• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Kemenperin Pacu Hilirisasi Kelapa Sawit, Bio Farma Group Dukung Pengembangan Suplemen Nutrisi Nasional

Rabu, 14 Mei 2025

Sebagai bagian dari komitmen memperkuat ketahanan nutrisi nasional, Bio Farma Group melalui anak perusahaannya, PT Kimia Farma Tbk, menjalin kerja sama riset kolaboratif dengan Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI) dalam mengembangkan produk suplemen kesehatan berbasis kelapa sawit. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam mendorong hilirisasi industri kelapa sawit, khususnya pada produk Betacarotene (Pro Vitamin A) dan Tocopherol (Vitamin E), untuk meningkatkan nilai tambah komoditas strategis nasional.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, pada Rapat Kick Off Kerja Sama Riset Kolaboratif di Jakarta, Jumat (9/5). Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan produk suplemen kesehatan berbasis kelapa sawit sebagai pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Riset kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kecukupan nutrisi masyarakat melalui produk kesehatan yang berasal dari komoditas andalan nasional, kelapa sawit, termasuk dalam rangka menanggulangi stunting dan wasting,” ungkap Putu.

Upaya tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mengoptimalkan peran kelapa sawit dalam ketahanan nutrisi nasional, melengkapi peran kelapa sawit yang saat ini dimanfaatkan sebagai sumber ketahanan energi melalui bahan bakar nabati, serta sebagai sumber ketahanan pangan melalui minyak goreng sawit dan produk lemak padatan pangan lainnya.

Selama ini, masyarakat luas belum menyadari bahwa minyak sawit mengandung nutrisi penting seperti Betacarotene, Tocopherol, MCT (Medium Chain Triglyceride), Squalane, dan Antioxidants yang berkhasiat menjaga kesehatan tubuh manusia. Proses produksi minyak sawit modern melalui pemurnian kimiawi justru menghilangkan kandungan nutrisi penting alami dari minyak sawit, sehingga kebutuhan vitamin umumnya dipenuhi dari suplemen sintetik atau dari sumber lain.

“Suplementasi vitamin dari sumber nabati, termasuk dari minyak kelapa sawit yang diproses secara alami, merupakan opsi cerdik untuk menjaga kecukupan nutrisi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak sekolah dan ibu hamil atau menyusui,” lanjut Putu.

Dirjen Industri Agro menambahkan, Kemenperin melengkapi dukungan terhadap riset kolaboratif ini dengan penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) untuk produk suplemen kesehatan berbasis kelapa sawit, sebagai bagian dari dukungan terhadap program MBG. Keberadaan SNI akan membuka peluang bagi seluruh pihak, baik BUMN, swasta, maupun mitra lainnya, untuk berpartisipasi dalam program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

“Rapat kick off juga dimaksudkan untuk membentuk pioneering model kerja sama kolaboratif antar pihak sehingga mendukung upaya mentransformasikan inovasi hasil riset menjadi skala komersial, dengan fasilitasi dari Kementerian Perindustrian,” ujar Putu.

Dalam hal ini, Kemenperin akan memfasilitasi pertemuan teknis ilmiah untuk merumuskan konsep pengembangan produk suplemen bersama para ahli gizi nasional. Kemenperin juga akan menjembatani aspek legal dari kerja sama ini, termasuk manajemen kekayaan intelektual, serta menyusun kebutuhan regulasi agar hasil riset dapat diimplementasikan secara nasional, khususnya untuk mendukung program MBG.

Menanggapi inisiatif ini, Wakil Direktur Utama Bio Farma Group, Soleh Ayubi, menyampaikan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan bentuk nyata sinergi antara industri kesehatan dan sektor agro nasional. “Sebagai bagian dari ekosistem life science Indonesia, Bio Farma Group mendukung penuh upaya hilirisasi kelapa sawit yang berorientasi pada pemenuhan nutrisi masyarakat. Kolaborasi riset ini adalah wujud komitmen kami dalam memperkuat kemandirian bahan baku dan menciptakan solusi kesehatan berbasis potensi dalam negeri,” ujarnya.

“Diharapkan model pionir collaborative research antara pihak MAKSI dan PT Kimia Farma Tbk, bagian dari Bio Farma Group, dalam produk suplemen kesehatan berbasis kelapa sawit ini dapat menjadi tonggak sejarah baru pengembangan industri agro di Indonesia—sektor yang masih terbuka luas dan sangat potensial untuk dieksplorasi hingga ke skala komersial,” pungkas Putu.

 

Untuk Informasi Media, Hubungi :

Komunikasi Perusahaan

PT Bio Farma (Persero)

Corcom@biofarma.co.id

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

Picture1
Kamis, 12 Februari 2026
Bio Farma Dorong Kemandirian Vaksin Negara OKI dalam 4th Meeting OIC Vaccine Manufacturers Group
Mudik gratis 2026 FA
Senin, 9 Februari 2026
Bio Farma Gelar "Mudik Aman Berbagi Harapan 2026": Sediakan 11 Bus Gratis ke Kuningan, Wonogiri, Yogyakarta, dan Surabaya
inacraft
Jumat, 6 Februari 2026
Bio Farma Perkuat Ekosistem Kreatif Nasional, Dukung 14 UMK Binaan Tampil di INACRAFT 2026
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN