Keberlanjutan yang Bertumbuh: Bio Farma Pertahankan Predikat Platinum ASRRAT 2025
Penyerahaan Penghargaan Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 oleh Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin (kiri) kepada AVP Corporate Communications Bio Farma, Zaki Zakaria (kanan) (28/11).
Bali, 28 November 2025 — PT Bio Farma (Persero) kembali memperkuat posisinya sebagai perusahaan farmasi nasional yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan setelah kembali meraih peringkat Platinum dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR). Penghargaan diserahkan oleh Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin, dan diterima oleh AVP Corporate Communications Bio Farma, Zaki Zakaria.
Capaian ini menandai empat tahun berturut-turut Bio Farma memperoleh peringkat tertinggi (2022–2025), sekaligus menunjukkan konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis, operasional, serta pengelolaan dampak di seluruh rantai nilai. Keberhasilan ini juga menjadi bukti komitmen Bio Farma dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui tata kelola yang transparan, pengungkapan data yang kredibel, serta kontribusi langsung kepada masyarakat dan lingkungan.
Chairman Board of Trustee NCCR, Bambang Brodjonegoro dalam sambutan yang disampaikan secara virtual menyampaikan bahwa laporan keberlanjutan memiliki relevansi tinggi terhadap peningkatan daya saing perusahaan.
“Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global yang semakin terukur dan dapat diperbandingkan. Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan. Laporan keberlanjutan juga memiliki peran untuk meningkatkan daya saing perusahaan, baik di tingkat regional, maupun internasional." tutur Bambang.
Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin menyampaikan bahwa laporan keberlanjutan kini menjadi elemen utama praktik bisnis bertanggung jawab. Ia menyebut bahwa perusahaan tidak hanya dituntut untuk memenuhi persyaratan teknis, tetapi juga menunjukkan komitmen jangka panjang dalam mengelola dampak material.
Ali juga menambahkan bahwa kualitas pengungkapan akan mempengaruhi kepercayaan investor, akses pembiayaan, serta kemampuan perusahaan bersaing dalam perekonomian hijau.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa penghargaan Platinum ini merupakan refleksi dari transformasi keberlanjutan yang terus diperkuat perusahaan.
“Bio Farma memastikan setiap inisiatif keberlanjutan memiliki target yang jelas, terukur, dan menyatu dalam strategi perusahaan. Mulai dari penguatan tata kelola, penurunan jejak lingkungan, pengembangan SDM, hingga program kesehatan masyarakat, seluruhnya kami desain agar selaras dengan SDGs dan berkontribusi bagi ketahanan kesehatan nasional. Penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Shadiq.
ASRRAT 2025 diikuti oleh 82 perusahaan dan organisasi dari berbagai sektor, termasuk entitas dari Indonesia, Filipina, dan Bangladesh. Ajang ini tidak hanya memberikan pengakuan, tetapi juga menyediakan scorecard dan umpan balik komprehensif untuk membantu perusahaan meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan agar lebih selaras dengan standar internasional dan praktik terbaik global.
Dengan capaian ini, Bio Farma meneguhkan perannya sebagai BUMN yang mengedepankan praktik bisnis berkelanjutan dan berkontribusi dalam membangun ekosistem kesehatan nasional yang inklusif, tangguh, dan berorientasi pada masa depan.
--0al/ym0--
Untuk Informasi Media, Hubungi :
Komunikasi Perusahaan
PT Bio Farma (Persero)
corcom@biofarma.co.id
ID
EN
