• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Tingkatkan Kapasitas Produksi, Bio Farma Siap Ekspansi Pasar ke Benua Afrika

Jumat, 25 Oktober 2019

(Jakarta 24/10) Bio Farma sudah menyiapkan serangkaian strategi pasca ditunjuk sebagai induk holding BUMN Farmasi. Penunjukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2019 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bio Farma yang disahkan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 15 Oktober 2019 yang lalu.

Strategi tersebut antara lain menambah pangsa pasar baik di dalam negeri maupun untuk pasar ekspor. Strategi ini sejalan dengan status Bio Farma sebagai perusahaan BUMN, yang turut hadir untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, dengan memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri.

Kemudian peran Bio Farma di pasar global, dengan memperluas pasar ekspor dengan ekspansi ke benua Afrika dan beberapa negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, sesuai dengan tujuan dari Sustainable Development Goals, yang menargetkan pada tahun

2030, akan mengakhiri kematian pada bayi baru lahir dan balita salah satunya melalui pemberian vaksinasi.

"Program vaksinasi berupaya untuk menghapuskan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, serta untuk mendukung pencapaian Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) nomor 3, yaitu tentang kesehatan universal, dimana semua anak dan balita dan orang dewasa harus mendapatkan vaksin dengan mudah. Oleh karenanya Bio Farma perlu untuk meningkatkan kapsitas produksinya baik untuk produk yang sudah ada, maupun untuk produk baru Bio Farma" ujar Honesti.

Honesti menambahkan Bio Farma akan menambah pangsa pasar untuk benua Afrika dan beberapa negara Islam, seperti Nigeria dan Tanzania yang MoU nya sudah di tanda tangani pada Agustus 2019 yang lalu pada acara Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue di Bali, selain perluasan pangsa pasar, Bio Farma siap untuk melaksanakan transfer teknologi khususnya ke negara anggota OKI.

Untuk mendukung upaya penambahan kapsitas produksi tersebut, Bio Farma mendaptkan kepercayaan kredit investasi sindikasi dari tujuh Bank Nasional yang di lead oleh BRI, Bank Mandiri dan BNI selaku Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunner (JMLAB) sebesar Rp 2,25 Triliun,- yang terdiri dari skema konvesional sebesar Rp 1,65 triliun dan skema syariah sebesar Rp 600 milyar. Ketujuh Bank tersebut antara lain, BNI, BRI, Bank Mandiri , BNI Syriah, BRI Syariah, Mandiri Syariah dan Indonesia Eximbank.

Skema kredit investasi ini menggunakan skema konvensional dan syariah (pembiayaan musyarakah). Hal ini menandakan bahwa Bio Farma memberikan dukungan untuk perkembangan ekonomi syariah termasuk pendanaan skema syariah untuk pembangunan infrastruktur kesehatan di Indonesia.

Pendanda tanganan kredit investasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2019 di Jakarta, dan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Mitra Bisnis Bio Farma dan masing masing perwakilan dari tujuh bank sindikasi, disaksikan oleh Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir.

Lebih lanjut, I.G.N Suharta mengatakan, pihaknya berterima kasih karena sudah mendaptkan kepercayaan untuk kredit investasi dari tujuh bank nasional. Dana tersebut, akan digunakan untuk membangun fasilitas penunjang produksi baik produk eksisting maupun produk baru untuk membantu rencana ekspansi pasar Bio Farma kedepan.

"Pendanaan kredit investasi ini, akan kami gunakan untuk penambahan fasilitas penunjang produksi dan perangkatnya, seperti fasilitas Quality Control, persiapan pre produksi, Uji Klinis, dan juga maintenance fasilitas produksi, sejalan dengan bertambahnya fasilitas produksi terbaru yang masih dalam tahap penyelesaian", ungkap Suharta.

Untuk produk eksisting yang akan ditingkatkan kapasitasnya antara lain vaksin Pentavalen, dan peningkatan kapasitas bahan aktif (API) untuk bulk tetanus dan difteri.

Produk masa depan Bio Farma termasuk diantaranya adalah Vaksin MR, Vaksin Typoid, dan Vaksin Rotavirus, akan menggunakan fasilitas baru yang akan dibangun di daerah Pasteur Bandung.

 

 

 

----0000----

Untuk informasi Media, Hubungi :

Iwan Setiawan

Head of Corporate Communications.

Bio Farma

Email : iwan.setiawan@biofarma.co.id

62 22 2033755 ext 37431

www.biofarma.co.id

twitter : @biofarmaID

Instagram :@biofarmaID

Bio Care : 1500810

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

Picture1
Kamis, 12 Februari 2026
Bio Farma Dorong Kemandirian Vaksin Negara OKI dalam 4th Meeting OIC Vaccine Manufacturers Group
Mudik gratis 2026 FA
Senin, 9 Februari 2026
Bio Farma Gelar "Mudik Aman Berbagi Harapan 2026": Sediakan 11 Bus Gratis ke Kuningan, Wonogiri, Yogyakarta, dan Surabaya
inacraft
Jumat, 6 Februari 2026
Bio Farma Perkuat Ekosistem Kreatif Nasional, Dukung 14 UMK Binaan Tampil di INACRAFT 2026
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN