Apa Itu Febris GEA? Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Pengobatannya
Apa Itu Febris GEA (Gastroenteritis Akut) Abdominal Pain?
Febris GEA (Gastroenteritis Akut) Abdominal Pain adalah kondisi medis yang merujuk pada gabungan gejala demam (febris), infeksi saluran cerna (Gastroenteritis Akut/GEA), dan nyeri perut (abdominal pain) yang terjadi secara bersamaan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi yang menyerang sistem pencernaan, baik dari virus, bakteri, maupun parasit, dan sering terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi atau kebersihan tangan yang buruk.
Istilah “Febris” berasal dari bahasa Latin yang berarti demam, yaitu respons alami tubuh saat sistem kekebalan melawan infeksi, ditandai dengan kenaikan suhu tubuh di atas 37°C. Demam sering disertai gejala lain seperti menggigil, lemas, sakit kepala, nafsu makan menurun, hingga dehidrasi. Pada anak-anak, febris biasanya disebabkan oleh infeksi virus ringan, namun bisa menjadi tanda infeksi serius seperti pneumonia atau meningitis.
Sementara itu, Gastroenteritis Akut (GEA) merupakan peradangan pada lambung dan usus yang ditandai dengan diare encer, muntah, mual, kram perut, dan sering kali disertai demam. Penyebab tersering GEA adalah infeksi virus seperti Rotavirus dan Norovirus, namun bakteri (E. coli, Salmonella) dan parasit (Giardia) juga bisa menjadi pemicu.
Gejala khas lain dari GEA adalah nyeri perut (abdominal pain), yang timbul akibat peradangan dan iritasi di saluran cerna. Rasa nyerinya bisa berupa kram ringan hingga sakit hebat yang mengganggu aktivitas. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi parah dan memerlukan perawatan medis.
Gejala Febris GEA Abdominal Pain
Kombinasi febris, GEA, dan abdominal pain akan menimbulkan gejala-gejala berikut:
- Demam ringan hingga tinggi.
- Diare berair, bisa lebih dari 3 kali sehari.
- Mual dan muntah.
- Kram atau nyeri di perut.
- Dehidrasi (mulut kering, sedikit buang air kecil, lemas).
- Kehilangan nafsu makan.
- Mudah marah dan lemah.
Penyebab Umum Febris GEA
- Infeksi Virus – penyebab tersering (Rotavirus, Norovirus, Adenovirus).
- Infeksi Bakteri – E. coli, Salmonella, Shigella, Campylobacter.
- Infeksi Parasit – Giardia lamblia, Cryptosporidium.
- Faktor Lingkungan – makanan/minuman yang tidak higienis, kebersihan tangan yang buruk.
Risiko dan Bahaya Febris GEA
Jika tidak ditangani dengan tepat, Febris GEA bisa menimbulkan komplikasi serius, terutama dehidrasi berat yang berbahaya bagi anak kecil dan lansia. Tanda dehidrasi berat meliputi:
- Lemas ekstrem.
- Mata cekung.
- Mulut kering.
- Tidak buang air kecil dalam beberapa jam.
- Denyut nadi cepat.
- Penanganan dan Tips Mengatasi Febris GEA
Penanganan Febris GEA fokus pada:
- Rehidrasi – minum banyak cairan (oralit, air putih, kaldu, jus encer).
- Istirahat yang Cukup – tubuh memerlukan energi untuk melawan infeksi.
- Memakai Pakaian Tipis – agar panas tubuh tidak terperangkap.
- Obat Penurun Demam (Antipiretik) – parasetamol atau ibuprofen jika demam mengganggu.
- Makanan Herbal – jahe dan bawang putih bisa membantu mengurangi peradangan.
Langkah Pencegahan Febris GEA
- Cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan setelah dari toilet.
- Pastikan makanan dimasak dengan matang.
- Hindari konsumsi air yang tidak terjamin kebersihannya.
- Vaksinasi Rotavirus untuk bayi.
- Jaga kebersihan lingkungan dan peralatan makan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segeralah periksa ke fasilitas kesehatan jika demam tidak kunjung turun dalam tiga hari, diare disertai darah atau terjadi sangat sering, muntah terus-menerus hingga sulit minum, muncul tanda-tanda dehidrasi berat, atau merasakan nyeri perut yang sangat hebat.
referensi:
Henry Ford Health. Diakses pada 2024. Home Remedies For A Fever
Healthline. Diakses pada 2024. How to Treat a Viral Fever at Home
The Royal Children’s Hospital Melbourne. Diakses pada 2025. Fever in Children.
RS Soeradji Tirtonegoro. 2018. Kenali GEA
ID
EN
