• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Indonesia Berpotensi Membangun Life Science Mandiri

Senin, 13 November 2017

[:id]Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah periode digital dan teknologi, dunia diprediksi beralih ke era life science. Era yang menuntut studi sistematis organisme hidup yang berdampak pada revolusi kesehatan manusia.

Pada periode ini bakal hadir inovasi-inovasi di bidang kesehatan, pertanian, industri, serta energi. Dan pada 2030, era bioekonomi diperkirakan hadir.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Juliman, mengatakan, dilihat dari kondisi geografis, Indonesia berpotensi memiliki industri life science sendiri. Sebab, dari peta industri farmasi nasional, dapat dilihat kalau Indonesia memiliki perusahaan-perusahaan yang sudah bergerak dalam bidang biopharmaceutical, vaksin, natural (herbal), dan chemical.

Bio Farma sendiri, sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang kesehatan yang sudah 127 tahun menghasilkan vaksin dan antisera untuk manusia, memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan life science.

"Beberapa produk life science kami sudah masuk ke dalam pipeline produk Bio Farma, antara lain Erytopoetin (EPO) generasi kedua, Diabetes Melitus Diagnostik Kit, Biosimilar, dan Blood Products, yang saat ini sedang dalam tahap penelitian dan akan siap diluncurkan," ujar Juliman dalam acara Diskusi Bio Farma dengan Pemimpin Redaksi Media di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin 28 Agustus 2017.

Juliman menambahkan percepatan pengembangan life science dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian industri farmasi dalam pengembangan produk, bahan baku, vaksin, produk bioteknologi dan alat kesehatan.
Penguasaan teknologi disebut menjadi faktor penentu. "Sehingga produk-produk yang dihasilkan akan mampu bersaing di pasar internasional," ucapnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Produksi Bio Farma itu juga berharap mendapat dukungan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian industri life science nasional.

"Diperlukan riset dan inovasi yang didukung penuh oleh pemerintah, mengingat sebagian besar teknologi di bidang life science di Indonesia didapat melalui transfer teknologi dari negara-negara maju," kata Juliman.

Turut hadir dalam diskusi bertema Tantangan dan Kemandirian Biotech Masa Depan di Indonesia ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto dan Direktur Pemasaran Bio Farma Rahman Rustan. Hadir sebagai peserta Ketua Forum Pemred Indonesia Suryopratomo dan sejumlah pemimpin redaksi media nasional.

Sumber : www.metrotvnews.com

http://article.isentia.asia/viewarticles/default.aspx?acc=/h1KJT5BEjk=&app=KRJC/ilOPME=&file=76YhoteHHnlWL0ddchJB0sKLnpc9Yutg5Dp+9ya4jOjOQ3S8bi/svBrq+EKLRZfr[:en]Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah periode digital dan teknologi, dunia diprediksi beralih ke era life science. Era yang menuntut studi sistematis organisme hidup yang berdampak pada revolusi kesehatan manusia.

Pada periode ini bakal hadir inovasi-inovasi di bidang kesehatan, pertanian, industri, serta energi. Dan pada 2030, era bioekonomi diperkirakan hadir.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Juliman, mengatakan, dilihat dari kondisi geografis, Indonesia berpotensi memiliki industri life science sendiri. Sebab, dari peta industri farmasi nasional, dapat dilihat kalau Indonesia memiliki perusahaan-perusahaan yang sudah bergerak dalam bidang biopharmaceutical, vaksin, natural (herbal), dan chemical.

Bio Farma sendiri, sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang kesehatan yang sudah 127 tahun menghasilkan vaksin dan antisera untuk manusia, memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan life science.

"Beberapa produk life science kami sudah masuk ke dalam pipeline produk Bio Farma, antara lain Erytopoetin (EPO) generasi kedua, Diabetes Melitus Diagnostik Kit, Biosimilar, dan Blood Products, yang saat ini sedang dalam tahap penelitian dan akan siap diluncurkan," ujar Juliman dalam acara Diskusi Bio Farma dengan Pemimpin Redaksi Media di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin 28 Agustus 2017.

Juliman menambahkan percepatan pengembangan life science dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian industri farmasi dalam pengembangan produk, bahan baku, vaksin, produk bioteknologi dan alat kesehatan.
Penguasaan teknologi disebut menjadi faktor penentu. "Sehingga produk-produk yang dihasilkan akan mampu bersaing di pasar internasional," ucapnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Produksi Bio Farma itu juga berharap mendapat dukungan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian industri life science nasional.

"Diperlukan riset dan inovasi yang didukung penuh oleh pemerintah, mengingat sebagian besar teknologi di bidang life science di Indonesia didapat melalui transfer teknologi dari negara-negara maju," kata Juliman.

Turut hadir dalam diskusi bertema Tantangan dan Kemandirian Biotech Masa Depan di Indonesia ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto dan Direktur Pemasaran Bio Farma Rahman Rustan. Hadir sebagai peserta Ketua Forum Pemred Indonesia Suryopratomo dan sejumlah pemimpin redaksi media nasional.

Sumber : www.metrotvnews.com

http://article.isentia.asia/viewarticles/default.aspx?acc=/h1KJT5BEjk=&app=KRJC/ilOPME=&file=76YhoteHHnlWL0ddchJB0sKLnpc9Yutg5Dp+9ya4jOjOQ3S8bi/svBrq+EKLRZfr

[:]

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

Picture1
Kamis, 12 Februari 2026
Bio Farma Dorong Kemandirian Vaksin Negara OKI dalam 4th Meeting OIC Vaccine Manufacturers Group
Mudik gratis 2026 FA
Senin, 9 Februari 2026
Bio Farma Gelar "Mudik Aman Berbagi Harapan 2026": Sediakan 11 Bus Gratis ke Kuningan, Wonogiri, Yogyakarta, dan Surabaya
inacraft
Jumat, 6 Februari 2026
Bio Farma Perkuat Ekosistem Kreatif Nasional, Dukung 14 UMK Binaan Tampil di INACRAFT 2026
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN