• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Memperkuat Kolaborasi Global untuk Membangun Ekosistem Vaksin yang Tangguh dan Berkelanjutan

Kamis, 30 Oktober 2025

Wakil menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono (tiga dari kiri) saat memukul gong dalam pembukaan 26th Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) di Denpasar, Rabu (29/10).

Bali, 29 Oktober 2025 - 26th Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) Annual General Meeting (AGM) resmi dibuka. Dalam kegiatan yang  berlangsung di The Meru, Sanur, Bali, pada 29 - 31 Oktober 2025 ini, PT Bio Farma (Persero) dipercaya sebagai co-host penyelenggaraan forum bergengsi ini.

Forum ini mempertemukan lebih dari 420 peserta dari 46 produsen vaksin di 17 negara berkembang bersama lembaga multilateral seperti WHO, UNICEF, GAVI, CEPI, PATH, CHAI, Gates Foundation, serta para mitra filantropi, regulator, akademisi, dan industri kesehatan global. Di bawah tema “Advancing Innovation and Building a Resilient Vaccine Ecosystem for a Safer World,” pertemuan ini membahas strategi untuk memperkuat kapasitas produksi vaksin, mempercepat alih teknologi, dan memperluas akses vaksin yang aman, bermutu, dan terjangkau bagi semua.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam sambutan secara virtual menekankan peranan DCVMN dalam memperkuat ekosistem vaksin global terutama di masa pandemi COVID-19.

Ia menilai, negara-negara berkembang memiliki potensi besar sekaligus menjadi kunci masa depan industri vaksin global. Dengan memperkuat manufaktur di kawasan ini, produsen tidak hanya menciptakan kedekatan dengan pasar, tetapi juga memperkuat rantai pasokan dan menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.

“Berkat dedikasi para anggotanya, DCVMN mendefinisikan ulang seperti apa manufaktur vaksin global dengan memperluas kapasitas, mengadopsi teknologi baru, dan menjalin kemitraan,” tegasnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya inovasi, kolaborasi R&D termasuk pusat kolaborasi vaksin dan sekretariat riset vaksin genetik Indonesia - China di Kura-Kura Bali, serta prinsip akses yang adil dan tepat waktu bagi semua.

“Tidak ada negara yang dapat bertindak sendirian, melalui DCVMN mari kita dorong inovasi dan kolaborasi yang lebih dalam, sekaligus memastikan akses vaksin yang adil, tepat waktu, dan merata. Indonesia memperkuat R&D melalui Vaccine Collaborating Centre (VOLARE), menjadi tuan rumah Indonesia-China Joint Research and Development on Vaccines and Genomics Secretariat di Kura-Kura Bali bersama Universitas Tsinghua, serta berpartisipasi dalam uji klinis global TB dan malaria, demi kedaulatan kesehatan dan keselamatan setiap nyawa.” papar Dante.

Sebagai salah satu pemasok vaksin terbesar di dunia, Bio Farma telah menyalurkan produk vaksinnya ke lebih dari 150 negara dengan 12 produk yang telah memperoleh pra-kualifikasi WHO (WHO PQ). Vaksin Bio Farma digunakan secara luas oleh UNICEF untuk program imunisasi global, termasuk vaksin polio yang menjadi salah satu pilar utama upaya eradikasi dunia.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dan lembaga global untuk memastikan keberlanjutan industri vaksin sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dunia.

“Kita memerlukan pendekatan collaborative problem-solving bersama WHO, Gavi, UNICEF, CEPI, dan mitra donor lainnya untuk menemukan solusi yang seimbang antara perlindungan kesehatan publik dan keberlanjutan industri,” ujar Shadiq.

Ia menyoroti tantangan yang dihadapi produsen vaksin negara berkembang, mulai dari proses WHO Prequalification yang semakin ketat hingga penurunan pendanaan donor yang mempersempit potensi pasar global. Menurutnya, kondisi ini menuntut adanya shared responsibility model di mana risiko, biaya, dan tanggung jawab dibagi secara adil antar mitra global.

“Kita harus bergerak maju dengan model tanggung jawab bersama yang memastikan setiap pihak berperan dalam menjaga keberlanjutan sistem kesehatan global,” tambahnya.

Bio Farma juga memanfaatkan forum ini untuk memperkuat jejaring global dan mencari solusi yang mendukung kemandirian vaksin di negara berkembang.

“Momentum DCVMN AGM ini kami gunakan untuk membangun inovasi dan kolaborasi, agar negara berkembang juga dapat berkontribusi secara luas dalam membangun resilient vaccine ecosystem,” pungkasnya.

CEO DCVMN, Rajinder Suri dalam sambutannya menekankan pentingnya jejaring ini dalam menghadapi tantangan masa depan.

”Kami akan terus meningkatkan kemampuan dan bersiap mendukung organisasi seperti CEPI, dan WHO untuk menghadapi tantangan kesehatan global yang akan datang. Tentu saja kita tidak tidak boleh melupakan apa yang telah kita alami, yaitu pandemi. Inovasi berada di inti DCVMN, oleh karena itu kami mendorong informasi, memanfaatkan kecerdasan buatan dan transformasi digital akan menjadi area fokus utama dalam konferensi ini. Kita semua menyadari bahwa teknologi baru dan mekanisme keuangan inovatif yang akan mendukung kia kedepan” jelas Suri.

“Kita berkumpul disini untuk mengevaluasi agenda imunisasi, mendiskusikan strategi dan mencapai tujuan serta sasaran bersama dengan rencana aksi yang jelas dalam lingkungan geopolitik yang terus berubah. Seperti yang kita sema yakini, imunisasi adalah cara terbaik untuk melindungi kesehatan manusia. Oleh karena itu, kehadiran para pembuat kebijakan, lembaga keuangan, organisasi internasional, regulator, pemimpin industri, akademisi dan perwakilan masyarakat sipil akan memastikan bahwa kita mengambil tanggung jawab kolektif untuk membawa dunia ke tatanan baru yang kuat dan lebih. baik untuk dunia yang lebih aman dan sejahtera” tambahnya.

 

Tentang DCVMN

Developing Countries Vaccine Manufacturers Network (DCVMN) adalah aliansi global yang beranggotakan 46 produsen vaksin dari 17 negara berkembang. Didirikan pada tahun 2000, DCVMN berkomitmen memperkuat kesehatan masyarakat melalui akses yang adil terhadap vaksin berkualitas tinggi.

DCVMN mendorong kolaborasi antaranggota melalui advokasi, pengembangan kapasitas, pelatihan profesional, serta inisiatif riset bersama, dengan tujuan memperkuat program imunisasi global.

Bekerja sama dengan organisasi kesehatan dunia seperti WHO, UNICEF, GAVI, CEPI, PATH, CHAI, dan Gates Foundation, DCVMN berupaya memastikan setiap negara memiliki kemampuan untuk memproduksi dan menyediakan vaksin yang terjangkau dan menyelamatkan jiwa. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi dcvmn.org.

Tentang Bio Farma

PT Bio Farma (Persero) adalah perusahaan life science Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara dan produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara.

Didirikan pada tahun 1890 dan berkantor pusat di Bandung, Bio Farma memproduksi dan mendistribusikan vaksin ke lebih dari 150 negara, serta berperan aktif dalam penelitian, pengembangan bioteknologi, dan penguatan ketahanan kesehatan dunia.

Sebagai anggota DCVMN, Bio Farma terus berkontribusi dalam kolaborasi internasional untuk memastikan akses vaksin yang setara dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat global. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.biofarma.co.id.

 

Kontak Kami

 

 

PT Bio Farma (Persero)

 

DCVMN

Corporate Communication

Jl. Pasteur No.28 Bandung,
Jawa Barat Indonesia 40161

Website: www.biofarma.co.id
Email: corcom@biofarma.co.id

 

Rajinder Suri

CEO - DCVMN

Route de Crassier, 7

CH-1262 Nyon

Switzerland

Website: dcvmn.org

Email: info@dcvmn.net

 

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

Picture1
Kamis, 12 Februari 2026
Bio Farma Dorong Kemandirian Vaksin Negara OKI dalam 4th Meeting OIC Vaccine Manufacturers Group
Mudik gratis 2026 FA
Senin, 9 Februari 2026
Bio Farma Gelar "Mudik Aman Berbagi Harapan 2026": Sediakan 11 Bus Gratis ke Kuningan, Wonogiri, Yogyakarta, dan Surabaya
inacraft
Jumat, 6 Februari 2026
Bio Farma Perkuat Ekosistem Kreatif Nasional, Dukung 14 UMK Binaan Tampil di INACRAFT 2026
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN