• Follow us
  • EN
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • About Us
    • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
search

Indonesia Berpotensi Membangun Life Science Mandiri

Wednesday, 30 August 2017

[:id]Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah periode digital dan teknologi, dunia diprediksi beralih ke era life science. Era yang menuntut studi sistematis organisme hidup yang berdampak pada revolusi kesehatan manusia.

Pada periode ini bakal hadir inovasi-inovasi di bidang kesehatan, pertanian, industri, serta energi. Dan pada 2030, era bioekonomi diperkirakan hadir.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Juliman, mengatakan, dilihat dari kondisi geografis, Indonesia berpotensi memiliki industri life science sendiri. Sebab, dari peta industri farmasi nasional, dapat dilihat kalau Indonesia memiliki perusahaan-perusahaan yang sudah bergerak dalam bidang biopharmaceutical, vaksin, natural (herbal), dan chemical.

Bio Farma sendiri, sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang kesehatan yang sudah 127 tahun menghasilkan vaksin dan antisera untuk manusia, memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan life science.

"Beberapa produk life science kami sudah masuk ke dalam pipeline produk Bio Farma, antara lain Erytopoetin (EPO) generasi kedua, Diabetes Melitus Diagnostik Kit, Biosimilar, dan Blood Products, yang saat ini sedang dalam tahap penelitian dan akan siap diluncurkan," ujar Juliman dalam acara Diskusi Bio Farma dengan Pemimpin Redaksi Media di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin 28 Agustus 2017.

Juliman menambahkan percepatan pengembangan life science dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian industri farmasi dalam pengembangan produk, bahan baku, vaksin, produk bioteknologi dan alat kesehatan.
Penguasaan teknologi disebut menjadi faktor penentu. "Sehingga produk-produk yang dihasilkan akan mampu bersaing di pasar internasional," ucapnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Produksi Bio Farma itu juga berharap mendapat dukungan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian industri life science nasional.

"Diperlukan riset dan inovasi yang didukung penuh oleh pemerintah, mengingat sebagian besar teknologi di bidang life science di Indonesia didapat melalui transfer teknologi dari negara-negara maju," kata Juliman.

Turut hadir dalam diskusi bertema Tantangan dan Kemandirian Biotech Masa Depan di Indonesia ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto dan Direktur Pemasaran Bio Farma Rahman Rustan. Hadir sebagai peserta Ketua Forum Pemred Indonesia Suryopratomo dan sejumlah pemimpin redaksi media nasional.

Sumber : www.metrotvnews.com

http://article.isentia.asia/viewarticles/default.aspx?acc=/h1KJT5BEjk=&app=KRJC/ilOPME=&file=76YhoteHHnlWL0ddchJB0sKLnpc9Yutg5Dp+9ya4jOjOQ3S8bi/svBrq+EKLRZfr[:en]Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah periode digital dan teknologi, dunia diprediksi beralih ke era life science. Era yang menuntut studi sistematis organisme hidup yang berdampak pada revolusi kesehatan manusia.

Pada periode ini bakal hadir inovasi-inovasi di bidang kesehatan, pertanian, industri, serta energi. Dan pada 2030, era bioekonomi diperkirakan hadir.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Juliman, mengatakan, dilihat dari kondisi geografis, Indonesia berpotensi memiliki industri life science sendiri. Sebab, dari peta industri farmasi nasional, dapat dilihat kalau Indonesia memiliki perusahaan-perusahaan yang sudah bergerak dalam bidang biopharmaceutical, vaksin, natural (herbal), dan chemical.

Bio Farma sendiri, sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang kesehatan yang sudah 127 tahun menghasilkan vaksin dan antisera untuk manusia, memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan life science.

"Beberapa produk life science kami sudah masuk ke dalam pipeline produk Bio Farma, antara lain Erytopoetin (EPO) generasi kedua, Diabetes Melitus Diagnostik Kit, Biosimilar, dan Blood Products, yang saat ini sedang dalam tahap penelitian dan akan siap diluncurkan," ujar Juliman dalam acara Diskusi Bio Farma dengan Pemimpin Redaksi Media di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin 28 Agustus 2017.

Juliman menambahkan percepatan pengembangan life science dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian industri farmasi dalam pengembangan produk, bahan baku, vaksin, produk bioteknologi dan alat kesehatan.
Penguasaan teknologi disebut menjadi faktor penentu. "Sehingga produk-produk yang dihasilkan akan mampu bersaing di pasar internasional," ucapnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Produksi Bio Farma itu juga berharap mendapat dukungan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian industri life science nasional.

"Diperlukan riset dan inovasi yang didukung penuh oleh pemerintah, mengingat sebagian besar teknologi di bidang life science di Indonesia didapat melalui transfer teknologi dari negara-negara maju," kata Juliman.

Turut hadir dalam diskusi bertema Tantangan dan Kemandirian Biotech Masa Depan di Indonesia ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto dan Direktur Pemasaran Bio Farma Rahman Rustan. Hadir sebagai peserta Ketua Forum Pemred Indonesia Suryopratomo dan sejumlah pemimpin redaksi media nasional.

Sumber : www.metrotvnews.com

http://article.isentia.asia/viewarticles/default.aspx?acc=/h1KJT5BEjk=&app=KRJC/ilOPME=&file=76YhoteHHnlWL0ddchJB0sKLnpc9Yutg5Dp+9ya4jOjOQ3S8bi/svBrq+EKLRZfr

 [:]

  • Share to:
Download

Latest News

DSC09771
Tuesday, 9 December 2025
Bio Farma Receives Official Visit from the Governor of Victoria to Strengthen Strategic Cooperation in Health and Biotechnology
DCVMN
Wednesday, 5 November 2025
26th DCVMN AGM Successfully Held: Bio Farma and DCVMN Strengthen Global Collaboration to Build a Resilient and Inclusive Vaccine Ecosystem
WhatsApp Image 2025-10-30 at 13.39.28
Thursday, 30 October 2025
Strengthening Global Collaboration to Build a Resilient and Sustainable Vaccine Ecosystem
View more

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • Media Release

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Copyright © 2026. All Rights Reserved by Bio Farma

Change Language

EN
  • About Us
    • Company Profile
      • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
  • Follow us
Change Language
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN