• Follow us
  • EN
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • About Us
    • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
search

Biofarma akan jual obat kanker payudara murah

Monday, 20 March 2017

Bandung (ANTARA News) - Perusahaan produksi vaksin Bio Farma akan meluncurkan dan menjual obat biosimilar khusus untuk kanker payudara yang lebih murah dari yang dijual di pasaran saat ini.

Peneliti senior Bio Farma Erman Tritama di Bandung, Minggu, mengungkapkan saat ini tim riset dan pengembangan Bio Farma sudah membuat obat biosimilar yang siap diluncurkan dan dijual pada 2019.

Erman menuturkan Bio Farma berencana menjual obat biosimilar (produk biologi yang berasal dari makhluk hidup seperti jaringan, sel, DNA, dan protein) tersebut lebih murah hingga di atas 50 persen dari obat biosimilar kanker payudara produksi perusahaan Eropa, Roche, yang seharga Rp25 juta dalam satu dosis.

"Biosimilar kanker payudara ini dipaten selama 20 tahun, dan akan habis patennya 2019 nanti," kata Erman.

Paten tersebut membuat obat biosimilar tidak bisa dibuat oleh pihak lain dan membuat perusahaan pemilik paten memonopoli harga yang dijualnya dengan harga tinggi.

Biosimilar untuk kanker payudara dengan bahan aktif "trastuzumab" tersebut digunakan untuk mengefisiensikan kemoterapi agar sedikit efek samping dan mempercepat proses penyembuhan.

Penggunaan biosimilar tersebut digunakan setidaknya selama lima kali. Dengan kata lain, pasien kanker payudara harus mengeluarkan Rp125 juta untuk membeli obat biosimilar tersebut.

Namun Bio Farma yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki misi untuk mengupayakan pengobatan dengan harga terjangkau, khususnya bagi masyarakat Indonesia, dengan menjual obat tersebut lebih murah.

"Rencananya kita mau jual 30 persen dari harga yang ada sekarang, sekitar Rp7,5 juta," kata Erman.

Dengan begitu total biaya pengobatan biosimilar yang seharusnya Rp125 juta pada saat ini, akan menurun menjadi Rp37,5 juta.

Erman menyebutkan Indonesia harus bersiap dan sesegera mungkin meluncurkan produk biosimilar kanker payudara tersebut agar perusahaan lain tidak menjualnya lebih dulu dengan harga yang lebih mahal.

"Kan 2019 patennya off, perusahaan lain di negara lain juga sudah bersiap-siap meluncurkan produknya. Kita harus cepat, dan satu-satunya menyaingi dengan harga yang murah," kata dia.

Keunggulan obat biosimilar ketimbang obat kimia ialah minim efek samping dan mudah dicerna oleh tubuh karena basisnya yang terbuat dari molekul-molekul makhluk hidup.

Bio Farma juga tengah mengembangkan vaksin untuk penyakit typhus dan paru-paru (penumonia) yang jauh lebih murah dari harga pasaran guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Sumber : www.antaranews.com

http://www.antaranews.com/berita/618964/biofarma-akan-jual-obat-kanker-payudara-murah

  • Share to:
Download

Latest News

DSC09771
Tuesday, 9 December 2025
Bio Farma Receives Official Visit from the Governor of Victoria to Strengthen Strategic Cooperation in Health and Biotechnology
DCVMN
Wednesday, 5 November 2025
26th DCVMN AGM Successfully Held: Bio Farma and DCVMN Strengthen Global Collaboration to Build a Resilient and Inclusive Vaccine Ecosystem
WhatsApp Image 2025-10-30 at 13.39.28
Thursday, 30 October 2025
Strengthening Global Collaboration to Build a Resilient and Sustainable Vaccine Ecosystem
View more

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • Media Release

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Copyright © 2026. All Rights Reserved by Bio Farma

Change Language

EN
  • About Us
    • Company Profile
      • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
  • Follow us
Change Language
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN