai Komisaris Bio Farma pada tanggal 8 Oktober 2007 hingga masa jabatan berakhir pada 5 November 2012, kemudian diangkat kembali sebagai Komisaris Bio Farma pada 12 April 2013 dan diangkat sebagai Komisaris Utama Bio Farma sejak tanggal 23 Januari 2014.  Usia per 31 Desember 2015 adalah 54 tahun . Dasar hukum penunjukan sebagai Komisaris adalah Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-220/MBU/2013 tanggal 12 April 2013. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya maupun pemegang saham.