• follow us
  • ID
    Flag Indonesia ID
    Flag English EN
Untitled design (6)
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
search

Campak - Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

Senin, 25 Agustus 2025
Anak kecil dengan ruam merah di wajah dan tubuh akibat penyakit campak, menandakan gejala infeksi virus pada kulit
Apa itu campak?

Campak atau rubella adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari keluarga Paramyxoviridae dengan genus Morbillivirus. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan terlebih dahulu, lalu menimbulkan gejala sistemik seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, mata merah, hingga ruam menyeluruh di kulit. Campak termasuk penyakit yang sangat menular, bisa berpindah dari orang ke orang hanya melalui udara, percikan air liur, atau benda yang terkontaminasi virus.

Apa saja gejala campak?

Gejala campak biasanya muncul setelah masa inkubasi 7–14 hari. Gejala awal mirip flu, seperti demam, lemas, batuk kering, pilek, sakit tenggorokan, diare, muntah, serta mata merah dan berair yang sensitif terhadap cahaya. Bercak putih kecil (bintik Koplik) sering muncul di dalam mulut. Beberapa hari kemudian, ruam kemerahan muncul mulai dari wajah dan leher, lalu menyebar ke seluruh tubuh. Ruam biasanya bertahan 5–7 hari, dengan suhu tubuh bisa mencapai 39–40°C.

Apa penyebab campak?

Campak disebabkan oleh infeksi virus Morbili Virus. Virus ini sangat mudah menular melalui:

  • Percikan liur (droplet): keluar saat batuk, bersin, atau berbicara.

  • Udara: virus dapat bertahan hingga 2 jam di ruangan tertutup dengan sirkulasi buruk.

  • Kontak langsung: seperti berciuman atau merawat penderita.

  • Benda terkontaminasi: sendok, gagang pintu, saklar, dan barang yang disentuh bersama.

Penularan bisa terjadi sejak gejala awal (demam, batuk, pilek) hingga 4 hari setelah ruam muncul.

Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat sakit campak?

Ketika sakit campak, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari:

  • Jangan berbagi peralatan makan, minum, atau perlengkapan pribadi (sikat gigi, lip balm, handuk).

  • Jangan melakukan kontak dekat dengan bayi, anak kecil, ibu hamil, atau orang dengan daya tahan tubuh lemah karena mereka lebih rentan komplikasi.

  • Jangan beraktivitas di keramaian atau bepergian tanpa masker karena bisa menularkan lewat udara.

  • Jangan mengabaikan gejala serius (demam tinggi >39°C, sesak napas, kejang, linglung), karena kondisi ini butuh penanganan medis segera.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah campak?

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan:

  • Imunisasi campak: menjadi cara utama untuk melindungi diri dari infeksi.

  • Gunakan masker: terutama saat berada di kerumunan.

  • Cuci tangan rutin: dengan sabun atau hand sanitizer sebelum menyentuh wajah.

  • Isolasi mandiri: bila sudah terinfeksi, lakukan isolasi sejak gejala awal hingga 4 hari setelah ruam muncul.

  • Hindari berbagi barang pribadi: seperti alat makan atau kosmetik.

  • Jaga kebersihan lingkungan: rutin membersihkan barang yang sering disentuh dengan disinfektan.

Kapan imunisasi campak diberikan?

Jadwal imunisasi campak dan MMR sebagai berikut:

  • Bayi usia 9 bulan mendapatkan imunisasi campak.

  • Imunisasi campak diberikan ulang pada usia 12–18 bulan, lalu diulang lagi saat usia 5–7 tahun.

  • Orang dewasa yang belum pernah divaksin tetap bisa mendapat imunisasi campak dengan 2 dosis (jarak 28 hari antar dosis).

  • Wanita yang berencana hamil dianjurkan imunisasi minimal 1 bulan sebelum kehamilan, karena imunisasi campak tidak boleh diberikan saat sedang hamil.

Kalau kamu atau orang terdekat mulai merasakan gejala campak seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, atau muncul ruam di kulit, sebaiknya jangan menunda pengobatan. Campak bisa menimbulkan komplikasi serius bila tidak ditangani dengan tepat. Segera cek ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan diagnosis dan perawatan yang sesuai, sehingga proses penyembuhan lebih cepat dan risiko penularan bisa dicegah. 

 

Referensi: 

World Health Organization (2024). Measles.

Centers for Disease Control and Prevention. Measles (Rubeola). Diakses pada 2021.

Centers for Disease Control and Prevention (2024). Measles (Rubeola). 

Mayo Clinic (2025). Measles.

  • Bagikan:
Download

Berita terbaru

Kenali gejala campak
Rabu, 11 Maret 2026
Campak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya
Cara mencegah virus nipah
Kamis, 29 Januari 2026
Virus Nipah: Kenali Gejala, Penularan dan Cara Mencega
Gejala super flu
Senin, 26 Januari 2026
Super Flu: Ciri-ciri, Gejala, Obat, dan Cara Mencegahnya
Selengkapnya

Logo biofarma

Call Center 1500810

Head Office

Jl. Pasteur No. 28, Bandung 40161,
Jawa Barat Indonesia
+62 22-2033755
+62 22 - 2041306
mail@biofarma.co.id

Breeding Facility Bio Farma

Jl. Kolonel Masturi Kav 10. Desa Kertawangi kec. Cisarua
Jawa Barat

Bio Farma Representative Office

Gd. Pakarti centre Lantai 7
Jln. Tanah Abang 3 no.23-27
Jakarta Pusat

Information

  • Good Corporate Governance
  • Our Procurement
  • FAQ
  • Vaccine Production
  • Your Career

 

  • Contact Us
  • E-PPID
  • Announcement
  • News

Quick Links

  • Portal BUMN-Bio
  • Kemenkes RI
Hak Cipta © 2026. Hak Cipta dilindungi. Bio Farma

Ganti Bahasa

ID
  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
      • Profil Perusahaan
      • Bio Farma Group
      • PT Bio Farma (Persero)
      • Kimia Farma Tbk (KAEF)
      • Indofarma Tbk (INAF)
      • PT INUKI (Persero)
    • Sejarah Perusahaan
    • Manajemen
      • Komisaris
      • Direksi
    • Research and Development
    • Pencapaian
      • Pencapaian
      • Penghargaan
      • Sertifikat
    • Laporan Perusahaan
      • Laporan Tahunan (AR)
      • Laporan Keberlanjutan (SR)
      • Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
  • Produk & Layanan
    • Distribusi Kami
    • Produk dan Layanan
      • Life Sciences
      • Penyediaan Jasa & Produk Layanan Kesehatan
      • Perdagangan, distribusi obat, & alat kesehatan
    • Layanan Imunisasi
    • Layanan Skrining Kanker Serviks
    • FAQ
  • Media dan Informasi
    • Berita
      • Semua Berita
      • Peran Global
      • Produk dan Layanan
      • TJSL
    • Artikel Kesehatan
    • FAQ Kesehatan
    • Our Procurement
    • Informasi Kunjungan Industri
    • Pengumuman Lelang
  • Korporasi
    • Fokus Bisnis Kami
    • Good Corporate Governance
    • Komitmen Kami
    • TJSL
    • LHKPN
      • Lembar LHKPN
      • Lapor
  • Karir
    • Karir
    • Rekrutmen
  • PPID
  • Kontak
  • follow us
Ganti Bahasa
  • Flag Indonesia ID
  • Flag English EN