• Follow us
  • EN
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • About Us
    • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
search

Mou dengan PMI, Bio Farma Kembangkan Pengelolaan Plasma Darah

Tuesday, 28 June 2016

BANDUNG, 27 JUNI 2016: Produsen vaksin global, PT Bio Farma, telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan dalam pengelolaan plasma darah untuk menjadi Albumin dan Globulin dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Menurut Presiden Direktur PT Bio Farma Iskandar, kepercayaan tersebut dituangkan dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan PMI di Gedung PMI Pusat, Jakarta, Senin (27/6/2016). Penandatanganan dilakukan oleh Plh. Ketua Umum PMI, Ginanjar Kartasasmita dengan Presiden Direktur Bio Farma, Iskandar.

Menurut Iskandar "Dalam darah kita terdapat komposisi 50 persen plasma, komposisi darah  terdiri dari 42% sel darah merah, 8% sel darah putih dan 50% plasma.

Albumin merupakan faktor penting utk pemulihan dan menjaga kondisi volume sirkulasi darah pasien saat kondisi trauma, pembedahan, pendarahan, perawatan luka bakar dan pertukaran plasma Globulin digunakan untuk menghasilkan kekebalan tubuh secara pasif dengan meningkatkan titer antibodi pada setiap individu.

Plasma darah ini, biasanya didapat dari aktivitas transfusi darah, dan tidak akan digunakan lagi. Sehingga PMI diwajibkan untuk memusnahan plasma dengan biaya tinggi. Namun sebenarnya plasma darah tersebut masih bisa dimanfaatkan dengan melibatkan Bio Farma dalam pengelolaannya" katanya.

MoU ini menindaklanjuti pertemuan pertama 21 April 2016 dengan Plh Ketua Umum PMI, yang kemudian dilanjutkan pertemuan dengan Wapres Jusuf Kalla. Wapres kala itu, dengan melihat kompotensi perusahaan, langsung meminta Bio Farma untuk  memproduksi Albumin dan Globulin guna kemandirian bangsa.

Ginanjar Kartasmita menyampaikan pada sambutannya, "PMI saat ini mampu menghasilkan 100 ribu liter plasma darah per tahun dari  6 UTD (Unit Transfusi Darah)  yaitu UTD Pusat DKI, Jakarta, Bandung, Surakarta, Semarang, Surabaya.

Kami tidak ingin tergesa gesa namun kami punya keyakinan bisa menyiapkan bahan baku, kami berharap dapat diselesaikan dalam 2 tahun  ini pada  kepengurusan ini supaya  tidak terjadi kevakuman, dan kami sedang siapkan untuk sertifikasi dari Badan POM.

Iskandar menambahkan, plasma darah yang dikelola dalam bentuk Albumin, misalnya, berfungsi untuk pembekuan darah. Ini biasa diberikan kepada pasien yang baru selesai operasi. Dengan demikian, tercipta simbiosis mutualisme kedua pihak.

"Produk Albumin  dan Globulin sebelumnya mahal karena masih impor. Jadi, kerjasama ini sesuai spirit Nawacita untuk poin kemandirian nasional. Albumin  dan Globulin ini juga lebih sederhana dibandingkan produksi vaksin, jadi kami memiliki kapasitas dan kapabilitas. Produk Albumin dan Globulin juga sejalan visi kami masuk life science product di luar vaksin," imbuh Iskandar

Iskandar menambahkan  pada sambutannya "Terima kasih atas partnership, ini sejalan dengan  SDGs yaitu partnership, kenapa ini sulit produksi biologis sulit untuk dikendalikan memerlukan ekstra kehati-hatian dengan regulasi terpisah.

Kami Melangkah  sebagai awal untuk menjamin pasokan plasma untuk diolah, ini  menjadi titik krusial, Mobilisasi plasma ini memerlukan Ekspertis yg tinggi, sangat ketat aturan GMP / cara pembuatan obat yang benar (CPOB). Dengan sasaran   itu setelah MOU akan dilakukan kerjasama supaya bisa melihat kondisi dilapangan agar sesuai regulasi nasional dan Badan POM.

Menurut Iskandar, selepas MOU, akan dilanjutkan memorandum of agreement (MoA) produksi darah tersebut dalam waktu sesegera mungkin. Ditargetkan, produk yang akan lebih terjangkau dibandingkan produk impor ini bisa dirasakan masyarakat Indonesia dalam tiga tahun ke depan.

Saat ini PMI dalam proses untuk sertifikasi pengumpulan darah sesuai standar GMP atau CPOB, dibuktikan dengan mendapat sertifikasi dari Badan POM RI. Itu merupakan salah satu persyaratan dari pengelolaan plasma darah.

Bio Farma melakukan MOU Berdasarkan peraturan Menkes no 72 tahun 2015 Industri yg berhak mengelola plasma darah adalah Industri farmasi milik negara, yg memiliki ijin dan  ditetapkan oleh menteri, dalam hal ini kami sudah memiliki dukungan dan persetujuan u dapat merealisasikan produksi plasma"

 

----------*****----------

 

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:

N.Nurlaela Arief

Head of  Corporate Communications Dept.

Email : lala@biofarma.co.id

Bio Farma

Jl. Pasteur No. 28 Bandung

Telp : 62 22 2033755

Fax : 62 22 2041306

  • Share to:
Download

Latest News

DSC09771
Tuesday, 9 December 2025
Bio Farma Receives Official Visit from the Governor of Victoria to Strengthen Strategic Cooperation in Health and Biotechnology
DCVMN
Wednesday, 5 November 2025
26th DCVMN AGM Successfully Held: Bio Farma and DCVMN Strengthen Global Collaboration to Build a Resilient and Inclusive Vaccine Ecosystem
WhatsApp Image 2025-10-30 at 13.39.28
Thursday, 30 October 2025
Strengthening Global Collaboration to Build a Resilient and Sustainable Vaccine Ecosystem
View more

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • Media Release

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Copyright © 2026. All Rights Reserved by Bio Farma

Change Language

EN
  • About Us
    • Company Profile
      • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
  • Follow us
Change Language
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN