• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

DR. Neni Nurainy, Apt.

  • Bagikan:
DSC_2239

Biosimilar Trastuzumab Untuk Pengobatan Kanker Payudara.

“Berbagai terobosan di bidang vaksinologi, telah banyak memberikan kontribusi positif bagi dunia kesehatan di Indonesia. Berawal dari tahun 1997, saat saya pertama kali bergabung di Bio Farma, minat untuk memajukan khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) semakin tertanam kuat. Selain mengaktualisasikan diri secara keilmuan, dedikasi di dunia vaksin juga bermakna ibadah karena perannya menolong jutaan nyawa manusia”.

Terbaru, saya dan tim di Litbang Bio Farma tengah serius menggarap inovasi biosimilar trastuzumab sebagai salah satu obat penyakit kanker payudara. Bagi saya, pengembangan biosimilar ini menjadi sangat penting, mengingat kanker payudara masih menjadi penyakit paling mematikan nomor 1 pada kaum wanita di Indonesia. Namun saat ini obat tersebut masih belum terjangkau karena harga yang sangat mahal.

Dengan dukungan semua pihak di Bio Farma, saya yakin bahwa di masa depan Bio Farma dapat memproduksi trastuzumab menjadi obat generik kompleks yang sanggup menekan pertumbuhan sel kanker namun harganya bisa lebih terjangkau publik. Inovasi ini juga sejalan dengan visi dan misi Bio Farma yang sejak 2015 bertransformasi ke arah industri life science.

Dalam pengobatan kanker, antibodi monoklonal ini bekerja menekan pertumbuhan sel kanker payudara yang diakibatkan oleh ekspresi berlebihan protein HER2. Pembuatan senyawa kompleks yang diproduksi pada sistem biologi, akan sangat berbeda dengan pembuatan obat kimia sederhana seperti aspirin.

Jika dianalogikan, pembuatan aspirin seperti pembuatan sepeda yang terdiri dari 15 bagian, namun trastuzumab terdiri dari 13.000 bagian seperti halnya pembuatan pesawat Boeing, dengan kemampuannya yang lebih kompleks, diharapkan produk ini dapat memiliki khasiat optimal dalam upaya pengobatan kanker payudara. Saya dan tim juga sepakat inovasi trastuzumab menjadi produk biosimilar yang berkualitas sebagaimana produk  dari originator yang saat ini sudah ada di pasaran.

Sebagai Project Integration Manager Research and Development Division Bio Farma, saya juga memiliki tekad kuat untuk mempersembahkan obat kanker ini menjadi biosimilar Anti Kanker yang pertama di Indonesia. Selain trastuzumab, kini kami di Divisi Riset masih mengembangkan 4 projek vaksin dan biosimilar, diantaranya vaksin terapetik hepatitis B, dengue, erythropoetin generasi ke dua dan new tuberculosis vaccine.

Sebagai peneliti saya juga sempat meraih kesempatan baik, saat mendapatkan beasiswa untuk menimba ilmu di Department of Medicine and Department of Immunology The University of Melbourne pada tahun 2009 melalui program Endevour Award Post Doctoral Research Fellow. Hal itu pula yang menghantarkan sebuah kerja sama strategis antara Bio Farma dengan sebuah lembaga penelitian di Australia untuk riset vaksin TB dan terapetik Hepatitis B.

Di tengah kesibukan aktivitas penelitian, banyak suka duka yang telah dilalui. Sukacita paling besar adalah saat penelitian saya dan tim melewati beberapa fase pengembangan dan dinyatakan berhasil. Namun di sisi lain menjadi peneliti juga dituntut untuk sabar, ikhsan dan istiqomah karena semua hasil tak bisa diselesaikan secara instan.

Namun kembali pada prinsip ibadah untuk kemaslahatan dunia kesehatan di Indonesia, saya tetap bersyukur menjadi peneliti yang didaulat mengemban banyak peran di bidang vaksinologi. Di sela sela mengerjakan projek penelitian vaksin TB, Hepatitis B therapeutic, Dengue, Protein therapeutic, dam  Monoclonal Antibody, saya juga mengikuti setiap perkembangan ranah riset di bidang life science di tanah air lewat Forum Riset Life Science (FRLN) yang setiap tahun diselenggarakan. Pada forum inilah saya sebagai peneliti yang mewakili sektor industri vaksin memberikan pengawalan dari sisi regulasi dan industri untuk beberapa konsorsium yang ada di dalamnya.

Menjadi peneliti tak hanya dituntut visioner dalam mempersiapkan produk life science masa depan. Sebagai BUMN yang bergelut di bidang life science, saya juga harus cakap mempertimbangkan aspek komersialitas dari produk yang dihasilkan karena Bio Farma bagian dari entitas bisnis di tanah air.

Namun demikian, penguasaan riset harus tetap menjadi cita-cita seluruh anak bangsa. Harapan itu harus dilandasi dengan visi pengembangan iptek yang lompatan berpikirnya maju ke tahun 2045. Indonesia memang belum sanggup menyamai kemajuan Iptek beberapa negara maju. Namun setidaknya bisa menciptakan sejumlah temuan dan peluang baru dan tidak lagi menjadi pengikut atau follower.

Recent Scientist

DSC_2302
Dr. Anna Sanawati

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN