• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Pubalgia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Jumat, 14 November 2025

Nyeri panggul akibat pubalgia

Pubalgia, atau yang juga dikenal sebagai athletic pubalgia atau sports hernia, adalah kondisi nyeri kronis pada area selangkangan dan perut bawah yang sering terjadi pada atlet. Meski disebut “hernia,” kondisi ini sebenarnya tidak selalu melibatkan tonjolan seperti hernia inguinalis. 

Cedera ini belakangan ramai dibicarakan setelah sejumlah atlet profesional mengalami kondisi serupa. Meski tidak sepopuler cedera ACL atau patah tulang, pubalgia menjadi salah satu cedera yang paling ditakuti karena dapat menurunkan performa secara signifikan dan berpotensi menjadi keluhan kronis jika tidak ditangani dengan tepat. 

Apa Itu Pubalgia?

Pubalgia adalah cedera pada otot, tendon, atau ligamen di sekitar tulang pubis, area pertemuan antara otot perut bagian bawah (rectus abdominis dan obliques) dengan otot paha bagian dalam (adductor longus). 

Pubalgia dapat dialami oleh atlet maupun non-atlet, tetapi risikonya lebih tinggi pada olahraga yang melibatkan sprint, rotasi, dan perubahan arah cepat seperti sepak bola, rugby, hoki, dan atletik.

Beberapa mitos menyebut pubalgia disebabkan oleh aktivitas seksual yang berlebihan. Padahal, secara ilmiah hal ini tidak terbukti. Pubalgia murni terjadi akibat tekanan biomekanis dan ketidakseimbangan otot panggul, bukan karena hubungan seksual.

Gejala Pubalgia

Pubalgia termasuk cedera yang sulit didiagnosis karena lokasinya kompleks dan gejalanya mirip dengan adductor strain, osteitis pubis, cedera otot perut, femoroacetabular impingement (FAI). Gejala pubalgia sering berkembang perlahan dan memburuk saat aktivitas, meliputi:

  • Nyeri dalam pada selangkangan dan perut bawah
  • Nyeri yang muncul saat sprint, menendang, cutting, sit-up atau gerakan memutar
  • Nyeri menjalar ke paha dalam, perineum, atau skrotum
  • Keluhan membaik saat istirahat, tetapi sering kambuh saat kembali berolahraga
  • Nyeri menjalar ke pangkal paha, paha bagian dalam, atau perut bawah
  • Rasa “tertarik” atau sensasi seperti robek saat kejadian awal

Tanpa pemeriksaan radiologis seperti MRI atau USG dinamis, pubalgia sering terlewatkan dan dianggap cedera ringan. Padahal, hal ini bisa berkembang menjadi kronis jika dibiarkan.

Penyebab Utama Cedera Pubalgia

Berdasarkan penelitian terbaru, pubalgia berasal dari dua mekanisme utama yang saling berkaitan yaitu:

1. Cedera Otot dan Tendon

Hal ini terjadi ketika otot perut bagian bawah (rectus abdominis) dan otot paha dalam (tuberkulum pubis) menarik tulang kemaluan ke arah yang berlawanan, sehingga menimbulkan ‘tug-of-war’ yang bisa menyebabkan robekan kecil berulang.

2. Kelemahan Dinding Posterior Inguinal

Robekan otot dapat melemahkan lapisan penyangga di area selangkangan (dinding posterior inguinal) melemah. Akibatnya, bagian tersebut bisa sedikit menonjol saat mengejan, tetapi tidak sampai membuat organ di dalam keluar seperti pada hernia sungguhan. Meski begitu, kondisi ini tetap bisa memperparah rasa nyeri.

Faktor risiko lain:

  • Gerakan eksplosif yang berulang
  • Ketidakseimbangan kekuatan otot inti dan paha bagian dalam
  • Overtraining tanpa pemulihan yang memadai
  • Fleksibilitas pinggul yang kurang

Atlet sepak bola, hoki, atletik, dan olahraga dengan pergerakan cepat cenderung memiliki risiko paling tinggi.

Cara Mencegah Pubalgia

Pencegahan pubalgia perlu dilakukan terutama pada atlet berisiko tinggi. Program yang disarankan, meliputi:

  • Penguatan core dan otot penstabil panggul
  • Latihan fleksibilitas pinggul dan paha dalam
  • Pemulihan yang cukup untuk mencegah cedera mikro
  • Koreksi biomekanik (misalnya anterior pelvic tilt)
  • Manajemen beban latihan
  • Pemeriksaan rutin bila muncul nyeri groin ringan

Pubalgia bukanlah cedera ringan yang bisa diabaikan. Kondisi ini melibatkan jaringan otot, tendon, dan struktur panggul yang saling berhubungan, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara tepat sejak awal. 

Diagnosis yang akurat dan program rehabilitasi yang terarah dapat membuat proses pemulihan jauh lebih cepat dan efektif. Karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter olahraga, fisioterapis, atau tenaga kesehatan berpengalaman agar mendapatkan evaluasi menyeluruh serta rencana perawatan yang sesuai.

 

Referensi

Elattar, O., Choi, H. R., Dills, V. D., & Busconi, B. (2016). Groin injuries (athletic pubalgia) and return to play. Sports Health: A Multidisciplinary Approach, 8(4), 313–323.

Walla, N., Ball, G., & Busconi, B. (2024). Athletic pubalgia: A diagnostic and management algorithm. Operative Techniques in Sports Medicine

American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS). (2022). Sports Hernia (Athletic Pubalgia).

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

Cara mencegah virus nipah
Kamis, 29 Januari 2026
Virus Nipah: Kenali Gejala, Penularan dan Cara Mencega
Gejala super flu
Senin, 26 Januari 2026
Super Flu: Ciri-ciri, Gejala, Obat, dan Cara Mencegahnya
Manfaat kersen untuk kesehatan
Selasa, 6 Januari 2026
8 Manfaat Buah Kersen yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN