• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Dua Tahun Lagi, Bio Farma Jual Obat Kanker Payudara Murah

Senin, 13 November 2017

Liputan6.com, Jakarta Produsen vaksin milik BUMN, PT Bio Farma (Persero), akan menjual obat biosimilar yang memungkinkan pengobatan kanker payudara menjadi lebih terjangkau.

Dengan obat yang akan dipasarkan oleh Bio Farma pada 2019, keluarga dari pasien kanker payudara cukup mengalokasikan dana buat pengobatan sebesar 30 persen-nya.

Ada pun alasan PT Bio Farma baru meluncurkan obat biosimilar ini dua tahun mendatang lantaran paten yang dimiliki produsen saat ini belum berakhir.

Menurut Project Integration Manager of Product Development Division PT Bio Farma (Persero), Erman Tritama, dikarenakan biosimilar berbeda dari vaksin, obat untuk pasien kanker payudara ini hanya bisa diproduksi oleh perusahaan yang memegang paten.

"Hak paten perusahaan tersebut akan habis pada 2019. Perusahaan di negara lain juga bersiap-siap meluncurkan produknya. Kita harus cepat, dan satu-satunya menyaingi dengan harga murah," katanya di Bandung, Senin (20/3/2017)

Selama ini pengidap kanker payudara harus merogoh kocek Rp25 juta untuk satu dosis biosimilar. Setidaknya, pengidap kanker payudara harus menjalani lima kali terapi. Biayanya bisa sampai Rp125 juta.

Sementara PT Bio Farma (Persero) berencana membanderol obat biosimilar ini dengan harga sekitar Rp7,5 juta per dosis.

"Target produksinya sama, 20 juta dosis per tahun, dengan kebijakan harga 30% dari harga yang dibanderol produsen saat ini," ujar Erman.

Erman menyebut Indonesia harus bersiap dan sesegera mungkin meluncurkan produk biosimilar kanker payudara tersebut. Agar perusahaan lain tidak menjualnya lebih dulu dengan harga yang lebih mahal.

Keunggulan obat biosimilar ketimbang obat kimia adalah minim efek samping dan mudah dicerna oleh tubuh si pasien kanker payudara, karena basisnya yang terbuat dari molekul-molekul makhluk hidup.

Sumber : www.liputan6.com

http://health.liputan6.com/read/2895044/dua-tahun-lagi-bio-farma-jual-obat-kanker-payudara-murah

 

[:en]Liputan6.com, Jakarta Produsen vaksin milik BUMN, PT Bio Farma (Persero), akan menjual obat biosimilar yang memungkinkan pengobatan kanker payudara menjadi lebih terjangkau.

Dengan obat yang akan dipasarkan oleh Bio Farma pada 2019, keluarga dari pasien kanker payudara cukup mengalokasikan dana buat pengobatan sebesar 30 persen-nya.

Ada pun alasan PT Bio Farma baru meluncurkan obat biosimilar ini dua tahun mendatang lantaran paten yang dimiliki produsen saat ini belum berakhir.

Menurut Project Integration Manager of Product Development Division PT Bio Farma (Persero), Erman Tritama, dikarenakan biosimilar berbeda dari vaksin, obat untuk pasien kanker payudara ini hanya bisa diproduksi oleh perusahaan yang memegang paten.

"Hak paten perusahaan tersebut akan habis pada 2019. Perusahaan di negara lain juga bersiap-siap meluncurkan produknya. Kita harus cepat, dan satu-satunya menyaingi dengan harga murah," katanya di Bandung, Senin (20/3/2017)

Selama ini pengidap kanker payudara harus merogoh kocek Rp25 juta untuk satu dosis biosimilar. Setidaknya, pengidap kanker payudara harus menjalani lima kali terapi. Biayanya bisa sampai Rp125 juta.

Sementara PT Bio Farma (Persero) berencana membanderol obat biosimilar ini dengan harga sekitar Rp7,5 juta per dosis.

"Target produksinya sama, 20 juta dosis per tahun, dengan kebijakan harga 30% dari harga yang dibanderol produsen saat ini," ujar Erman.

Erman menyebut Indonesia harus bersiap dan sesegera mungkin meluncurkan produk biosimilar kanker payudara tersebut. Agar perusahaan lain tidak menjualnya lebih dulu dengan harga yang lebih mahal.

Keunggulan obat biosimilar ketimbang obat kimia adalah minim efek samping dan mudah dicerna oleh tubuh si pasien kanker payudara, karena basisnya yang terbuat dari molekul-molekul makhluk hidup.

Sumber : www.liputan6.com

http://health.liputan6.com/read/2895044/dua-tahun-lagi-bio-farma-jual-obat-kanker-payudara-murah[:]

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

DSC00742
Sabtu, 14 Maret 2026
Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026
DSC00507
Senin, 9 Maret 2026
Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan
DSC00029
Kamis, 5 Maret 2026
Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN