• Follow us
  • EN
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • About Us
    • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
search

Industri: potensi pengembangan vaksin Indonesia besar

Monday, 20 March 2017

[:id]Bandung (ANTARA News) - Potensi pengembangan vaksin dinilai masih sangat besar mengingat banyaknya keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia sebagai bahan baku zat aktif vaksin, kata Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma (Persero) Rahman Rustan.

"Bahan baku asalnya dari virus dan bakteri. Ini salah satu biodiversity kita juga yang tinggi, harusnya kita manfaatkan," kata Rahman di Bandung, Minggu.

Bahkan Rahman menyebut ada mikroorganisme asal Indonesia yang dibawa oleh peneliti asing untuk dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan vaksin dan produk pengobatan biologi lainnya.

"Banyak sekali plasma nutfah (pembawa sifat keturunan dari tumbuhan atau mikroorganisme) dari negeri kita yang kemudian diambil oleh negara yang lebih maju, dan kemudian malah dipatenkan hasil penelitiannya," kata Rahman.

Dia menyebutkan saat ini bahan baku pembuat vaksin di Indonesia sudah bisa lebih mandiri dengan memproduksi sendiri dibandingkan porsi bahan baku yang diimpor dari luar negeri.

Beberapa zat bahan baku yang diimpor, lanjut dia, hanya sebagai penunjang atau tambahan dari zat aktif utama.

"Zat aktif sendiri sudah mandiri, dan sekian tambahannya masih impor. Secara kasar 70 persen sudah mandiri," kata Rahman.

Bahan baku vaksin sendiri lebih banyak berasal dari mikroorganisme sebagai zat aktif, yaitu virus atau bakteri yang dilemahkan atau dimatikan.

Bahkan perkembangan teknologi saat ini memungkinkan hanya mengambil subsekuen atau DNA-nya untuk dijadikan bahan baku vaksin.

Sedangkan dari sisi ekonomi, pasar vaksin di Indonesia masih terbuka lebar karena jumlah penduduk Indonesia yang masih belum banyak tercakup upaya vaksinasi.

Sumber : www.antaranews.com

http://www.antaranews.com/berita/618990/industri-potensi-pengembangan-vaksin-indonesia-besar[:en]Bandung (ANTARA News) - Potensi pengembangan vaksin dinilai masih sangat besar mengingat banyaknya keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia sebagai bahan baku zat aktif vaksin, kata Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma (Persero) Rahman Rustan.

"Bahan baku asalnya dari virus dan bakteri. Ini salah satu biodiversity kita juga yang tinggi, harusnya kita manfaatkan," kata Rahman di Bandung, Minggu.

Bahkan Rahman menyebut ada mikroorganisme asal Indonesia yang dibawa oleh peneliti asing untuk dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan vaksin dan produk pengobatan biologi lainnya.

"Banyak sekali plasma nutfah (pembawa sifat keturunan dari tumbuhan atau mikroorganisme) dari negeri kita yang kemudian diambil oleh negara yang lebih maju, dan kemudian malah dipatenkan hasil penelitiannya," kata Rahman.

Dia menyebutkan saat ini bahan baku pembuat vaksin di Indonesia sudah bisa lebih mandiri dengan memproduksi sendiri dibandingkan porsi bahan baku yang diimpor dari luar negeri.

Beberapa zat bahan baku yang diimpor, lanjut dia, hanya sebagai penunjang atau tambahan dari zat aktif utama.

"Zat aktif sendiri sudah mandiri, dan sekian tambahannya masih impor. Secara kasar 70 persen sudah mandiri," kata Rahman.

Bahan baku vaksin sendiri lebih banyak berasal dari mikroorganisme sebagai zat aktif, yaitu virus atau bakteri yang dilemahkan atau dimatikan.

Bahkan perkembangan teknologi saat ini memungkinkan hanya mengambil subsekuen atau DNA-nya untuk dijadikan bahan baku vaksin.

Sedangkan dari sisi ekonomi, pasar vaksin di Indonesia masih terbuka lebar karena jumlah penduduk Indonesia yang masih belum banyak tercakup upaya vaksinasi.

 

Sumber : www.antaranews.com

http://www.antaranews.com/berita/618990/industri-potensi-pengembangan-vaksin-indonesia-besar

 

[:]

  • Share to:
Download

Latest News

DSC09771
Tuesday, 9 December 2025
Bio Farma Receives Official Visit from the Governor of Victoria to Strengthen Strategic Cooperation in Health and Biotechnology
DCVMN
Wednesday, 5 November 2025
26th DCVMN AGM Successfully Held: Bio Farma and DCVMN Strengthen Global Collaboration to Build a Resilient and Inclusive Vaccine Ecosystem
WhatsApp Image 2025-10-30 at 13.39.28
Thursday, 30 October 2025
Strengthening Global Collaboration to Build a Resilient and Sustainable Vaccine Ecosystem
View more

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • Media Release

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Copyright © 2026. All Rights Reserved by Bio Farma

Change Language

EN
  • About Us
    • Company Profile
      • Company Profile
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • History
    • Management
      • Commisioners
      • Directors
    • Research & Development
    • Our Achievement
      • Awards
      • Certification
    • Report
      • Annual Report
      • Sustainability
  • Product & Services
    • Our Distribution
    • Product & Services
      • Life Sciences
      • Providers of Health Services & Products
      • Trade, Distribution of Medicines & Medical Devices
    • Immunization Services
    • Cervical Cancer Screening Service
    • FAQ
  • Media & Information
    • News
      • All News
      • Global Roles
      • Products & Services
      • CSR
    • Health Articles
    • Health FAQ
    • Our Procurement
  • Corporation
    • Good Corporate Governance
    • Our Commitment
    • CSR
    • LHKPN
      • Lapor
  • Career
    • Career
    • Recruitment
  • PPID
  • Contact Us
  • Follow us
Change Language
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN